Mengenal Lebih Dekat Perjalanan Kawasan Industri Raksasa di Kaltara

Kompas.com - 28/10/2022, 11:45 WIB
A P Sari

Penulis

KOMPAS.com - Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) saat ini terus giat membangun dan berbenah guna mengejar ketertinggalan dari daerah-daerah lain di Indonesia.

Pembangunan industri menjadi salah satu yang terus dimasifkan di Kaltara hingga saat ini.

Kawasan industri raksasa di Tanah Kuning-Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kaltara

Banyak orang menyebut lokasi ini sebagai Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) atau disebut juga dengan PT Kalimantan Industrial Park Indonesia ( KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi.

KIPI melewati pasang surut serta perjalanan yang cukup panjang. Perencanaannya dimulai sejak 2015, tetapi belum ada perkembangan yang signifikan hingga 2018.

Baca juga: Peringatan HUT Ke-10 Kaltara, Mendagri: Dulu Sepi, Sekarang Pukul 1 Malam Masih Ramai

Beberapa negara yang dijajaki, antara lain China, Uni Emirat Arab (UEA), Amerika Serikat (AS), dan Uni Eropa. Hasilnya, pada Juli 2021, minat investasi ke kawasan industri datang bertubi-tubi.

Pada Desember 2021, Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo ( Jokowi) secara resmi melakukan groundbreaking kawasan industri di Kaltara.

Terdapat tiga perusahaan yang menjadi pengelola di kawasan industri, yakni PT KIPI, PT Indonesia Strategis Industri (ISI), dan PT Kayan Patria Propertindo (KPP).

Tahun 2022, tidak lama setelah dilakukan groundbreaking oleh Presiden Joko Widodo, hadirnya kawasan industri Bulungan-Kaltara sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) terus dikebut.

Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang mengatakan, tahun ini pihaknya telah merampungkan land clearing.

Baca juga: Hadiri HUT Ke-10 Kaltara, Gubernur Zainal Minta Masyarakat Berjuang Membangun Ekonomi Kreatif

Insya Allah bulan Januari sudah bisa ditinjau langsung oleh Presiden RI Joko Widodo terkait perkembangannya,” kata Zainal, dikutip dari keterangan persnya, Jumat (28/10/2022).

Pada Agustus 2022, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau langsung pembangunan kawasan industri, tepatnya di Area 2 Aluminium Smelter, Desa Mangkupadi.

Dalam kunjungan ke Kaltara, Kemenhub berkomitmen mendukung kelancaran konektivitas transportasi, utamanya memastikan proses perizinan pembangunan pelabuhan jetty (dermaga) di Kawasan Industri Hijau berjalan dengan lancar.

Seperti diketahui, Kawasan Industri Kalimantan Indonesia (PT KIKI) dibangun di lahan seluas 4.704 hektare (ha) dan PT KIPI dibangun seluas 24.782 ha.

KIPI dan KIKI akan dibangun untuk membantu pelabuhan umum (kargo umum, curah kering, curah cair), terminal khusus (aluminium), dan terminal khusus petrochemical (curah kering, curah cair, peti kemas).

Baca juga: Peringati HUT Ke-10 Kaltara, Mendagri Kenakan Pakaian Adat Bulungan

Pembangunan pelabuhan jetty di Kawasan PT KIPI terus berproses, setelah mengantongi perizinan dari pemerintah pusat maupun Pemprov Kaltara. Meskipun belum signifikan, tetapi proses pekerjaan pembangunan jetty terus berjalan.

Saat ini, pihak PT KIPI sedang melakukan pekerjaan konstruksi breakwater atau pemecah ombak.

Pembangunan konstruksi utama ditargetkan akan masuk klaster pertama pada 2023 mendatang. Sementara itu, pekerjaan fisik dimulai beberapa tahun lagi.

Selain itu, Gubernur Zainal juga menginstruksikan agar memberdayakan masyarakat lokal dalam progress pengembangan KIHI di Tanah Kuning-Mangkupadi.

“Sudah saya sampaikan kepada ketiga perusahaan pengelola, agar dapat ditindaklanjuti,” pesannya.

