Persiapkan Tenaga Kerja Siap Pakai, Gubernur Kalteng Tekankan Pentingnya Keterampilan Relevan

Kompas.com - 22/10/2024, 13:17 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kalimantan Tengah (Kalteng) kini menghadapi tantangan signifikan dalam mempersiapkan tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menekankan pentingnya keterampilan yang relevan di dunia kerja.

"Memasuki dunia kerja tidak cukup hanya dengan ilmu atau pengetahuan dasar. Yang paling penting adalah pencari kerja memiliki keterampilan, sikap, dan karakter yang sesuai,” ujarnya seperti yang dikutip dalam mmc.kalteng.go.id, Selasa (22/10/2024).

Pernyataan tersebut disampaikan Sabran dalam kegiatan Penyuluhan Penyiapan Tenaga Kerja Siap Pakai bagi Siswa-Siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kalteng Tahun 2024. Acara ini berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Senin (21/10/2024).

Baca juga: Keterampilan Berbahasa yang Keduanya Bukan Bersifat Reseptif

Ia menjelaskan bahwa kesenjangan antara keterampilan yang dimiliki lulusan dan apa yang dibutuhkan di pasar menjadi salah satu penyebab utama tingginya angka pengangguran di kalangan generasi muda.

Selama ini, kata Sabran, banyak lulusan SMA dan SMK yang kesulitan menemukan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian mereka.

“Hal ini disebabkan oleh "miss match" antara skill yang diajarkan di sekolah dan kebutuhan spesifik di lapangan,” ucapnya.

Sabran mendorong siswa untuk menggali potensi diri serta mengeksplorasi minat dan bakat mereka agar dapat memilih jurusan yang tepat.

Baca juga: 10 Pekerjaan buat Lulusan SMA Jurusan IPA, Ada CPNS

"Pemilihan jurusan harus mempertimbangkan minat, bakat, dan tren kebutuhan industri," ujarnya.

Menurut Sabran, pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan praktis yang akan sangat berharga saat mereka memasuki dunia kerja.

Dengan memperkuat kurikulum yang berorientasi pada kompetensi, sekolah-sekolah dapat membantu siswa memahami kebutuhan pasar dan mempersiapkan mereka dengan lebih baik.

Baca juga: Bocoran Kabinet Prabowo: Menteri Lulusan Taruna Nusantara, Harus Berintegritas, dan Punya Kompetensi

Keterampilan jadi kunci sukses di era kompetisi

Pada kesempatan tersebut, Sabran mengatakan bahwa dunia kerja saat ini semakin kompetitif, dan para lulusan yang memiliki keterampilan yang tepat akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan.

Ia menekankan tiga kriteria utama yang harus dimiliki siswa, yakni kualifikasi, kemampuan, dan keahlian.

“Ketiga hal itu adalah fondasi yang akan membantu siswa untuk tidak hanya mendapatkan pekerjaan, tetapi juga berprestasi di dalamnya,” tutur Sabran.

Dengan adanya penyuluhan tersebut, ia berharap para siswa akan lebih sadar tentang pentingnya mempersiapkan diri sebelum terjun ke dunia kerja.

Baca juga: Bahas Pendidikan Karakter, Cagub Jatim Risma Sebut Siswa Perlu Diajarkan Integritas

Sabran juga mengingatkan bahwa karakter dan sikap yang baik sama pentingnya dengan keterampilan teknis.

"Kita harus mampu bersaing, jangan sampai hanya menjadi penonton," jelasnya,

Lebih lanjut, Sabran menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut, siswa diajarkan untuk menggali potensi dan kemampuan diri, baik kelebihan maupun kekurangan mereka.

Hal tersebut, kata dia, bertujuan agar siswa dapat menentukan pilihan pendidikan, pelatihan, atau pekerjaan yang sesuai, sehingga dapat berprestasi secara optimal dan siap menghadapi dunia kerja.

Baca juga: Disabilitas dan Dunia Kerja, Seperti Apa Kondisi di Lapangan?

Dengan pemahaman yang objektif tentang kemampuan diri, diharapkan siswa dapat memberikan saran yang tepat dan bijaksana.

Capai visi misi Pemprov Kalteng

Sugianto menambahkan bahwa penyuluhan jabatan bagi siswa SMA dan SMK merupakan bagian dari upaya mencapai visi misi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng, khususnya Misi ke-4, yaitu mempercepat pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang cerdas, sehat, dan berdaya saing.

Hal tersebut bertujuan untuk mewujudkan Kalteng yang Makin Berkah, yang mencakup nilai-nilai bermartabat, elok, religius, kuat, amanah, dan harmonis.

Tenaga kerja yang unggul dan profesional perlu dipersiapkan dengan baik melalui peningkatan kompetensi siswa, agar sesuai dengan harapan kita bersama dalam menciptakan sumber daya manusia yang bangkit dengan penuh ke-AKHLAK-an dan ke-BERKAH-an,” imbuh Sabran.

