Bertemu Pemprov Riau, DPR RI Apresiasi Penurunan Stunting Daerah hingga 13,6 Persen

Kompas.com - 09/12/2024, 15:15 WIB
A P Sari

Penulis

KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menerima kunjungan kerja (kunker) reses masa sidang pertama dari Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI).

Kunker tersebut disambut baik oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Taufiq OH bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di Ruang Rapat Melati Kantor Gubernur Riau, Senin (9/12/2024).

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua Komisi IX DPR Muhammad Yahya Zaini memberikan apresiasi kepada Pemprov Riau atas keberhasilannya menekan angka stunting untuk setiap wilayah. 

Menurutnya, langkah Pemprov Riau dalam menurunkan prevalensi stunting bisa dicontoh daerah-daerah lain di Indonesia. Disebutkan bahwa sebelumnya Riau berhasil menekan angka stunting hingga 13,6 persen.

Baca juga: Polda Riau Sita 11 Homestay di Sumbar Hasil Korupsi Perjalanan Dinas Fiktif

"Ya, hari ini kita melaksanakan kunjungan kerja reses dari Komisi IX DPR RI ke Provinsi Riau. Tentu saja kegiatan ini dalam rangka mengawasi pelayanan kesehatan, pelayanan ketenagakerjaan, BPPOM, BP2MI, BKKBN, dan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan," kata Yahya melalui siaran persnya, Senin.

"Banyak temuan-temuan yang kita dapatkan dari lapangan, antara lain yang menarik adalah percepatan penurunan stunting di Provinsi Riau itu luar biasa, drastis penurunannya. Selama tiga tahun turun ke 8,7 persen, sekarang angkanya 13,6 persen," lanjutnya.

Ia menilai, penurunan drastis tersebut menunjukkan kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan berbagai pihak lainnya.

"Ini sudah melewati target nasional dari 14 persen untuk 2024. Nah, menurut saya adalah capaian yang luar biasa, kerja keras yang luar biasa dari pemda dan juga keterlibatan dari pihak-pihak swasta ikut serta dalam penanganan penurunan stunting di Provinsi Riau," ungkapnya.

Baca juga: Danau Raja di Riau: Daya Tarik, Cerita Rakyat, dan Rute

Ia menerangkan, langkah Pemprov Riau ini membuktikan bahwa dengan sinergi dan kerja keras, masalah seperti stunting, dapat diatasi secara efektif. Oleh karena itu, ke depannya ia berharap Riau dapat menekan angka stunting di bawah 10 persen.

"Harapan kita kalau bisa semoga nanti angka stuntingnya menurun lagi. Kalau perlu satu digit atau hingga zero stunting di Provinsi Riau," harapnya.

Sementara itu, Pj Sekda Provinsi Riau Taufiq OH menyampaikan rasa syukur atas apresiasi yang diberikan.

Ia menjelaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi bersama. Ia juga berkomitmen bahwa hasil positif tersebut akan terus di wujudkan hingga akhir 2024.

"Kami terus menargetkan penurunan stunting ini akan mencapai angka satu digit, yaitu di bawah sepuluh persen pada akhir 2024," ucapnya.

Baca juga: Pemprov Riau Tetapkan UMP 2025 Rp 3.508.776,22

Terkini Lainnya
Ketika Riau Berdoa Bersama Lintas Agama untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar

Ketika Riau Berdoa Bersama Lintas Agama untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar

Riau
Pemprov Riau Salurkan Bantuan Uang Tunai Rp 3 Miliar untuk Sumbar, Sumut, dan Aceh

Pemprov Riau Salurkan Bantuan Uang Tunai Rp 3 Miliar untuk Sumbar, Sumut, dan Aceh

Riau
Antisipasi Potensi Bencana Alam dan Nataru, Pemprov Riau Siapkan Langkah Strategis

Antisipasi Potensi Bencana Alam dan Nataru, Pemprov Riau Siapkan Langkah Strategis

Riau
Plt Gubernur Riau Beri Semangat 7 Pasien Rujukan ke Jakarta, Pastikan Biaya Ditanggung Pemprov

Plt Gubernur Riau Beri Semangat 7 Pasien Rujukan ke Jakarta, Pastikan Biaya Ditanggung Pemprov

Riau
Pemprov Riau Tepis Isu “Bersih-bersih” Pejabat Warisan Eks Gubernur: Itu Hoaks dan Fitnah

Pemprov Riau Tepis Isu “Bersih-bersih” Pejabat Warisan Eks Gubernur: Itu Hoaks dan Fitnah

Riau
Peringati Hari Guru Nasional, Plt Gubernur Riau Dorong Inovasi dan Kesejahteraan Guru

Peringati Hari Guru Nasional, Plt Gubernur Riau Dorong Inovasi dan Kesejahteraan Guru

Riau
Plt Gubri Tegaskan Birokrasi Riau Stabil meski Ada Kekosongan Jabatan

Plt Gubri Tegaskan Birokrasi Riau Stabil meski Ada Kekosongan Jabatan

Riau
Pemprov Riau Luncurkan Operasi P4GN, Targetkan Generasi Muda Terlindungi

Pemprov Riau Luncurkan Operasi P4GN, Targetkan Generasi Muda Terlindungi

Riau
Plt Gubernur Riau Pastikan Asesmen Pejabat Jalan Terus, Pengisian Jabatan Kosong Dipercepat

Plt Gubernur Riau Pastikan Asesmen Pejabat Jalan Terus, Pengisian Jabatan Kosong Dipercepat

Riau
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubernur Riau: Momentum Bangkitkan Semangat untuk Membangun

Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubernur Riau: Momentum Bangkitkan Semangat untuk Membangun

Riau
Dukung Pengelolaan Kawasan Perbatasan, Plt Gubernur Riau Hadiri Rakorendal BNPP

Dukung Pengelolaan Kawasan Perbatasan, Plt Gubernur Riau Hadiri Rakorendal BNPP

Riau
Pemprov Riau Apresiasi 9 Kabupaten/Kota yang Sukses Raih Penghargaan UHC

Pemprov Riau Apresiasi 9 Kabupaten/Kota yang Sukses Raih Penghargaan UHC

Riau
Peringati HKN Ke-61, Pemprov Riau Tekankan Kesehatan sebagai Fondasi Masa Depan

Peringati HKN Ke-61, Pemprov Riau Tekankan Kesehatan sebagai Fondasi Masa Depan

Riau
Dukung Percepatan Proyek Roro Dumai–Melaka, Pemprov Riau Jalin Kerja Sama dengan IMT-GT

Dukung Percepatan Proyek Roro Dumai–Melaka, Pemprov Riau Jalin Kerja Sama dengan IMT-GT

Riau
Konferensi Wakaf Internasional Dorong Kebangkitan Wakaf di Riau

Konferensi Wakaf Internasional Dorong Kebangkitan Wakaf di Riau

Riau
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com