Layanan Kesehatan Kini Hadir Lebih Dekat ke Warga Jakarta 

Kompas.com - 04/06/2026, 13:49 WIB
Ruby Rachmadina,
DWN

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak semua warga Jakarta dapat mengakses akses layanan kesehatan dengan mudah. Selain jarak, faktor lain adalah usia dan kondisi fisik. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghadirkan layanan kesehatan yang tidak hanya berpusat di puskesmas dan rumah sakit, tetapi juga menjangkau warga secara langsung. Layanan tersebut adalah JakCare, Pasukan Putih, dan JakAmbulans.

“Ketiga layanan ini lahir dari kebutuhan untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya tersedia di puskesmas dan rumah sakit, tetapi juga menjangkau warga secara langsung,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (4/6/2026).

Mendekatkan layanan kesehatan ke tengah masyarakat

Masing-masing program memiliki fungsi berbeda sesuai kebutuhan masyarakat. JakCare hadir sebagai layanan konsultasi kesehatan jiwa yang dapat diakses online selama 24 jam. Melalui layanan ini, warga memperoleh dukungan psikologis awal dan ruang aman untuk berkonsultasi mengenai berbagai persoalan kesehatan mental.

Sementara itu, Pasukan Putih memberikan layanan perawatan dan pendampingan bagi warga dengan keterbatasan mobilitas, seperti lansia, penyandang disabilitas, maupun pasien yang membutuhkan rehabilitasi di rumah. Adapun JakAmbulans menjadi layanan respons cepat untuk menangani kondisi kegawatdaruratan medis.

“Melalui JakCare, Pasukan Putih, dan JakAmbulans, Pemprov DKI Jakarta ingin memastikan layanan kesehatan hadir secara lebih inklusif, merata, dan responsif,” ujarnya.

Baca juga: Menembus Gang Sempit Jakarta: Saat Layanan Kesehatan Mengetuk Pintu Rumah Warga...

Ribuan warga telah memanfaatkan layanan

Sejak dijalankan, ketiga program tersebut telah dirasakan manfaatnya oleh ribuan warga Jakarta. Pada triwulan I 2026, JakCare menerima sebanyak 9.417 panggilan konsultasi. Angka ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan mental.

Sementara itu, hingga 20 Mei 2026, Pasukan Putih telah melakukan kunjungan awal kepada 55.642 warga. Jumlah tersebut setara dengan 92,35 persen dari total sasaran sebanyak 60.250 orang yang terdata melalui SiCarik dan pendataan manual.

Dalam sejumlah kasus, layanan itu turut membantu pasien pascastroke menjalani proses pemulihan secara bertahap. Melalui pendampingan berkelanjutan, sejumlah pasien yang sebelumnya membutuhkan bantuan sehari-hari mulai mampu beraktivitas secara mandiri.

Di sisi lain, JakAmbulans juga mencatat tingkat pemanfaatan yang tinggi. Berdasarkan data 2025 hingga Maret 2026, layanan ini menangani lebih dari 8.000 aktivitas setiap bulan, mulai dari penanganan kegawatdaruratan medis hingga bantuan mobilitas bagi warga.

Baca juga: Hari Libur Tetap Siaga, Tim Medis Kawal Kesehatan 238 Balita Terdampak Banjir Gorontalo

Menjangkau kawasan padat penduduk

Salah satu tantangan layanan kesehatan di Jakarta adalah banyaknya kawasan permukiman padat dengan akses jalan yang sempit. Untuk menjawab tantangan tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menyiapkan sepeda motor ambulans yang dilengkapi peralatan medis portabel.

Selain di wilayah daratan, Dinkes DKI Jakarta menyiapkan layanan kesehatan bagi warga Kepulauan Seribu melalui kapal ambulans dan Kapal Krisis Kesehatan.

“Kendaraan boogie juga tersedia di sejumlah pulau berpenduduk besar untuk membantu mengangkut pasien menuju puskesmas atau RSUD Kepulauan Seribu,” imbuh Ani.

Penguatan layanan terus dilakukan

Pemprov DKI Jakarta terus melakukan pengembangan terhadap ketiga layanan tersebut. Salah satunya melalui rencana penambahan psikolog klinis dan jalur telepon JakCare untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan konsultasi kesehatan mental.

