Perangi Kemiskinan, Pemprov Kalteng Fokus pada Kolaborasi Lintas Sektor dan Inklusif

Kompas.com - 03/12/2024, 14:16 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com  - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah ( Kalteng) terus berkomitmen untuk menanggulangi kemiskinan dengan pendekatan yang lebih strategis dan inklusif.

Sebagai langkah konkret, Pemprov Kalteng melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan ( Bappedalitbang) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan di Aurila Hotel Palangka Raya, Selasa (3/12/2024).

Rakor tersebut bertujuan untuk mengonsolidasikan upaya dari berbagai pihak dalam mempercepat pengurangan kemiskinan di Kalteng, dengan fokus pada kelompok-kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus.

Dalam acara tersebut, Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalteng Leonard S Ampung mewakili Gubernur Kalteng, menekankan beberapa poin penting yang harus menjadi perhatian semua pihak yang terlibat dalam penanggulangan kemiskinan.

Baca juga: Kemiskinan Ekstrem di Provinsi Papua Tengah Diklaim Turun 9 Persen

Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan koordinasi antarsektor baik dari pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, serta organisasi kemasyarakatan.

“Semua pihak diharapkan aktif berperan dalam merancang, merencanakan, menganggarkan, dan melaksanakan program-program yang bersifat inklusif, sinergis, dan tepat sasaran ,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa.

Salah satu langkah penting yang harus terus dilakukan adalah verifikasi dan validasi Data Pencapain Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (Data P3KE), guna memastikan bahwa program bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.

Khususnya, data tersebut harus memprioritaskan kelompok rentan, seperti lanjut usia (lansia) tunggal, penyandang disabilitas, dan kepala keluarga perempuan.

Baca juga: 2 Korban Pelecehan Pria Disabilitas Diperiksa, Tersangka Gunakan Modus Sama

Leonard juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi lintas sektor untuk memastikan keberhasilan setiap program penanggulangan kemiskinan.

“Dengan adanya harmonisasi, ditambah dengan pemanfaatan potensi sumber daya yang ada, Insya Allah dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Kemiskinan bukan hanya masalah angka statistik

Sebelumnya, Leonard menekankan bahwa kemiskinan bukan hanya masalah angka statistik, melainkan tantangan besar yang memerlukan penanganan serius melalui pendekatan yang sistematik, terpadu, dan menyeluruh.

Ia mengingatkan bahwa salah satu tujuan utama adalah memastikan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan untuk menciptakan kehidupan yang bermartabat bagi seluruh warga.

Baca juga: Rumah-rumah Kosong di Kolong Tol Angke, Ditinggal Pemilik ke Kehidupan Baru...

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk miskin di Provinsi Kalteng pada 2024 tercatat sebesar 5,17 persen atau sekitar 145.630 jiwa. Angka ini mengalami sedikit kenaikan sebesar 0,06 poin dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 5,11 persen.

Selain itu, garis kemiskinan juga tercatat meningkat menjadi Rp 623.954 per kapita per bulan, yang lebih tinggi dibandingkan Garis Kemiskinan Nasional (GKN) sebesar Rp 582.932 per kapita per bulan.

Meskipun demikian, angka kemiskinan Kalteng masih berada di bawah angka kemiskinan nasional yang sebesar 9,03 persen, menjadikan provinsi ini berada di urutan kelima dengan angka kemiskinan terkecil dari 38 provinsi di Indonesia.

Meskipun angka kemiskinan di Kalteng relatif lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional, tantangan untuk mengurangi kemiskinan ekstrem masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah.

Baca juga: P2G: 12 Pekerjaan Rumah atau PR Pendidikan buat Era Prabowo-Gibran

“Kemiskinan adalah persoalan besar yang harus kita entaskan bersama,” imbuh  Leonard.

Oleh karena itu, forum ini menjadi sangat penting dalam membahas langkah-langkah efektif dan tepat sasaran dalam upaya pengentasan kemiskinan.

Sebagai informasi, Rakor Penanggulangan Kemiskinan dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari perangkat daerah dan pimpinan instansi vertikal di Kalteng, termasuk Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalteng Adrian Pangestu, Pelaksana Harian (Plh) Karo Ekonomi Fanny Kartika Octavianti, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik di BPBPK Provinsi Kalteng Alpius Patanan, serta Kepala BPS Provinsi Kalteng Agnes Widiastuti.

