Jakarta Smart City Buat Aplikasi untuk Tampung Aduan Warga

Auzi Amazia Domasti
Kompas.com - Kamis, 13 Desember 2018
Jakarta Smart City Buat Aplikasi untuk Tampung Aduan WargaDok. Humas Pemprov DKI JakartaGubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan saat peluncuran program Jakarta Satu di Balai Kota.

KOMPAS.com - Jakarta Smart City sedang membangun aplikasi yang berfungsi menghubungkan laporan warga ke pemerintah bernama Citizen Relation Management.

Kepala Unit Pelaksana (UP) Jakarta Smart City Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Setiaji mengatakan sistem laporan masyarakat akan langsung masuk ke pihak kelurahan. “Itu lebih cepat dibanding harus masuk ke admin dulu, baru admin menyampaikan ke SKPD terkait,” kata Setiaji.

Ketika ada laporan, akan keluar notifikasi dalam aplikasi CRM tersebut. Setiaji mengklaim pula akan ada perubahan signifikan dalam proses pengerjaan laporan.

"Rata-rata 300 jam hampir seminggu lebih, bisa dikurangin hingga 9 jam. Paling cepat 7 menit," ujarnya.

Secara keseluruhan, Smart City merupakan fasilitas berbasis Internet of Things (IoT) dalam penerapannya untuk mempermudah kebutuhan warga Jakarta.

Contoh lainnya yang bisa dipantau dari Jakarta Smart City adalah menelusuri pergerakan Transjakarta, truk sampah, dan ambulans.

Penerapan dalam panggilan ambulans akan terintegrasi dengan layanan panggilan darurat 112. Jadi, teknis pengiriman ambulans diambil yang terdekat dengan lokasi laporan.

"Kemudian banjir, bisa tahu ketinggian air di pintu-pintu air, kondisinya sudah seperti apa, darurat, bahaya, sehingga bisa respon lebih cepat dibandingkan lapor manual," ujar Setiadi.

PenulisAuzi Amazia Domasti
EditorSri Noviyanti
Terkini Lainnya
Jakarta Smart City Buat Aplikasi untuk Tampung Aduan Warga
Jakarta Smart City Buat Aplikasi untuk Tampung Aduan Warga
Jakarta Maju Bersama
Jakarta Satu, Solusi Pemprov DKI Jakarta Wujudkan Skema Good Governance
Jakarta Satu, Solusi Pemprov DKI Jakarta Wujudkan Skema Good Governance
Jakarta Maju Bersama
Jakarta Satu, Upaya Pemprov DKI Jakarta Cegah Korupsi
Jakarta Satu, Upaya Pemprov DKI Jakarta Cegah Korupsi
Jakarta Maju Bersama
1.096 Pekerja di DKI Akan Dapatkan Kartu Pekerja
1.096 Pekerja di DKI Akan Dapatkan Kartu Pekerja
Jakarta Maju Bersama
Kartu Lansia Jakarta, Cara Pemprov DKI Tingkatkan Kesejahteraan Lansia
Kartu Lansia Jakarta, Cara Pemprov DKI Tingkatkan Kesejahteraan Lansia
Jakarta Maju Bersama
KJP Plus Sudah Tersalurkan ke 805.015 Siswa Ibu Kota
KJP Plus Sudah Tersalurkan ke 805.015 Siswa Ibu Kota
Jakarta Maju Bersama
Tingkatkan Anggaran, Anies Janji Perbanyak Festival Seni Budaya
Tingkatkan Anggaran, Anies Janji Perbanyak Festival Seni Budaya
Jakarta Maju Bersama
Bangun 7 Taman Maju Bersama, Pemprov DKI Ingin Perkuat Interaksi Warga
Bangun 7 Taman Maju Bersama, Pemprov DKI Ingin Perkuat Interaksi Warga
Jakarta Maju Bersama
Pemprov DKI Jakarta Anggarkan Triliunan Rupiah untuk Revitalisasi TIM
Pemprov DKI Jakarta Anggarkan Triliunan Rupiah untuk Revitalisasi TIM
Jakarta Maju Bersama
Anies: Tangani Banjir, DKI Butuh Naturalisasi Sungai
Anies: Tangani Banjir, DKI Butuh Naturalisasi Sungai
Jakarta Maju Bersama
Jelang Puncak Musim Hujan, Pemprov DKI Kebut Normalisasi Sungai
Jelang Puncak Musim Hujan, Pemprov DKI Kebut Normalisasi Sungai
Jakarta Maju Bersama
Atasi Banjir, Pemprov DKI Lanjutkan Program Normalisasi Sungai
Atasi Banjir, Pemprov DKI Lanjutkan Program Normalisasi Sungai
Jakarta Maju Bersama
Anies Optimistis Jak Lingko Akan Buat Warga DKI Naik Angkutan Umum
Anies Optimistis Jak Lingko Akan Buat Warga DKI Naik Angkutan Umum
Jakarta Maju Bersama
Jak Lingko Jadi Induk Transportasi Publik di Jakarta
Jak Lingko Jadi Induk Transportasi Publik di Jakarta
Jakarta Maju Bersama
Pemprov DKI Klaim Jak Lingko Diminati Warga Jakarta
Pemprov DKI Klaim Jak Lingko Diminati Warga Jakarta
Jakarta Maju Bersama