Menelusuri Kiprah Sachrudin, Wali Kota Tangerang Periode 2025-2030

Kompas.com - 20/02/2025, 21:18 WIB
A P Sari,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kota Tangerang kini memasuki babak baru kepemimpinan Wali Kota Sachrudin untuk periode 2025-2030.

Pria yang lahir di Kampung Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang ini tumbuh di keluarga sederhana. Sejak muda, ia bertekad membawa perumahan di tanah kelahirannya.

Sachrudin bersekolah di SDN Cipondoh dan menghabiskan masa mudanya membantu orangtuanya di ladang.

Setelah lulus pada 1975, Sachrudin melanjutkan pendidikannya di SMPN 1 Tangerang dan lulus pada 1979. Ia kemudian masuk SMA Pribadi dan lulus pada 1982.

Baca juga: Andra Soni: Sekolah Setingkat SMA Swasta di Banten Gratis Mulai Tahun Ini, Dana Rp 144 M Disiapkan

Berbekal ijazah SMA, Sachrudin memutuskan bekerja sebagai buruh pabrik di PT Surya Toto selama satu tahun. Perusahaan ini bergerak di industri keramik.

Pada tahun yang sama, Sachrudin pindah bekerja menjadi security di RSUP dr Sitanala, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Dari situ, Sachrudin melanjutkan pendidikannya di jurusan Administrasi Negara FISIP Universitas Islam Syekh Yusuf dan mendapat gelar doktorandus (drs) pada 1992. 

Sachrudin disebut membangun karier kepemimpinannya dari nol. Dia juga disebut pernah mengemban kepercayaan sebagai ketua RW di lingkungannya.

Baca juga: Berapa Uang Operasional yang Diterima Ketua RW di Jakarta?

Pada 1983, Sachrudin berhasil diangkat sebagai staf PNS RSUP dr Sitanala. Ia kemudian bertugas sebagai staf Dinas Kesehatan di lingkup Pemkot Tangerang pada 1996.

Bermodal aktif organisasi Ketua Karang Taruna Cipondoh hingga Ketua KNPI Cipondoh, Sachrudin diangkat Wali Kota Thamrin sebagai Lurah Cipondoh Indah pada 2000 hingga 2003.

Jejak kepemimpinan Sachrudin

Sachrudin dikenal sebagai sosok yang memiliki kedekatan dengan masyarakat dan mampu memahami tantangan yang dihadapi Kota Tangerang.

Karier kepemimpinannya dimulai dari bawah, yakni Lurah Cipondoh pada 2000-2003, Sekretaris Camat Cipondoh pada 2003-2005, Camat Cipondoh pada 2005-2009, dan Camat Pinang pada 2009-2013. 

Baca juga: Warga Pasuruan Demo Camat, Bela Korban yang Dituduh Curi Celana Dalam

Pada momen itu, Sachrudin mengemban kepercayaan sebagai pemimpin camat atau Ketua Asosiasi Camat se-Kota Tangerang. Ia bahkan berhasil dinobatkan sebagai Camat Teladan Nasional di Istana Negara pada 2012.

Berkat prestasinya, Sachrudin dipercaya mendampingi Arief R Wismansyah sebagai Wali Kota Tangerang selama 10 tahun.

Selama 10 tahun berkiprah, ia disebut sebagai sosok yang sabar dalam menghadapi tantangan dan ikhlas dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Sachrudin yang memegang prinsip "Jika kewajiban sudah dikerjakan dan diberikan dengan maksimal, hak secara pasti akan didapat pada waktunya", membuatnya tekun dalam menjalankan tugas.

Baca juga: Baru Dilantik Jadi Wakil, Abdul Harris Langsung Emban Tugas Sebagai Plh Wali Kota Bekasi

Perjalanan panjangnya dalam memimpin warga, mulai dari level ketua RW hingga wakil wali Kota Tangerang dua periode, menjadi bukti kepercayaan masyarakat akan dedikasinya untuk Kota Tangerang.

Pada 2025, Sachrudin kembali dipercaya memimpin Kota Tangerang sebagai wali kota. Ia terpilih bersama Wakil Wali Kota Maruono Hasan.

Pasangan tersebut berkomitmen menjadikan Tangerang sebagai kota kolaboratif, maju, berkelanjutan, dan menyejahterakan rakyatnya.

