Jadi Teladan, 12 PNS Raih Kota Makassar Satyalancana Karya Satya

Kompas.com - 31/12/2024, 12:43 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Wali Kota (Walkot) Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 12 pegawai negeri sipil ( PNS) di Kota Makassar.

“Kepada saudara yang akan menerima tanda penghormatan, sebelum saya menyematkan tanda kehormatan ini, atas nama presiden RI, saya ingin bertanya, apakan anda bersedia menerima tanda kehormatan tersebut,” ujar Danny, disusul jawaban penuh komitmen dari 12 penerima penghargaan.

Dia mengatakan itu dalam acara penyerahan penghargaan itu di sela-sela acara momentum Refleksi Akhir Tahun 2024 Kota Makassar di Hotel Four Points by Sheraton, Jumat (27/12/2024).

Penghargaan tinggi Presiden RI tersebut diberikan sebagai pengakuan atas konsistensi dalam menunjukkan kesetiaan, kecakapan, kejujuran dan kedisiplinan mereka, sehingga bisa menjadi teladan bagi PNS lain.

Baca juga: Refleksi Akhir Tahun 2024, Danny Pomanto Soroti Evaluasi dan Prestasi Kota Makassar

Walkot yang akrab disapa Danny itu juga berterima kasih kepada para penerima Satyalancana Karya Satya. 

Danny juga berpesan untuk terus memberikan kontribusi pada pembangunan Kota Makassar.

“Semoga penghargaan ini dapat memotivasi PNS lain untuk meningkatkan kinerja dan dedikasi mereka,” harapnya dalam siaran pers.

Adapun apresiasi itu diberikan Danny secara simbolis kepada 12 perwakilan pegawai terbaik, didampingi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kota Makassar Akhmad Namsum.

Pada kesemaptan itu, Kepala Bidang Kinerja dan Penghargaan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar Rosnaidah menguraikan, sebanyak 471 pejabat PNS Kota Makassar mempunyai masa kerja 10 tahun, 20 tahun, atau 30 tahun, yang menerima tanda kehormatan.

Baca juga: CSR Award 2024, Pemkot Makassar Berikan Penghargaan kepada 7 Perusahaan

“Seluruh total penerima penghargaan itu terbagi dari pegawai masa kerja 30 tahun sebanyak 107 orang, masa kerja 20 tahun sebanyak 86 orang, dan masa kerja 10 tahun 278 orang,” urainya.

Adapun 12 PNS penerima penghargaan Satyalancana Karya Satya secara simbolis, yaitu:

1. 30 Tahun Dedikasi

  • Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Andi Muhammad Yasir
  • Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Nielma Palemba
  • Camat Rappocini, Muhammad Aminuddin
  • Guru SMPN 34 Kota Makassar, Hasiming

2. 20 Tahun Dedikasi:

  • Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), A. Zulkifil
  • Kepala Dinas Pariwisata, Muhammad Roem
  • Kabag Protokol, Muhammad Zuhur Dg. Ranca
  • Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Benyamin Torupadang

3. 10 Tahun Dedikasi

  • Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, Ismawaty Nur
  • Camat Makassar, Husni Mubarak
  • Camat Panakkukang, Muhammad Ari Fadil
  • Mantan Camat Ujung Pandang, Almarhum Syahrial Syamsuri (diwakili oleh istri).

Terkini Lainnya
Merajut Harmoni Membangun Kebersamaan, Walkot Munafri Arifuddin Ungkap Visi Modern dan Beradab Kota Makassar di Usia ke-418 Tahun

Merajut Harmoni Membangun Kebersamaan, Walkot Munafri Arifuddin Ungkap Visi Modern dan Beradab Kota Makassar di Usia ke-418 Tahun

Makassar Berjaya
Jadi Teladan, 12 PNS Raih Kota Makassar Satyalancana Karya Satya

Jadi Teladan, 12 PNS Raih Kota Makassar Satyalancana Karya Satya

Makassar Berjaya
Pimpin Apel Pagi Akhir Tahun, Danny Pomanto Ajak Jajarannya Perbaiki Diri pada 2025

Pimpin Apel Pagi Akhir Tahun, Danny Pomanto Ajak Jajarannya Perbaiki Diri pada 2025

Makassar Berjaya
Refleksi Akhir Tahun 2024, Danny Pomanto Soroti Evaluasi dan Prestasi Kota Makassar

Refleksi Akhir Tahun 2024, Danny Pomanto Soroti Evaluasi dan Prestasi Kota Makassar

Makassar Berjaya
CSR Award 2024, Pemkot Makassar Berikan Penghargaan kepada 7 Perusahaan

CSR Award 2024, Pemkot Makassar Berikan Penghargaan kepada 7 Perusahaan

Makassar Berjaya
Walkot Makassar Terima Tanda Kehormatan Karya Bakti Putera Indonesia 

Walkot Makassar Terima Tanda Kehormatan Karya Bakti Putera Indonesia 

Makassar Berjaya
Hadiri Open House Keuskupan Agung Makassar, Danny Pomanto: Silaturahmi Rutin Saat Natal

Hadiri Open House Keuskupan Agung Makassar, Danny Pomanto: Silaturahmi Rutin Saat Natal

Makassar Berjaya
Berkat Inovasi dan Transformasi Digital, Nilai Evaluasi Smart City 2024 Kota Makassar Meningkat

Berkat Inovasi dan Transformasi Digital, Nilai Evaluasi Smart City 2024 Kota Makassar Meningkat

Makassar Berjaya
Tinjau Banjir di Manggala, Danny Pomanto: Seluruh Pengungsi Harus Tertangani dengan Baik

Tinjau Banjir di Manggala, Danny Pomanto: Seluruh Pengungsi Harus Tertangani dengan Baik

Makassar Berjaya
Banjir Makassar, Tiga Kecamatan Terendam, Warga Mengungsi ke 27 Titik Pengungsian

Banjir Makassar, Tiga Kecamatan Terendam, Warga Mengungsi ke 27 Titik Pengungsian

Makassar Berjaya
Wali Kota Makassar Janjikan Hadiah untuk Warga Pemberi Solusi Banjir

Wali Kota Makassar Janjikan Hadiah untuk Warga Pemberi Solusi Banjir

Makassar Berjaya
Update Banjir di Kota Makassar, Kendala Bantuan, dan Warga yang Memilih Bertahan di Rumahnya...

Update Banjir di Kota Makassar, Kendala Bantuan, dan Warga yang Memilih Bertahan di Rumahnya...

Makassar Berjaya
Mudahkan SKPD, Walkot Makassar Puji Aplikasi SIPAKATAU

Mudahkan SKPD, Walkot Makassar Puji Aplikasi SIPAKATAU

Makassar Berjaya
Peringati Hari Ibu Ke-96, DWP Kota Makassar Gelar Seminar Kesehatan Mental Ibu

Peringati Hari Ibu Ke-96, DWP Kota Makassar Gelar Seminar Kesehatan Mental Ibu

Makassar Berjaya
PPID Pemkot Makassar Ikuti Pelatihan Tugas bersama Tim Ahli Komisi Informasi PPID Utama

PPID Pemkot Makassar Ikuti Pelatihan Tugas bersama Tim Ahli Komisi Informasi PPID Utama

Makassar Berjaya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com