Fasilitas Pendidikan hingga Kesehatan Lengkap, Kota Tangerang Jadi Primadona Hunian Keluarga

Kompas.com - 24/04/2025, 10:23 WIB
Dwinh,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kota Tangerang terus menunjukkan kemajuan sebagai kota yang ideal untuk tempat tinggal keluarga. 

Dengan fasilitas pendidikan berkualitas dan layanan kesehatan yang lengkap, Kota Tangerang semakin menjadi pilihan utama bagi keluarga muda maupun profesional yang ingin menetap di wilayah penyangga Jakarta.

Dalam beberapa tahun terakhir, Kota Tangerang berkembang pesat dengan menghadirkan infrastruktur yang mendukung gaya hidup produktif dan nyaman.

Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tangerang, Deni Koswara, menjelaskan bahwa Kota Tangerang menjadi rumah bagi berbagai sekolah favorit yang dilengkapi fasilitas modern dan prestasi akademik unggul.

Baca juga: Ketika Harvard Menantang Trump: Pelajaran Geopolitik untuk Dunia Akademik

Untuk jenjang sekolah dasar negeri (SDN), tersedia antara lain SDN Tangerang 1, SDN Tangerang 3, SDN Tangerang 6, SDN Karawaci Baru 1, SDN Sukasari 4 dan 7, serta banyak lainnya.

“Sementara sekolah dasar swasta yang juga unggul, di antaranya SD Labscool FIP UMJ, SD Alam Tangerang, SD Harapan Bangsa, SDIT Al Husna Tangerang, SDIT Asy-Syukriyyah, hingga SD Islam Cikal Cendekia," ujar Deni seperti yang dikutip dari laman tangerangkota.go.id, Kamis (24/4/2025).

Untuk jenjang menengah pertama, beberapa sekolah terbaik, seperti SMPN 1, 3, 4, 9, dan 19 Tangerang menjadi pilihan utama masyarakat.

Pada tingkat SMA, sekolah-sekolah dengan nilai UTBK tinggi turut hadir, seperti SMAN 1 Kota Tangerang, SMAS Strada ST Aquino, SMAS Asy-Syukriyyah, dan SMAS Budi Luhur.

Baca juga: Momen Penangkapan Pembunuh Pria Dalam Karung di Tangerang, Pelaku Tak Berkutik Usai Terlelap

Tak hanya pendidikan, Kota Tangerang juga dilengkapi dengan lebih dari 30 rumah sakit bertaraf nasional hingga internasional. 

Kota tersebut bahkan memiliki tiga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), salah satunya RSUD Kota Tangerang yang menyediakan layanan medis 24 jam, tenaga profesional, dan peralatan mutakhir.

“Dalam situasi darurat maupun untuk pemeriksaan rutin, masyarakat tak perlu menempuh perjalanan jauh. Semua layanan kesehatan tersedia dalam waktu tempuh yang singkat,” ucap Deni.

Kota Tangerang juga memiliki 39 puskesmas, 1.092 posyandu, serta belasan ambulans gratis dan ambulans 119, yang siap siaga kapan pun dibutuhkan masyarakat.

Baca juga: Kepala Puskesmas di NTT Bawa Ambulans, Ban Meledak Lalu Tabrak Tiang

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kota yang inklusif, sehat, dan layak huni. 

Melalui program revitalisasi ruang publik, pengembangan transportasi, serta dukungan penuh terhadap sektor pendidikan dan kesehatan, Kota Tangerang tumbuh sebagai hunian yang ideal bagi keluarga.