Baca juga: Mendagri Ajak Masyarakat Kaltara Dukung Pembangunan IKN

Terkini Lainnya
Monev ke Apau Kayan, Wagub Kaltara Soroti Kerusakan Infrastruktur Perbatasan

Monev ke Apau Kayan, Wagub Kaltara Soroti Kerusakan Infrastruktur Perbatasan

Provinsi Kalimantan Utara
Tingkatkan Tata Kelola SPBE, Pemprov Kaltara Luncurkan Dashboard Radar-KU

Tingkatkan Tata Kelola SPBE, Pemprov Kaltara Luncurkan Dashboard Radar-KU

Provinsi Kalimantan Utara
Ketua Dekranasda Kaltara Harap Produk Kerajinan Daerahnya Tembus Pasar Global

Ketua Dekranasda Kaltara Harap Produk Kerajinan Daerahnya Tembus Pasar Global

Provinsi Kalimantan Utara
30 Penyidik LHK Kaltara Ikuti Pelatihan di Lemdiklat Reserse Polri, Gubernur Zainal Apresiasi

30 Penyidik LHK Kaltara Ikuti Pelatihan di Lemdiklat Reserse Polri, Gubernur Zainal Apresiasi

Provinsi Kalimantan Utara
Fasilitasi Kegiatan Pendidikan Politik, Gubernur Kaltara Serahkan Bantuan Keuangan untuk Parpol

Fasilitasi Kegiatan Pendidikan Politik, Gubernur Kaltara Serahkan Bantuan Keuangan untuk Parpol

Provinsi Kalimantan Utara
Gubernur Kaltara Ajak Sarjana Terus Gali Ilmu dan Berkontribusi Bangun Daerah

Gubernur Kaltara Ajak Sarjana Terus Gali Ilmu dan Berkontribusi Bangun Daerah

Provinsi Kalimantan Utara
Perhatikan Masyarakat Perbatasan, Ketua TP PKK Kaltara Hadiri Pemeriksaan Kesehatan di Sebatik Barat

Perhatikan Masyarakat Perbatasan, Ketua TP PKK Kaltara Hadiri Pemeriksaan Kesehatan di Sebatik Barat

Provinsi Kalimantan Utara
Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Pemprov Kaltara Gelar Festival Literasi Kaltara 2023

Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Pemprov Kaltara Gelar Festival Literasi Kaltara 2023

Provinsi Kalimantan Utara
HUT Ke-24 Malinau, Gubernur Kaltara: Saya Bangga dan Berbahagia

HUT Ke-24 Malinau, Gubernur Kaltara: Saya Bangga dan Berbahagia

Provinsi Kalimantan Utara
Gelar KIF 2023, Kaltara Tawarkan Proyek Investasi Senilai Rp 10 Triliun

Gelar KIF 2023, Kaltara Tawarkan Proyek Investasi Senilai Rp 10 Triliun

Provinsi Kalimantan Utara
Tiba di Sebatik, Ma’ruf Amien Akan Kukuhkan Komite Dewan Ekonomi dan Keuangan Kaltara Syariah 

Tiba di Sebatik, Ma’ruf Amien Akan Kukuhkan Komite Dewan Ekonomi dan Keuangan Kaltara Syariah 

Provinsi Kalimantan Utara
Wapres Ma’ruf Sebut Keuangan Syariah Punya Potensi Perkuat Ekonomi Kaltara

Wapres Ma’ruf Sebut Keuangan Syariah Punya Potensi Perkuat Ekonomi Kaltara

Provinsi Kalimantan Utara
HUT Ke-78 RI, Gubernur Kaltara Agendakan Safari Kemerdekaan di Malinau-Krayan

HUT Ke-78 RI, Gubernur Kaltara Agendakan Safari Kemerdekaan di Malinau-Krayan

Provinsi Kalimantan Utara
Gubernur Kaltara Terima Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar dari Kemendikbud Ristek

Gubernur Kaltara Terima Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar dari Kemendikbud Ristek

Provinsi Kalimantan Utara
Gubernur Kaltara Terima Penghargaan Top Pembina BUMD 2023

Gubernur Kaltara Terima Penghargaan Top Pembina BUMD 2023

Provinsi Kalimantan Utara
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com