Peringatan HUT Ke-10 Kaltara, Mendagri: Dulu Sepi, Sekarang Pukul 1 Malam Masih Ramai

Kompas.com - 25/10/2022, 20:08 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Mentri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengaku takjub dengan perkembangan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang saat ini genap berusia 10 tahun.

"Bagus bergerak dan sudah hidup. (Sudah) lima kali ke Kaltara, saya kagum dan kaget dari kota yang relatif sepi hingga saat ini pukul 1 malam pun masih ramai. Sudah banyak cafe, restoran, hotel, pusat perbelanjaan, sekolah dan lain-lain," ungkapnya.

Dia mengatakan itu ketika memberikan keterangan resmi di hadapan awak media dengan mengenakan setelan jas khas Kesultanan Bulungan usai upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Kaltara, Selasa (25/10/22).

Tito berpesan, sumber daya alam (SDA) Kaltara yang kaya dan beragam serta luas wilayah Kaltara yang hampir separuh pulau Jawa menjadi modal penting strategisnya sebuah daerah.

Baca juga: Peringati HUT Ke-10 Kaltara, Mendagri Kenakan Pakaian Adat Bulungan

"Yang terpenting lainnya adalah sumber daya manusia (SDM) yang unggul, terdidik, terlatih dan sehat. Fokus pada program pendidikan 20 persen dan 10 persen kesehatan alokasi anggaran," harapnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Terkait persiapan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Kaltara, yakni ibu kota provinsi Tanjung Selor, Tito mengatakan, awalnya semua berjalan sesuai skenario hingga wabah Covid-19 melanda dunia.

"Kami berharap pada 2019 moratorium dibuka dengan asumsi ekonomi kita membaik. Kita terkena dampak krisis pandemi Covid-19 yang luar biasa dampaknya sehingga banyak sekali biaya yang difokuskan negara (untuk pandemi Covid-19),” terangnya.

Mentri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian mengenakan setelan jas khas Kesultanan Bulungan dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kaltara, Selasa (25/10/22).DOK. Humas Pemprov Kaltara Mentri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian mengenakan setelan jas khas Kesultanan Bulungan dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kaltara, Selasa (25/10/22).

Terkait penanganan pandemi Covid-19, Mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) itu menuturkan, pemerintah telah berhasil dan ekonomi mulai membaik.

“Namun, kita dihadapkan lagi potensi krisis global dan negara lain, banyak yang sudah collapse (runtuh ekonomi)," jelasnya lagi.

Baca juga: Mendagri Ajak Masyarakat Kaltara Dukung Pembangunan IKN

Tito pun mengajak Kaltara terus bergerak maju dan bekerja untuk mencari sumber pendapatan daerah sebanyak-banyaknya.

"Inflasi dijaga jangan sampai menurunkan keuangan kita, termasuk daerah-daerah supaya ekonomi membaik. Kalau keuangan ada, otomatis moratorium akan diakomodasi," tuturnya.

Terkini Lainnya
Monev ke Apau Kayan, Wagub Kaltara Soroti Kerusakan Infrastruktur Perbatasan

Monev ke Apau Kayan, Wagub Kaltara Soroti Kerusakan Infrastruktur Perbatasan

Provinsi Kalimantan Utara
Tingkatkan Tata Kelola SPBE, Pemprov Kaltara Luncurkan Dashboard Radar-KU

Tingkatkan Tata Kelola SPBE, Pemprov Kaltara Luncurkan Dashboard Radar-KU

Provinsi Kalimantan Utara
Ketua Dekranasda Kaltara Harap Produk Kerajinan Daerahnya Tembus Pasar Global

Ketua Dekranasda Kaltara Harap Produk Kerajinan Daerahnya Tembus Pasar Global

Provinsi Kalimantan Utara
30 Penyidik LHK Kaltara Ikuti Pelatihan di Lemdiklat Reserse Polri, Gubernur Zainal Apresiasi

30 Penyidik LHK Kaltara Ikuti Pelatihan di Lemdiklat Reserse Polri, Gubernur Zainal Apresiasi

Provinsi Kalimantan Utara
Fasilitasi Kegiatan Pendidikan Politik, Gubernur Kaltara Serahkan Bantuan Keuangan untuk Parpol

Fasilitasi Kegiatan Pendidikan Politik, Gubernur Kaltara Serahkan Bantuan Keuangan untuk Parpol

Provinsi Kalimantan Utara
Gubernur Kaltara Ajak Sarjana Terus Gali Ilmu dan Berkontribusi Bangun Daerah

Gubernur Kaltara Ajak Sarjana Terus Gali Ilmu dan Berkontribusi Bangun Daerah

Provinsi Kalimantan Utara
Perhatikan Masyarakat Perbatasan, Ketua TP PKK Kaltara Hadiri Pemeriksaan Kesehatan di Sebatik Barat

Perhatikan Masyarakat Perbatasan, Ketua TP PKK Kaltara Hadiri Pemeriksaan Kesehatan di Sebatik Barat

Provinsi Kalimantan Utara
Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Pemprov Kaltara Gelar Festival Literasi Kaltara 2023

Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Pemprov Kaltara Gelar Festival Literasi Kaltara 2023

Provinsi Kalimantan Utara
HUT Ke-24 Malinau, Gubernur Kaltara: Saya Bangga dan Berbahagia

HUT Ke-24 Malinau, Gubernur Kaltara: Saya Bangga dan Berbahagia

Provinsi Kalimantan Utara
Gelar KIF 2023, Kaltara Tawarkan Proyek Investasi Senilai Rp 10 Triliun

Gelar KIF 2023, Kaltara Tawarkan Proyek Investasi Senilai Rp 10 Triliun

Provinsi Kalimantan Utara
Tiba di Sebatik, Ma’ruf Amien Akan Kukuhkan Komite Dewan Ekonomi dan Keuangan Kaltara Syariah 

Tiba di Sebatik, Ma’ruf Amien Akan Kukuhkan Komite Dewan Ekonomi dan Keuangan Kaltara Syariah 

Provinsi Kalimantan Utara
Wapres Ma’ruf Sebut Keuangan Syariah Punya Potensi Perkuat Ekonomi Kaltara

Wapres Ma’ruf Sebut Keuangan Syariah Punya Potensi Perkuat Ekonomi Kaltara

Provinsi Kalimantan Utara
HUT Ke-78 RI, Gubernur Kaltara Agendakan Safari Kemerdekaan di Malinau-Krayan

HUT Ke-78 RI, Gubernur Kaltara Agendakan Safari Kemerdekaan di Malinau-Krayan

Provinsi Kalimantan Utara
Gubernur Kaltara Terima Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar dari Kemendikbud Ristek

Gubernur Kaltara Terima Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar dari Kemendikbud Ristek

Provinsi Kalimantan Utara
Gubernur Kaltara Terima Penghargaan Top Pembina BUMD 2023

Gubernur Kaltara Terima Penghargaan Top Pembina BUMD 2023

Provinsi Kalimantan Utara
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com