Terkini Lainnya
Penggagas Inovasi Pelayanan Publik Banten, ASN Muda Kota Tangerang Jadi Duta Korpri 2025–2026

Penggagas Inovasi Pelayanan Publik Banten, ASN Muda Kota Tangerang Jadi Duta Korpri 2025–2026

Kota Tangerang
Weekend Seru Bersama Keluarga? Yuk, Jelajahi Destinasi Favorit di Kota Tangerang

Weekend Seru Bersama Keluarga? Yuk, Jelajahi Destinasi Favorit di Kota Tangerang

Kota Tangerang
Ketika Kesempatan Bertemu Semangat, Kisah Pekerja Disabilitas Berkarier dari Job Fair Kota Tangerang

Ketika Kesempatan Bertemu Semangat, Kisah Pekerja Disabilitas Berkarier dari Job Fair Kota Tangerang

Kota Tangerang
Lidah Auto Bergoyang, Ini 5 Seblak Paling Enak di Kota Tangerang

Lidah Auto Bergoyang, Ini 5 Seblak Paling Enak di Kota Tangerang

Kota Tangerang
Pemkot Tangerang Ciptakan Iklim Investasi Kondusif Lewat Sistem Online dan Pendampingan Langsung

Pemkot Tangerang Ciptakan Iklim Investasi Kondusif Lewat Sistem Online dan Pendampingan Langsung

Kota Tangerang
Kota Tangerang Jadi Primadona Hunian Urban: Nyaman Ditinggali dan Menjanjikan untuk Investasi

Kota Tangerang Jadi Primadona Hunian Urban: Nyaman Ditinggali dan Menjanjikan untuk Investasi

Kota Tangerang
Ayo ke Kota Tangerang! Jelajahi Kekayaan Kuliner, Tradisi, dan Keragaman Budaya 

Ayo ke Kota Tangerang! Jelajahi Kekayaan Kuliner, Tradisi, dan Keragaman Budaya 

Kota Tangerang
Mengintip Wajah Baru Pasar Anyar Kota Tangerang Pascarevitalisasi

Mengintip Wajah Baru Pasar Anyar Kota Tangerang Pascarevitalisasi

Kota Tangerang
Bosan dengan Menu Lebaran? Ini Rekomendasi Kuliner di Kota Tangerang yang Wajib Dicoba

Bosan dengan Menu Lebaran? Ini Rekomendasi Kuliner di Kota Tangerang yang Wajib Dicoba

Kota Tangerang
Sempat Minta Sekolah ke Gibran, Anak 13 Tahun Ini Difasilitas Sekolah Gratis oleh Pemkot Tangerang

Sempat Minta Sekolah ke Gibran, Anak 13 Tahun Ini Difasilitas Sekolah Gratis oleh Pemkot Tangerang

Kota Tangerang
Optimalisasi IPAL TPA Rawa Kucing, Solusi Tangerang Menuju Kota Ramah Lingkungan

Optimalisasi IPAL TPA Rawa Kucing, Solusi Tangerang Menuju Kota Ramah Lingkungan

Kota Tangerang
Soal Netralitas Pilkada, Peneliti IDP-LP Nilai Pj Walkot Tangerang Bertindak Tegas

Soal Netralitas Pilkada, Peneliti IDP-LP Nilai Pj Walkot Tangerang Bertindak Tegas

Kota Tangerang
Pemkot Tangerang Raih Penghargaan atas Penanganan AIDS, Tuberculosis dan Malaria

Pemkot Tangerang Raih Penghargaan atas Penanganan AIDS, Tuberculosis dan Malaria

Kota Tangerang
Dua Hari Digelar, Pengunjung Tangerang Digital Festival Vol. 2 Sebut Serasa Nonton Konser Level Nasional

Dua Hari Digelar, Pengunjung Tangerang Digital Festival Vol. 2 Sebut Serasa Nonton Konser Level Nasional

Kota Tangerang
Festival Cisadane 2024 Dimulai, Dr Nurdin: Ayo Nikmati Hajatan Budaya, Seni, dan Karya UMKM!

Festival Cisadane 2024 Dimulai, Dr Nurdin: Ayo Nikmati Hajatan Budaya, Seni, dan Karya UMKM!

Kota Tangerang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com