Baca juga: Perkuat 4 Tahun Transformasi Organisasi, Pertamina Gelar AKHLAK Fest 2024

Dalam acara tersebut, Sabran juga memberikan motivasi kepada para pelajar untuk melanjutkan perjuangan pembangunan di Kalteng.

Sebagai bentuk apresiasi, ia memberikan uang tunai kepada siswa yang berani menjawab pertanyaan, dengan jumlah yang bervariasi antara Rp 100.000 hingga Rp 2 juta.

Sebagai informasi, dalam kegiatan tersebut, juga hadir berbagai pihak, termasuk pejabat Pemprov Kalteng, motivator, guru, serta sekitar 1.200 siswa SMA dan SMK dari seluruh Kalteng.

Terkini Lainnya
Rapor Hijau Pendidikan Kalteng, Survei Litbang Kompas Catat Kepuasan Program Huma Betang Tembus 97,8 Persen

Rapor Hijau Pendidikan Kalteng, Survei Litbang Kompas Catat Kepuasan Program Huma Betang Tembus 97,8 Persen

Kalimantan Tengah
Kalteng Torehkan 2 Penghargaan Nasional 2025, Gubernur Sabran: Motivasi untuk Sejahterakan Masyarakat

Kalteng Torehkan 2 Penghargaan Nasional 2025, Gubernur Sabran: Motivasi untuk Sejahterakan Masyarakat

Kalimantan Tengah
Gubernur Kalteng Tegaskan Masyarakat Adat Dayak Jadi Ujung Tombak Pembangunan 

Gubernur Kalteng Tegaskan Masyarakat Adat Dayak Jadi Ujung Tombak Pembangunan 

Kalimantan Tengah
Sapa Siswa SMAN 3 Palangka Raya, Gubernur Agustiar Sabran: Pemprov Kalteng Hadir Sebagai Orangtua untuk Pelajar

Sapa Siswa SMAN 3 Palangka Raya, Gubernur Agustiar Sabran: Pemprov Kalteng Hadir Sebagai Orangtua untuk Pelajar

Kalimantan Tengah
Kinerja 100 Hari Pemprov Kalteng Dinilai Positif, Sisakan Tantangan Ekonomi

Kinerja 100 Hari Pemprov Kalteng Dinilai Positif, Sisakan Tantangan Ekonomi

Kalimantan Tengah
Wadahi Anak Muda Berkreasi, Pemprov Kalteng Hadirkan Panggung Dispora Setiap Jumat dan Sabtu

Wadahi Anak Muda Berkreasi, Pemprov Kalteng Hadirkan Panggung Dispora Setiap Jumat dan Sabtu

Kalimantan Tengah
Jogging Bersama Insan Pers, Gubernur Kalteng Tekankan Pentingnya Komunikasi Terbuka Pemerintah dan Media

Jogging Bersama Insan Pers, Gubernur Kalteng Tekankan Pentingnya Komunikasi Terbuka Pemerintah dan Media

Kalimantan Tengah
Tinjau Banjir Barito, Gubernur Kalteng Salurkan Bantuan dan Dorong RTH

Tinjau Banjir Barito, Gubernur Kalteng Salurkan Bantuan dan Dorong RTH

Kalimantan Tengah
Gubernur Kalteng Dukung Swasembada Pangan, Targetkan Penanaman Padi di 100.000 Ha Lahan

Gubernur Kalteng Dukung Swasembada Pangan, Targetkan Penanaman Padi di 100.000 Ha Lahan

Kalimantan Tengah
Dukung IAIN Palangka Raya Jadi UIN, Gubernur Kalteng Tekankan Pentingnya Pendidikan Cetak SDM Unggul

Dukung IAIN Palangka Raya Jadi UIN, Gubernur Kalteng Tekankan Pentingnya Pendidikan Cetak SDM Unggul

Kalimantan Tengah
Gubernur Kalteng Tinjau Layanan Mudik dan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran di Sampit

Gubernur Kalteng Tinjau Layanan Mudik dan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran di Sampit

Kalimantan Tengah
Gubernur Kalteng Targetkan Perbaikan Jalan Lingkar Luar Selatan Sampit Rampung 2026

Gubernur Kalteng Targetkan Perbaikan Jalan Lingkar Luar Selatan Sampit Rampung 2026

Kalimantan Tengah
Fasilitasi Siswa Berkarya, Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran Luncurkan Program

Fasilitasi Siswa Berkarya, Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran Luncurkan Program "Bersinergi"

Kalimantan Tengah
Pemprov Kalteng Raih Peringkat Kelima pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2024

Pemprov Kalteng Raih Peringkat Kelima pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2024

Kalimantan Tengah
Tingkatkan PAD, Wabup Kalteng Dukung Rencana Bisnis WIUPK Banama Tingang Makmur di Kalteng 

Tingkatkan PAD, Wabup Kalteng Dukung Rencana Bisnis WIUPK Banama Tingang Makmur di Kalteng 

Kalimantan Tengah
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com