Wagub Sulut Ingin Toleransi Jadi Ikon Provinsinya

Mikhael Gewati
Kompas.com - Rabu, 8 Agustus 2018
Wagub Sulut Ingin Toleransi Jadi Ikon ProvinsinyaDOK Pemerintah Daerah Sulawesi UtaraWakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O.E. Kandouw saat menghadiri acara program Siswa Mengenal Nusantara 2018 di kantor Gubernur Sulawesi Utara, Menado, Selasa (7/8/2018).


MENADO, KOMPAS.com
- Keberagaman dan kebersamaan akan menjadi ikon Sulawesi Utara di kancah nasional. Hal ini dikatakan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O.E. Kandouw saat menghadiri acara Siswa Mengenal Nusantara 2018 di Kantor Gubernur Sulawesi Utara.

Bukan tanpa alasan Kandouw mengatakan itu. Menurutnya pencapaian Sulawesi utara sebagai provinsi yang paling toleran adalah alasannya.

"Sulawesi Utara ini dari 15 kabupaten kota total ada 2,6 juta penduduknya. Nasarani ada 2 juta, Buddah 20.000, Hindu 20.000, dan Muslim 600.000 orang. Saya boleh bangga sampaikan, karena tahun lalu kita mendapatkan penghargaan sebagai provinsi yang paling toleran," ujar Kandouw, Selasa (7/8/2018).

Lebih lanjut, orang nomor dua di Sulawesi Utara (Sulut) ini kemudian mengapresiasi Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang sudah menyelenggarakan dan memfasilitasi acara Siswa Mengenal Nusantara 2018. 

(Baca jugaGubernur Olly Buka Asian Science Camp 2018)

Sebagai informasi, acara ini merupakan bagian program pertukaran pelajar. Wakil Gubernur (Wagub) Sulut hadir di event tersebut untuk melepas 25 pelajar Sulawesi Utara ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dan menerima 25 siswa-siswi asal NTT untuk belajar di provinsinya.

Menurut Kandouw, program tersebut penting karena dapat memupuk rasa keberagaman
di antara para peserta pertukaran pelajar.

"Bukan hanya itu, pertukaran pelajaran ini pun menjadi satu tanda atau petunjuk bagi kita semua bahwa keberagaman menjadi kewajiban kita semua untuk merawatnya," kata Kandouw.

Wagub Sulut ini kemudian berharap supaya rasa toleransi yang tinggi di daerahnya bisa merasuk ke siswa NTT yang akan mengikuti kegiatan di sana.

Dalam acara tersebut, selain Wagub Sulut hadir pula Direktur PLN Regional Sulawesi Samsul Hudah, General Manager PLN Sulluttenggo Edison Sipahutar, dan Direktur Bisnis 1 PNM Abianti Riana.

PenulisMikhael Gewati
EditorMikhael Gewati
Komentar
Terkini Lainnya
Seminggu Jelang Idul Adha, Pemprov Sulut Sumbang 30 Ekor Sapi
Seminggu Jelang Idul Adha, Pemprov Sulut Sumbang 30 Ekor Sapi
sulawesi utara
 Gubernur Sulut Apresiasi Pelaksanaan Kirab Kasih 73
Gubernur Sulut Apresiasi Pelaksanaan Kirab Kasih 73
sulawesi utara
Pemerintah Sulut Respons Positif Aplikasi Monitoring Korupsi KPK
Pemerintah Sulut Respons Positif Aplikasi Monitoring Korupsi KPK
sulawesi utara
Kirim Bantuan ke Lombok, Pemprov Sulut Tunjukkan Solidaritas
Kirim Bantuan ke Lombok, Pemprov Sulut Tunjukkan Solidaritas
sulawesi utara
Wagub Sulut: Pemerintah akan Tindak Tegas ASN yang Korupsi
Wagub Sulut: Pemerintah akan Tindak Tegas ASN yang Korupsi
sulawesi utara
Wagub Sulut Ingin Toleransi Jadi Ikon Provinsinya
Wagub Sulut Ingin Toleransi Jadi Ikon Provinsinya
sulawesi utara
Gubernur Olly Buka Asian Science Camp 2018
Gubernur Olly Buka Asian Science Camp 2018
sulawesi utara
Olly Canangkan Peringatan HUT Kemerdekaan RI
Olly Canangkan Peringatan HUT Kemerdekaan RI
sulawesi utara
Sulawesi Utara Raih penghargaan TPID Terbaik Tingkat Provinsi
Sulawesi Utara Raih penghargaan TPID Terbaik Tingkat Provinsi
sulawesi utara
Gubernur Olly Apresiasi Dewan atas Disetujuinya Ranperda
Gubernur Olly Apresiasi Dewan atas Disetujuinya Ranperda
sulawesi utara
Festival Bunga Tomohon ke-8 Diharapkan Dongkrak Kunjungan Wisatawan
Festival Bunga Tomohon ke-8 Diharapkan Dongkrak Kunjungan Wisatawan
sulawesi utara
Genius, Sebutan Gubernur Sulut untuk Anak Indonesia
Genius, Sebutan Gubernur Sulut untuk Anak Indonesia
sulawesi utara
Program Pendidikan dan Latihan Olahraga di Sulut Terus Berprestasi
Program Pendidikan dan Latihan Olahraga di Sulut Terus Berprestasi
sulawesi utara
Sulawesi Utara Sabet BKN Award 2018
Sulawesi Utara Sabet BKN Award 2018
sulawesi utara
Pemprov Sulut Dinilai Inovatif dalam Mengurangi Kemiskinan
Pemprov Sulut Dinilai Inovatif dalam Mengurangi Kemiskinan
sulawesi utara