Selain itu, hadir pula sejumlah narasumber, antara lain Asisten Deputi Penanggulangan Kemiskinan Sekretariat Wakil Presiden (Wapres) RI, Adyawarman, yang mengikuti acara secara virtual, serta berbagai perwakilan dari sektor perguruan tinggi, perbankan, BUMN/BUMD, dan organisasi kemasyarakatan.

Terkini Lainnya
Rapor Hijau Pendidikan Kalteng, Survei Litbang Kompas Catat Kepuasan Program Huma Betang Tembus 97,8 Persen

Rapor Hijau Pendidikan Kalteng, Survei Litbang Kompas Catat Kepuasan Program Huma Betang Tembus 97,8 Persen

Kalimantan Tengah
Kalteng Torehkan 2 Penghargaan Nasional 2025, Gubernur Sabran: Motivasi untuk Sejahterakan Masyarakat

Kalteng Torehkan 2 Penghargaan Nasional 2025, Gubernur Sabran: Motivasi untuk Sejahterakan Masyarakat

Kalimantan Tengah
Gubernur Kalteng Tegaskan Masyarakat Adat Dayak Jadi Ujung Tombak Pembangunan 

Gubernur Kalteng Tegaskan Masyarakat Adat Dayak Jadi Ujung Tombak Pembangunan 

Kalimantan Tengah
Sapa Siswa SMAN 3 Palangka Raya, Gubernur Agustiar Sabran: Pemprov Kalteng Hadir Sebagai Orangtua untuk Pelajar

Sapa Siswa SMAN 3 Palangka Raya, Gubernur Agustiar Sabran: Pemprov Kalteng Hadir Sebagai Orangtua untuk Pelajar

Kalimantan Tengah
Kinerja 100 Hari Pemprov Kalteng Dinilai Positif, Sisakan Tantangan Ekonomi

Kinerja 100 Hari Pemprov Kalteng Dinilai Positif, Sisakan Tantangan Ekonomi

Kalimantan Tengah
Wadahi Anak Muda Berkreasi, Pemprov Kalteng Hadirkan Panggung Dispora Setiap Jumat dan Sabtu

Wadahi Anak Muda Berkreasi, Pemprov Kalteng Hadirkan Panggung Dispora Setiap Jumat dan Sabtu

Kalimantan Tengah
Jogging Bersama Insan Pers, Gubernur Kalteng Tekankan Pentingnya Komunikasi Terbuka Pemerintah dan Media

Jogging Bersama Insan Pers, Gubernur Kalteng Tekankan Pentingnya Komunikasi Terbuka Pemerintah dan Media

Kalimantan Tengah
Tinjau Banjir Barito, Gubernur Kalteng Salurkan Bantuan dan Dorong RTH

Tinjau Banjir Barito, Gubernur Kalteng Salurkan Bantuan dan Dorong RTH

Kalimantan Tengah
Gubernur Kalteng Dukung Swasembada Pangan, Targetkan Penanaman Padi di 100.000 Ha Lahan

Gubernur Kalteng Dukung Swasembada Pangan, Targetkan Penanaman Padi di 100.000 Ha Lahan

Kalimantan Tengah
Dukung IAIN Palangka Raya Jadi UIN, Gubernur Kalteng Tekankan Pentingnya Pendidikan Cetak SDM Unggul

Dukung IAIN Palangka Raya Jadi UIN, Gubernur Kalteng Tekankan Pentingnya Pendidikan Cetak SDM Unggul

Kalimantan Tengah
Gubernur Kalteng Tinjau Layanan Mudik dan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran di Sampit

Gubernur Kalteng Tinjau Layanan Mudik dan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran di Sampit

Kalimantan Tengah
Gubernur Kalteng Targetkan Perbaikan Jalan Lingkar Luar Selatan Sampit Rampung 2026

Gubernur Kalteng Targetkan Perbaikan Jalan Lingkar Luar Selatan Sampit Rampung 2026

Kalimantan Tengah
Fasilitasi Siswa Berkarya, Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran Luncurkan Program

Fasilitasi Siswa Berkarya, Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran Luncurkan Program "Bersinergi"

Kalimantan Tengah
Pemprov Kalteng Raih Peringkat Kelima pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2024

Pemprov Kalteng Raih Peringkat Kelima pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2024

Kalimantan Tengah
Tingkatkan PAD, Wabup Kalteng Dukung Rencana Bisnis WIUPK Banama Tingang Makmur di Kalteng 

Tingkatkan PAD, Wabup Kalteng Dukung Rencana Bisnis WIUPK Banama Tingang Makmur di Kalteng 

Kalimantan Tengah
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com