Terkini Lainnya
Penggagas Inovasi Pelayanan Publik Banten, ASN Muda Kota Tangerang Jadi Duta Korpri 2025–2026

Penggagas Inovasi Pelayanan Publik Banten, ASN Muda Kota Tangerang Jadi Duta Korpri 2025–2026

Kota Tangerang
Weekend Seru Bersama Keluarga? Yuk, Jelajahi Destinasi Favorit di Kota Tangerang

Weekend Seru Bersama Keluarga? Yuk, Jelajahi Destinasi Favorit di Kota Tangerang

Kota Tangerang
Ketika Kesempatan Bertemu Semangat, Kisah Pekerja Disabilitas Berkarier dari Job Fair Kota Tangerang

Ketika Kesempatan Bertemu Semangat, Kisah Pekerja Disabilitas Berkarier dari Job Fair Kota Tangerang

Kota Tangerang
Lidah Auto Bergoyang, Ini 5 Seblak Paling Enak di Kota Tangerang

Lidah Auto Bergoyang, Ini 5 Seblak Paling Enak di Kota Tangerang

Kota Tangerang
Pemkot Tangerang Ciptakan Iklim Investasi Kondusif Lewat Sistem Online dan Pendampingan Langsung

Pemkot Tangerang Ciptakan Iklim Investasi Kondusif Lewat Sistem Online dan Pendampingan Langsung

Kota Tangerang
Kota Tangerang Jadi Primadona Hunian Urban: Nyaman Ditinggali dan Menjanjikan untuk Investasi

Kota Tangerang Jadi Primadona Hunian Urban: Nyaman Ditinggali dan Menjanjikan untuk Investasi

Kota Tangerang
Ayo ke Kota Tangerang! Jelajahi Kekayaan Kuliner, Tradisi, dan Keragaman Budaya 

Ayo ke Kota Tangerang! Jelajahi Kekayaan Kuliner, Tradisi, dan Keragaman Budaya 

Kota Tangerang
Mengintip Wajah Baru Pasar Anyar Kota Tangerang Pascarevitalisasi

Mengintip Wajah Baru Pasar Anyar Kota Tangerang Pascarevitalisasi

Kota Tangerang
Bosan dengan Menu Lebaran? Ini Rekomendasi Kuliner di Kota Tangerang yang Wajib Dicoba

Bosan dengan Menu Lebaran? Ini Rekomendasi Kuliner di Kota Tangerang yang Wajib Dicoba

Kota Tangerang
Sempat Minta Sekolah ke Gibran, Anak 13 Tahun Ini Difasilitas Sekolah Gratis oleh Pemkot Tangerang

Sempat Minta Sekolah ke Gibran, Anak 13 Tahun Ini Difasilitas Sekolah Gratis oleh Pemkot Tangerang

Kota Tangerang
Optimalisasi IPAL TPA Rawa Kucing, Solusi Tangerang Menuju Kota Ramah Lingkungan

Optimalisasi IPAL TPA Rawa Kucing, Solusi Tangerang Menuju Kota Ramah Lingkungan

Kota Tangerang
Soal Netralitas Pilkada, Peneliti IDP-LP Nilai Pj Walkot Tangerang Bertindak Tegas

Soal Netralitas Pilkada, Peneliti IDP-LP Nilai Pj Walkot Tangerang Bertindak Tegas

Kota Tangerang
Pemkot Tangerang Raih Penghargaan atas Penanganan AIDS, Tuberculosis dan Malaria

Pemkot Tangerang Raih Penghargaan atas Penanganan AIDS, Tuberculosis dan Malaria

Kota Tangerang
Dua Hari Digelar, Pengunjung Tangerang Digital Festival Vol. 2 Sebut Serasa Nonton Konser Level Nasional

Dua Hari Digelar, Pengunjung Tangerang Digital Festival Vol. 2 Sebut Serasa Nonton Konser Level Nasional

Kota Tangerang
Festival Cisadane 2024 Dimulai, Dr Nurdin: Ayo Nikmati Hajatan Budaya, Seni, dan Karya UMKM!

Festival Cisadane 2024 Dimulai, Dr Nurdin: Ayo Nikmati Hajatan Budaya, Seni, dan Karya UMKM!

Kota Tangerang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com