Tingkatkan Tata Kelola SPBE, Pemprov Kaltara Luncurkan Dashboard Radar-KU

Kompas.com - 11/10/2025, 15:50 WIB
Tsabita Naja,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) meluncurkan Dashboard Risk-Awareness-Driven-All Level-Resilience untuk Kalimantan Utara (Radar-KU) di Kantor Gubernur, Ruang Rapat Lantai 1, Tanjung Selor, Kabupaten Bulung, Kaltara, Jumat (10/10/2025).

Staf Ahli bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Hubungan Antar Lembaga Sekretariat Daerah (Setda) Kaltara Wahyuni Nuzband mengatakan bahwa peluncuran tersebut merupakan salah satu upaya Pemprov Kaltara dalam meningkatkan tata kelola sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).

Menurutnya, transformasi digital dapat memberikan peluang untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih efisien, transparan, dan responsif.

Dashboard Radar-KU hadir dengan mengadopsi filosofi sistem deteksi radar untuk membangun tata kelola manajemen risiko SPBE yang terintegrasi, adaptif, dan berkelanjutan,” ujar Wahyuni dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (11/10/2025).

Baca juga: Peruri dan Kementerian PANRB Sepakati Pengembangan Aplikasi SPBE Prioritas

Berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Kaltara Nomor 3 Tahun 2023 tentang Perubahan Atas Pergub Nomor 51 Tahun 2019 tentang Tata Kelola SPBE, Dashboard Radar-KU diharapkan bermanfaat bagi Pemprov Kaltara dalam membangun budaya organisasi.

Dashboard tersebut juga diharapkan dapat menjadi model replikasi transformasi digital nasional serta rujukan implementasi keamanan siber pemerintah daerah lain.

Wahyuni melanjutkan, peluncuran Dashboard Radar-KU menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman dan sekaligus memperkuat kolaborasi antar-pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan SPBE.

Pada kesempatan tersebut, ia mengapresiasi seluruh jajaran Pemprov Kaltara yang telah bekerja keras untuk mewujudkan pembangunan daerah dengan senantiasa meningkatkan pelayanan dan akuntabilitas bagi masyarakat Kaltara.

Baca juga: Tak Miliki Jembatan Perbatasan, Menkeu Purbaya Kucurkan Rp 150 Miliar untuk Kaltara

Wahyuni berharap, Dashboard Radar-KU dapat menjamin layanan digital yang aman dan andal serta menjaga transparansi informasi publik dan perlindungan data pribadi sesuai regulasi yang berlaku.

“Semoga upaya kita bersama dalam memperkuat tata kelola manajemen digitalisasi ini menjadi kontribusi nyata bagi terwujudnya Kaltara yang maju, makmur, dan berkelanjutan,” ucapnya.

Terkini Lainnya
Tingkatkan Tata Kelola SPBE, Pemprov Kaltara Luncurkan Dashboard Radar-KU

Tingkatkan Tata Kelola SPBE, Pemprov Kaltara Luncurkan Dashboard Radar-KU

Provinsi Kalimantan Utara
Ketua Dekranasda Kaltara Harap Produk Kerajinan Daerahnya Tembus Pasar Global

Ketua Dekranasda Kaltara Harap Produk Kerajinan Daerahnya Tembus Pasar Global

Provinsi Kalimantan Utara
30 Penyidik LHK Kaltara Ikuti Pelatihan di Lemdiklat Reserse Polri, Gubernur Zainal Apresiasi

30 Penyidik LHK Kaltara Ikuti Pelatihan di Lemdiklat Reserse Polri, Gubernur Zainal Apresiasi

Provinsi Kalimantan Utara
Fasilitasi Kegiatan Pendidikan Politik, Gubernur Kaltara Serahkan Bantuan Keuangan untuk Parpol

Fasilitasi Kegiatan Pendidikan Politik, Gubernur Kaltara Serahkan Bantuan Keuangan untuk Parpol

Provinsi Kalimantan Utara
Gubernur Kaltara Ajak Sarjana Terus Gali Ilmu dan Berkontribusi Bangun Daerah

Gubernur Kaltara Ajak Sarjana Terus Gali Ilmu dan Berkontribusi Bangun Daerah

Provinsi Kalimantan Utara
Perhatikan Masyarakat Perbatasan, Ketua TP PKK Kaltara Hadiri Pemeriksaan Kesehatan di Sebatik Barat

Perhatikan Masyarakat Perbatasan, Ketua TP PKK Kaltara Hadiri Pemeriksaan Kesehatan di Sebatik Barat

Provinsi Kalimantan Utara
Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Pemprov Kaltara Gelar Festival Literasi Kaltara 2023

Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Pemprov Kaltara Gelar Festival Literasi Kaltara 2023

Provinsi Kalimantan Utara
HUT Ke-24 Malinau, Gubernur Kaltara: Saya Bangga dan Berbahagia

HUT Ke-24 Malinau, Gubernur Kaltara: Saya Bangga dan Berbahagia

Provinsi Kalimantan Utara
Gelar KIF 2023, Kaltara Tawarkan Proyek Investasi Senilai Rp 10 Triliun

Gelar KIF 2023, Kaltara Tawarkan Proyek Investasi Senilai Rp 10 Triliun

Provinsi Kalimantan Utara
Tiba di Sebatik, Ma’ruf Amien Akan Kukuhkan Komite Dewan Ekonomi dan Keuangan Kaltara Syariah 

Tiba di Sebatik, Ma’ruf Amien Akan Kukuhkan Komite Dewan Ekonomi dan Keuangan Kaltara Syariah 

Provinsi Kalimantan Utara
Wapres Ma’ruf Sebut Keuangan Syariah Punya Potensi Perkuat Ekonomi Kaltara

Wapres Ma’ruf Sebut Keuangan Syariah Punya Potensi Perkuat Ekonomi Kaltara

Provinsi Kalimantan Utara
HUT Ke-78 RI, Gubernur Kaltara Agendakan Safari Kemerdekaan di Malinau-Krayan

HUT Ke-78 RI, Gubernur Kaltara Agendakan Safari Kemerdekaan di Malinau-Krayan

Provinsi Kalimantan Utara
Gubernur Kaltara Terima Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar dari Kemendikbud Ristek

Gubernur Kaltara Terima Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar dari Kemendikbud Ristek

Provinsi Kalimantan Utara
Gubernur Kaltara Terima Penghargaan Top Pembina BUMD 2023

Gubernur Kaltara Terima Penghargaan Top Pembina BUMD 2023

Provinsi Kalimantan Utara
Jokowi Yakin KIPI Jadi Masa Depan Industri Energi Hijau Indonesia

Jokowi Yakin KIPI Jadi Masa Depan Industri Energi Hijau Indonesia

Provinsi Kalimantan Utara
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com