Transformasi Kota Tangerang: Dari Pusat Industri ke Lumbung Tenaga Kerja Kompeten

Kompas.com - 21/04/2025, 15:47 WIB
Dwinh,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan siap menghadapi dinamika dunia kerja. 

Kota Tangerang tak lagi hanya dikenal sebagai pusat industri dan jasa, tetapi kini juga mencuat sebagai pusat penghasil tenaga kerja berkualitas.

Untuk mewujudkannya, berbagai program pelatihan dan pengembangan kompetensi rutin digelar secara gratis. Tujuannya untuk mencetak masyarakat yang kompeten, siap pakai, dan mampu bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker) Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan menegaskan bahwa pihaknya hadir dengan solusi konkret untuk menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan keterampilan masyarakat usia produktif.

Baca juga: Gibran Sebut 208 Juta Penduduk di Usia Produktif pada 2030-2045: Kesempatan Ini Tidak Akan Terulang

Saat ini, Pemkot Tangerang mengoperasikan Balai Latihan Kerja ( BLK) dengan delapan program pelatihan utama. 

Program tersebut, di antaranya, pelatihan menjahit, teknik pendingin (AC), perhotelan, tata boga, operator komputer, instalasi listrik, desain grafis dan percetakan, serta teknik kendaraan ringan atau servis motor.

Selain itu, tersedia pula program Pelatihan Kewirausahaan dengan berbagai pilihan, mulai dari konten kreator, barista, pengolahan makanan, hingga digital marketing.

“Program terbaru kami adalah on the job training (OJT), yang menyasar lebih dari 30 perusahaan dan melibatkan lebih dari 500 calon pekerja,” ujar Ujang seperti yang dikutip dari laman tangerangkota.go.id, Senin (21/4/2025).

Baca juga: 31 Orang yang Mengaku Karyawan Diana Juga Laporkan Upah Tak Dibayar ke Disnaker

Seluruh pelatihan yang diselenggarakan Disnaker Kota Tangerang bersifat gratis tanpa pungutan biaya. 

Bahkan, peserta yang lulus akan mendapatkan sertifikat resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sebagai bukti kompetensi mereka di bidang masing-masing.

Informasi lengkap tentang pelatihan tersebut bisa diakses secara terbuka melalui Instagram @tangerang_cakapkerja atau melalui fitur Cakap Kerja di aplikasi Tangerang LIVE.

“Pemkot Tangerang berkomitmen menciptakan tenaga kerja yang siap pakai, unggul, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tambah Ujang.

Baca juga: Gandeng Unmul, Bontang Rancang Pelabuhan Logistik untuk Dongkrak Ekonomi Daerah

Dengan sederet inisiatif strategis ini, Kota Tangerang menegaskan diri sebagai lumbung SDM berkualitas. 

Sebuah kota yang tak hanya menjadi tulang punggung industri, tetapi juga tempat lahirnya tenaga kerja yang tangguh dan siap menghadapi tantangan industri global.

Terkini Lainnya
Penggagas Inovasi Pelayanan Publik Banten, ASN Muda Kota Tangerang Jadi Duta Korpri 2025–2026

Penggagas Inovasi Pelayanan Publik Banten, ASN Muda Kota Tangerang Jadi Duta Korpri 2025–2026

Kota Tangerang
Weekend Seru Bersama Keluarga? Yuk, Jelajahi Destinasi Favorit di Kota Tangerang

Weekend Seru Bersama Keluarga? Yuk, Jelajahi Destinasi Favorit di Kota Tangerang

Kota Tangerang
Ketika Kesempatan Bertemu Semangat, Kisah Pekerja Disabilitas Berkarier dari Job Fair Kota Tangerang

Ketika Kesempatan Bertemu Semangat, Kisah Pekerja Disabilitas Berkarier dari Job Fair Kota Tangerang

Kota Tangerang
Lidah Auto Bergoyang, Ini 5 Seblak Paling Enak di Kota Tangerang

Lidah Auto Bergoyang, Ini 5 Seblak Paling Enak di Kota Tangerang

Kota Tangerang
Pemkot Tangerang Ciptakan Iklim Investasi Kondusif Lewat Sistem Online dan Pendampingan Langsung

Pemkot Tangerang Ciptakan Iklim Investasi Kondusif Lewat Sistem Online dan Pendampingan Langsung

Kota Tangerang
Kota Tangerang Jadi Primadona Hunian Urban: Nyaman Ditinggali dan Menjanjikan untuk Investasi

Kota Tangerang Jadi Primadona Hunian Urban: Nyaman Ditinggali dan Menjanjikan untuk Investasi

Kota Tangerang
Ayo ke Kota Tangerang! Jelajahi Kekayaan Kuliner, Tradisi, dan Keragaman Budaya 

Ayo ke Kota Tangerang! Jelajahi Kekayaan Kuliner, Tradisi, dan Keragaman Budaya 

Kota Tangerang
Mengintip Wajah Baru Pasar Anyar Kota Tangerang Pascarevitalisasi

Mengintip Wajah Baru Pasar Anyar Kota Tangerang Pascarevitalisasi

Kota Tangerang
Bosan dengan Menu Lebaran? Ini Rekomendasi Kuliner di Kota Tangerang yang Wajib Dicoba

Bosan dengan Menu Lebaran? Ini Rekomendasi Kuliner di Kota Tangerang yang Wajib Dicoba

Kota Tangerang
Sempat Minta Sekolah ke Gibran, Anak 13 Tahun Ini Difasilitas Sekolah Gratis oleh Pemkot Tangerang

Sempat Minta Sekolah ke Gibran, Anak 13 Tahun Ini Difasilitas Sekolah Gratis oleh Pemkot Tangerang

Kota Tangerang
Optimalisasi IPAL TPA Rawa Kucing, Solusi Tangerang Menuju Kota Ramah Lingkungan

Optimalisasi IPAL TPA Rawa Kucing, Solusi Tangerang Menuju Kota Ramah Lingkungan

Kota Tangerang
Soal Netralitas Pilkada, Peneliti IDP-LP Nilai Pj Walkot Tangerang Bertindak Tegas

Soal Netralitas Pilkada, Peneliti IDP-LP Nilai Pj Walkot Tangerang Bertindak Tegas

Kota Tangerang
Pemkot Tangerang Raih Penghargaan atas Penanganan AIDS, Tuberculosis dan Malaria

Pemkot Tangerang Raih Penghargaan atas Penanganan AIDS, Tuberculosis dan Malaria

Kota Tangerang
Dua Hari Digelar, Pengunjung Tangerang Digital Festival Vol. 2 Sebut Serasa Nonton Konser Level Nasional

Dua Hari Digelar, Pengunjung Tangerang Digital Festival Vol. 2 Sebut Serasa Nonton Konser Level Nasional

Kota Tangerang
Festival Cisadane 2024 Dimulai, Dr Nurdin: Ayo Nikmati Hajatan Budaya, Seni, dan Karya UMKM!

Festival Cisadane 2024 Dimulai, Dr Nurdin: Ayo Nikmati Hajatan Budaya, Seni, dan Karya UMKM!

Kota Tangerang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com