Baca juga: 5 Manfaat Berbicara pada Diri Sendiri bagi Kesehatan Mental

Selain itu, peningkatan kompetensi petugas Pasukan Putih serta peremajaan armada dan peralatan JakAmbulans juga terus dilakukan guna menjaga kualitas pelayanan.

Terkini Lainnya
Menuju Kota Global, Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur dan Daya Saing Jakarta

Menuju Kota Global, Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur dan Daya Saing Jakarta

Jakarta Maju Bersama
Ringankan Biaya Hidup Warga, Pemprov DKI Perluas Manfaat Kartu Pekerja

Ringankan Biaya Hidup Warga, Pemprov DKI Perluas Manfaat Kartu Pekerja

Jakarta Maju Bersama
Layanan Kesehatan Kini Hadir Lebih Dekat ke Warga Jakarta 

Layanan Kesehatan Kini Hadir Lebih Dekat ke Warga Jakarta 

Jakarta Maju Bersama
Jawab Kebutuhan Industri, Pemprov DKI Perkuat Pelatihan Kerja Warga

Jawab Kebutuhan Industri, Pemprov DKI Perkuat Pelatihan Kerja Warga

Jakarta Maju Bersama
Sekolah Swasta Gratis Dobrak Sekat Pendidikan di Jakarta

Sekolah Swasta Gratis Dobrak Sekat Pendidikan di Jakarta

Jakarta Maju Bersama
DLH Jakarta Ajak Warga Bergerak Bersama Lewat #SatuLangkahDulu demi Udara Ibu Kota Lebih Bersih

DLH Jakarta Ajak Warga Bergerak Bersama Lewat #SatuLangkahDulu demi Udara Ibu Kota Lebih Bersih

Jakarta Maju Bersama
Antisipasi Curah Hujan Ekstrem, Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Pengendali Banjir

Antisipasi Curah Hujan Ekstrem, Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Pengendali Banjir

Jakarta Maju Bersama
Dari Hulu ke Hilir, Pemprov DKI Perkuat Sistem Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Dari Hulu ke Hilir, Pemprov DKI Perkuat Sistem Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Jakarta Maju Bersama
Jumlah RW Kumuh Turun 52 Persen, Pemprov DKI Gelontorkan Rp 1,9 Triliun untuk Penataan

Jumlah RW Kumuh Turun 52 Persen, Pemprov DKI Gelontorkan Rp 1,9 Triliun untuk Penataan

Jakarta Maju Bersama
KJP dan KJMU Diperkuat, Anak Jakarta Bisa Sekolah hingga Kuliah

KJP dan KJMU Diperkuat, Anak Jakarta Bisa Sekolah hingga Kuliah

Jakarta Maju Bersama
Dari Seni Jalanan, Ketahanan Pangan, hingga Pengelolaan Stadion, Ini Hasil Kunjungan Kerja Rano Karno di Milan

Dari Seni Jalanan, Ketahanan Pangan, hingga Pengelolaan Stadion, Ini Hasil Kunjungan Kerja Rano Karno di Milan

Jakarta Maju Bersama
Pilah dari Sumber, Cara Jakarta Keluar dari Darurat Sampah 

Pilah dari Sumber, Cara Jakarta Keluar dari Darurat Sampah 

Jakarta Maju Bersama
Ringankan Beban TPST Bantargebang, DLH Jakarta Optimalisasi RDF Plant Rorotan

Ringankan Beban TPST Bantargebang, DLH Jakarta Optimalisasi RDF Plant Rorotan

Jakarta Maju Bersama
RDF Plant Dinilai Tepat Atasi Sampah Jakarta, Residu Diolah Jadi Bahan Bakar Industri

RDF Plant Dinilai Tepat Atasi Sampah Jakarta, Residu Diolah Jadi Bahan Bakar Industri

Jakarta Maju Bersama
Ahli Lingkungan ITB: RDF Plant Solusi Paling Sesuai untuk Atasi Sampah Jakarta

Ahli Lingkungan ITB: RDF Plant Solusi Paling Sesuai untuk Atasi Sampah Jakarta

Jakarta Maju Bersama
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com