Peringati HUT Ke-10 Kaltara, Gubernur Zainal Janjikan Revitalisasi Istana II Kesultanan Bulungan

Kompas.com - 14/11/2022, 14:55 WIB
Fransisca Andeska Gladiaventa,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Memperingati momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Kalimantan Utara ( Kaltara), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara menjanjikan revitalisasi duplikat Istana II Kesultanan Bulungan.

Gubernur Kaltara Zainal Paliwang mengatakan, Pemprov Kaltara telah menerima hibah lahan seluas kurang lebih satu hektar (ha) dari kuasa ahli waris Sultan Maulana Muhammad Djalaluddin, yakni Datu Dissan Hasanuddin.

Menurutnya, pembangunan Istana II Kesultanan Bulungan tersebut akan menyerupai bentuk aslinya.

“Sebenarnya pada 2021 sempat dianggarkan, tetapi kami tidak mau gegabah. Jadi kami menunggu untuk ada diberikan hibah dari ahli warisnya. Saya rasa semua keluarga keturunan sudah dikomunikasikan dan insya Allah tidak ada masalah,” ujar Zainal dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, di Tanjung Selor, Senin (14/11/2022).

Baca juga: Kadin Datangkan Investor Kanada untuk Studi Green Airport di Kaltara

Dari sisi pendanaan, Zainal mengatakan, setidaknya dibutuhkan dana sebesar Rp 40 miliar untuk pembangunan Istana II Kesultanan Bulungan.

“Kita akan mulai (pembangunan) secepatnya, tidak hanya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD) saja, tapi kita juga mencari pendanaan dari yang lain. Diharapkan untuk ke depannya, bangunan ini bisa jadi destinasi wisata sejarah,” ungkap Zainal.

Sementara itu, Datu Dissan Hasanuddin selaku ahli waris dari Sultan Maulana Muhammad Djalaluddin telah memastikan penghibahan lahan itu tidak akan menuai permasalahan yang baru.

Ia menjelaskan, lahan yang telah dihibahkan tersebut memiliki dasar legal formal berupa sertifikat dan lahan tersebut merupakan aset turun temurun dari Sultan Maulana Muhammad Djalaluddin.

Baca juga: Tekan Disparitas Harga di Pedalaman, Pemprov Kaltara Luncurkan SOA Barang ke Krayan

“Aset lahan tersebut merupakan turun temurun dari Ayahanda saya, jadi lahan yang dihibahkan tersebut memang tidak akan ada timbul permasalahan,” ujar Datu Dissan.

Untuk diketahui, Kesultanan Bulungan merupakan salah satu kerajaan Islam di nusantara yang terletak di Kalimantan Utara. Kerajaan ini diperkirakan berdiri sejak abad ke-16, tetapi baru berubah menjadi kesultanan pada abad ke-18.

Seiring berjalannya waktu, muncul ketegangan antara keluarga Kesultanan Bulungan dan pasukan militer Indonesia yang terus memuncak, hingga diakhiri dengan pertumpahan darah yang merenggut banyak nyawa.

Tragedi memilukan berupa pembakaran dan pembantaian pada Kesultanan Bulungan itu dikenal dengan Tragedi Bulungan, Tidung, dan Kenyah ( Bultiken) yang terjadi pada 1964 lalu.

Akibat dari tragedi tersebut, Istana II Kesultanan Bulungan yang terletak di Tanjung Palas, Bulungan itu dibongkar, sehingga tidak menyisakan jejak hingga hari ini.

Terkini Lainnya
Monev ke Apau Kayan, Wagub Kaltara Soroti Kerusakan Infrastruktur Perbatasan

Monev ke Apau Kayan, Wagub Kaltara Soroti Kerusakan Infrastruktur Perbatasan

Provinsi Kalimantan Utara
Tingkatkan Tata Kelola SPBE, Pemprov Kaltara Luncurkan Dashboard Radar-KU

Tingkatkan Tata Kelola SPBE, Pemprov Kaltara Luncurkan Dashboard Radar-KU

Provinsi Kalimantan Utara
Ketua Dekranasda Kaltara Harap Produk Kerajinan Daerahnya Tembus Pasar Global

Ketua Dekranasda Kaltara Harap Produk Kerajinan Daerahnya Tembus Pasar Global

Provinsi Kalimantan Utara
30 Penyidik LHK Kaltara Ikuti Pelatihan di Lemdiklat Reserse Polri, Gubernur Zainal Apresiasi

30 Penyidik LHK Kaltara Ikuti Pelatihan di Lemdiklat Reserse Polri, Gubernur Zainal Apresiasi

Provinsi Kalimantan Utara
Fasilitasi Kegiatan Pendidikan Politik, Gubernur Kaltara Serahkan Bantuan Keuangan untuk Parpol

Fasilitasi Kegiatan Pendidikan Politik, Gubernur Kaltara Serahkan Bantuan Keuangan untuk Parpol

Provinsi Kalimantan Utara
Gubernur Kaltara Ajak Sarjana Terus Gali Ilmu dan Berkontribusi Bangun Daerah

Gubernur Kaltara Ajak Sarjana Terus Gali Ilmu dan Berkontribusi Bangun Daerah

Provinsi Kalimantan Utara
Perhatikan Masyarakat Perbatasan, Ketua TP PKK Kaltara Hadiri Pemeriksaan Kesehatan di Sebatik Barat

Perhatikan Masyarakat Perbatasan, Ketua TP PKK Kaltara Hadiri Pemeriksaan Kesehatan di Sebatik Barat

Provinsi Kalimantan Utara
Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Pemprov Kaltara Gelar Festival Literasi Kaltara 2023

Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Pemprov Kaltara Gelar Festival Literasi Kaltara 2023

Provinsi Kalimantan Utara
HUT Ke-24 Malinau, Gubernur Kaltara: Saya Bangga dan Berbahagia

HUT Ke-24 Malinau, Gubernur Kaltara: Saya Bangga dan Berbahagia

Provinsi Kalimantan Utara
Gelar KIF 2023, Kaltara Tawarkan Proyek Investasi Senilai Rp 10 Triliun

Gelar KIF 2023, Kaltara Tawarkan Proyek Investasi Senilai Rp 10 Triliun

Provinsi Kalimantan Utara
Tiba di Sebatik, Ma’ruf Amien Akan Kukuhkan Komite Dewan Ekonomi dan Keuangan Kaltara Syariah 

Tiba di Sebatik, Ma’ruf Amien Akan Kukuhkan Komite Dewan Ekonomi dan Keuangan Kaltara Syariah 

Provinsi Kalimantan Utara
Wapres Ma’ruf Sebut Keuangan Syariah Punya Potensi Perkuat Ekonomi Kaltara

Wapres Ma’ruf Sebut Keuangan Syariah Punya Potensi Perkuat Ekonomi Kaltara

Provinsi Kalimantan Utara
HUT Ke-78 RI, Gubernur Kaltara Agendakan Safari Kemerdekaan di Malinau-Krayan

HUT Ke-78 RI, Gubernur Kaltara Agendakan Safari Kemerdekaan di Malinau-Krayan

Provinsi Kalimantan Utara
Gubernur Kaltara Terima Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar dari Kemendikbud Ristek

Gubernur Kaltara Terima Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar dari Kemendikbud Ristek

Provinsi Kalimantan Utara
Gubernur Kaltara Terima Penghargaan Top Pembina BUMD 2023

Gubernur Kaltara Terima Penghargaan Top Pembina BUMD 2023

Provinsi Kalimantan Utara
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com