Tingkatkan Standardisasi Produk Pertanian, Gubernur Riau Teken MoU dengan BSIP Kementan

Kompas.com - 12/07/2023, 16:24 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementerian Pertanian (Kementan) Fadjry Djufry di Kantor BSIP Kementan, Jakarta, Rabu (12/7/2023).

Syamsuar mengatakan, penandatanganan MoU dengan Kepala BSIP Kementan bertujuan untuk meningkatkan standardisasi semua produk di bidang pertanian.

Sebab, kata dia, produk terkait kebutuhan pangan yang berorientasi ekspor harus memenuhi standar mutu internasional.

"Makanya kerja sama dengan BSIP Kementan ini sangat dibutuhkan apalagi kan ekspor pertanian kita sekarang meningkat," ujar Syamsuar dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (12/7/2023).

Baca juga: Ekspor Motor Semester I/2023 Minus 22 Persen

Lebih lanjut, mantan Bupati Siak itu mengatakan bahwa pihaknya harus memiliki produk yang layak untuk menembus pasar ekspor.

Selain memastikan kelayakan produk, kata Syamsuar, benih-benih produk pertanian di Riau juga harus mendapat pengakuan dari BSIP Kementan.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau juga menyerahkan enam varietas padi yang diakui oleh BSIP Kementan.

Syamsuar berharap, wilayahnya mendapat pengakuan standardisasi. Apalagi, Riau sekarang sudah berhasil mengembangkan program Mandiri Benih.

Baca juga: Kementan: Hewan yang Terjangkit Antraks jika Dikonsumsi Manusia Bisa Menyebabkan Kematian

"Ya kalau selama ini benih kita masih didatangkan dari Kementan dan tempat lainnya. (Namun) sekarang dengan adanya kemandirian benih ini, petani kami tidak perlu lagi mencari benih kemana-mana," ucapnya.

Meski demikian, lanjut Syamsuar, benih yang dihasilkan juga harus memiliki standardisasi agar produksinya baik dan meningkat.

Riau harapkan dukungan BSIP Kementan

Pada kesempatan tersebut, Syamsuar menjelaskan, kerja sama dengan BSIP Kementan dilakukan tidak hanya untuk mendongkrak pertanian semata, tetapi juga untuk peternakan, perkebunan, dan masalah pupuk.

“Karena itu, kami sangat mengharap dukungan dari BSIP Kementan untuk Provinsi Riau. Apalagi perekonomian Riau sangat bergantung terhadap produk-produk pertanian dan hortikultura, termasuk perkebunan hingga peternakan,” jelasnya.

Baca juga: Longsor Terjang Area Perkebunan di Nganjuk, Tanaman Cengkeh dan Durian Tertimpa Material

Oleh karenanya, lanjut dia, kerja sama dengan BSIP Kementan dibutuhkan untuk bisa menopang ataupun mendukung produk-produk hasil pertanian yang ada di Riau.

Melalui kerja sama tersebut, Syamsuar berharap akan muncul potensi komoditas baru yang bisa dikembangkan dan diekspor ke luar negeri.

"Tadi Kepala BSIP Kementan juga sangat fokus dengan Riau. Diharapkan dalam waktu dekat bisa menindaklanjuti dan bisa berkunjung ke Riau," tuturnya.

Menurut Syamsuar, Riau memiliki daya tarik tersendiri karena berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura.

Baca juga: Bus Pariwisata Kecelakaan di Malaysia, 1 WNI Tewas

"Jadi hal-hal beginilah sebenarnya kita perlu kerja sama, agar nanti mereka tahu bahwa produk kami ini di samping untuk kebutuhan daerah sendiri dan dalam negeri, juga bisa dipasarkan ke luar negeri," tutur Syamsuar.

Terkini Lainnya
Ketika Riau Berdoa Bersama Lintas Agama untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar

Ketika Riau Berdoa Bersama Lintas Agama untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar

Riau
Pemprov Riau Salurkan Bantuan Uang Tunai Rp 3 Miliar untuk Sumbar, Sumut, dan Aceh

Pemprov Riau Salurkan Bantuan Uang Tunai Rp 3 Miliar untuk Sumbar, Sumut, dan Aceh

Riau
Antisipasi Potensi Bencana Alam dan Nataru, Pemprov Riau Siapkan Langkah Strategis

Antisipasi Potensi Bencana Alam dan Nataru, Pemprov Riau Siapkan Langkah Strategis

Riau
Plt Gubernur Riau Beri Semangat 7 Pasien Rujukan ke Jakarta, Pastikan Biaya Ditanggung Pemprov

Plt Gubernur Riau Beri Semangat 7 Pasien Rujukan ke Jakarta, Pastikan Biaya Ditanggung Pemprov

Riau
Pemprov Riau Tepis Isu “Bersih-bersih” Pejabat Warisan Eks Gubernur: Itu Hoaks dan Fitnah

Pemprov Riau Tepis Isu “Bersih-bersih” Pejabat Warisan Eks Gubernur: Itu Hoaks dan Fitnah

Riau
Peringati Hari Guru Nasional, Plt Gubernur Riau Dorong Inovasi dan Kesejahteraan Guru

Peringati Hari Guru Nasional, Plt Gubernur Riau Dorong Inovasi dan Kesejahteraan Guru

Riau
Plt Gubri Tegaskan Birokrasi Riau Stabil meski Ada Kekosongan Jabatan

Plt Gubri Tegaskan Birokrasi Riau Stabil meski Ada Kekosongan Jabatan

Riau
Pemprov Riau Luncurkan Operasi P4GN, Targetkan Generasi Muda Terlindungi

Pemprov Riau Luncurkan Operasi P4GN, Targetkan Generasi Muda Terlindungi

Riau
Plt Gubernur Riau Pastikan Asesmen Pejabat Jalan Terus, Pengisian Jabatan Kosong Dipercepat

Plt Gubernur Riau Pastikan Asesmen Pejabat Jalan Terus, Pengisian Jabatan Kosong Dipercepat

Riau
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubernur Riau: Momentum Bangkitkan Semangat untuk Membangun

Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubernur Riau: Momentum Bangkitkan Semangat untuk Membangun

Riau
Dukung Pengelolaan Kawasan Perbatasan, Plt Gubernur Riau Hadiri Rakorendal BNPP

Dukung Pengelolaan Kawasan Perbatasan, Plt Gubernur Riau Hadiri Rakorendal BNPP

Riau
Pemprov Riau Apresiasi 9 Kabupaten/Kota yang Sukses Raih Penghargaan UHC

Pemprov Riau Apresiasi 9 Kabupaten/Kota yang Sukses Raih Penghargaan UHC

Riau
Peringati HKN Ke-61, Pemprov Riau Tekankan Kesehatan sebagai Fondasi Masa Depan

Peringati HKN Ke-61, Pemprov Riau Tekankan Kesehatan sebagai Fondasi Masa Depan

Riau
Dukung Percepatan Proyek Roro Dumai–Melaka, Pemprov Riau Jalin Kerja Sama dengan IMT-GT

Dukung Percepatan Proyek Roro Dumai–Melaka, Pemprov Riau Jalin Kerja Sama dengan IMT-GT

Riau
Konferensi Wakaf Internasional Dorong Kebangkitan Wakaf di Riau

Konferensi Wakaf Internasional Dorong Kebangkitan Wakaf di Riau

Riau
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com