Aksi Heroik Damkar Makassar Selamatkan Balita yang Terjebak Kebakaran di Dalam Rumah

Kompas.com - 29/08/2022, 16:43 WIB
Fransisca Andeska Gladiaventa,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Personel Pemadam Kebakaran ( Damkar) Kota Makassar berhasil menyelamatkan seorang balita dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di kawasan Pasar Toddopuli, Kecamatan Panakkukang, Minggu (28/8/2022).

Kepala Dinas (Kadis) Damkar Makassar Hasanuddin mengatakan, balita ini berhasil dievakuasi oleh tim rescue Damkar Makassar usai menerima informasi dari sang Ibu yang lebih dulu menyelamatkan diri keluar dari rumah bersama dengan anggota keluarga lainnya.

“Si ibu bilang kalau masih ada anaknya di dalam (rumah). Tim kami langsung kembali masuk untuk menerobos api. Diketahui anak ini terjebak di dalam kamar yang berada di lantai dua bangunan saat kebakaran terjadi,” jelas Hasanuddin dalam keterangan persnya, Senin (29/8/2022).

Baca juga: Lewat Lorong Wisata, Pemkot Makassar Janji Tuntaskan Persoalan Anak Putus Sekolah

Lebih lanjut, Hasanuddin mengatakan, balita tersebut dalam kondisi yang baik tanpa ada luka sedikit pun. Meski begitu, balita ini langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Alhamdulillah anaknya tidak kenapa-kenapa dan tidak ada luka. Meski begitu, tetap harus dibawa ke rumah sakit untuk di berikan pertolongan lebih lanjut,” ujar Hasanuddin.

Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar dengan sigap menyelamatkan seorang balita yang terjebak di dalam kamarnya di lantai dua saat kobaran api membakar rumahnya. Dok. Pemkot Makassar Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar dengan sigap menyelamatkan seorang balita yang terjebak di dalam kamarnya di lantai dua saat kobaran api membakar rumahnya.

Baca juga: Honorer Bakal Ditiadakan 2023, Pemkot Makassar Rekrut Laskar Pelangi

Hasanuddin mengatakan, tugas seorang petugas Damkar bukan hanya memadamkan api, tetapi juga menjalankan aksi penyelamatan.

“Tugas kami adalah menjalankan aksi penyelamatan. Sebab, nyawalah yang menjadi taruhannya. Oleh karena itu, tim Damkar Makassar sudah terlatih untuk memadamkan api dan ada juga yang spesialis rescue,” katanya.

Sebagai informasi, untuk proses evakuasi dan pemadaman, Damkar Makassar berhasil menerobos jendela yang berada di lantai dua bangunan. Sebab, lantai satu sulit untuk diakses karena menggunakan pintu terali pengaman ganda.

Adapun proses evakuasi tersebut berjalan selama sepuluh menit dan berjibaku dengan api sebelum akhirnya berhasil dikuasai.

Selain itu, korban kebakaran itu mengaku bersyukur atas aksi sigap dan heroik dari anggota Damkar Makassar yang berhasil memadamkan api tanpa ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Terkini Lainnya
Merajut Harmoni Membangun Kebersamaan, Walkot Munafri Arifuddin Ungkap Visi Modern dan Beradab Kota Makassar di Usia ke-418 Tahun

Merajut Harmoni Membangun Kebersamaan, Walkot Munafri Arifuddin Ungkap Visi Modern dan Beradab Kota Makassar di Usia ke-418 Tahun

Makassar Berjaya
Jadi Teladan, 12 PNS Raih Kota Makassar Satyalancana Karya Satya

Jadi Teladan, 12 PNS Raih Kota Makassar Satyalancana Karya Satya

Makassar Berjaya
Pimpin Apel Pagi Akhir Tahun, Danny Pomanto Ajak Jajarannya Perbaiki Diri pada 2025

Pimpin Apel Pagi Akhir Tahun, Danny Pomanto Ajak Jajarannya Perbaiki Diri pada 2025

Makassar Berjaya
Refleksi Akhir Tahun 2024, Danny Pomanto Soroti Evaluasi dan Prestasi Kota Makassar

Refleksi Akhir Tahun 2024, Danny Pomanto Soroti Evaluasi dan Prestasi Kota Makassar

Makassar Berjaya
CSR Award 2024, Pemkot Makassar Berikan Penghargaan kepada 7 Perusahaan

CSR Award 2024, Pemkot Makassar Berikan Penghargaan kepada 7 Perusahaan

Makassar Berjaya
Walkot Makassar Terima Tanda Kehormatan Karya Bakti Putera Indonesia 

Walkot Makassar Terima Tanda Kehormatan Karya Bakti Putera Indonesia 

Makassar Berjaya
Hadiri Open House Keuskupan Agung Makassar, Danny Pomanto: Silaturahmi Rutin Saat Natal

Hadiri Open House Keuskupan Agung Makassar, Danny Pomanto: Silaturahmi Rutin Saat Natal

Makassar Berjaya
Berkat Inovasi dan Transformasi Digital, Nilai Evaluasi Smart City 2024 Kota Makassar Meningkat

Berkat Inovasi dan Transformasi Digital, Nilai Evaluasi Smart City 2024 Kota Makassar Meningkat

Makassar Berjaya
Tinjau Banjir di Manggala, Danny Pomanto: Seluruh Pengungsi Harus Tertangani dengan Baik

Tinjau Banjir di Manggala, Danny Pomanto: Seluruh Pengungsi Harus Tertangani dengan Baik

Makassar Berjaya
Banjir Makassar, Tiga Kecamatan Terendam, Warga Mengungsi ke 27 Titik Pengungsian

Banjir Makassar, Tiga Kecamatan Terendam, Warga Mengungsi ke 27 Titik Pengungsian

Makassar Berjaya
Wali Kota Makassar Janjikan Hadiah untuk Warga Pemberi Solusi Banjir

Wali Kota Makassar Janjikan Hadiah untuk Warga Pemberi Solusi Banjir

Makassar Berjaya
Update Banjir di Kota Makassar, Kendala Bantuan, dan Warga yang Memilih Bertahan di Rumahnya...

Update Banjir di Kota Makassar, Kendala Bantuan, dan Warga yang Memilih Bertahan di Rumahnya...

Makassar Berjaya
Mudahkan SKPD, Walkot Makassar Puji Aplikasi SIPAKATAU

Mudahkan SKPD, Walkot Makassar Puji Aplikasi SIPAKATAU

Makassar Berjaya
Peringati Hari Ibu Ke-96, DWP Kota Makassar Gelar Seminar Kesehatan Mental Ibu

Peringati Hari Ibu Ke-96, DWP Kota Makassar Gelar Seminar Kesehatan Mental Ibu

Makassar Berjaya
PPID Pemkot Makassar Ikuti Pelatihan Tugas bersama Tim Ahli Komisi Informasi PPID Utama

PPID Pemkot Makassar Ikuti Pelatihan Tugas bersama Tim Ahli Komisi Informasi PPID Utama

Makassar Berjaya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com