Wujudkan Kalteng Menyala, Gubernur Kalteng Targetkan Seluruh Desa Teraliri Listrik pada Akhir 2024 

Kompas.com - 14/10/2024, 11:01 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran dan Edy Pratowo terus berupaya mempercepat pembangunan strategis di akhir masa jabatannya, terutama program yang berdampak langsung kepada masyarakat. 

Sugianto mengatakan, salah satu penyebab belum terealisasinya pemerataan jaringan listrik di Kalteng adalah wilayah yang luas dan kondisi geografis yang spesifik serta infrastruktur di daerah terpencil yang masih sulit.   

“Kondisi kelistrikan di Kalteng sebetulnya sudah surplus terkait dengan daya listrik, tetapi kendalanya adalah kondisi geografis,” ungkapnya.

Dia mengatakan itu di sela-sela kunjungan kerja ke Kabupaten Barito Utara Minggu (13/10/2024).

Masalah lainnya adalah infrastruktur ke daerah terpencil sangat terbatas sehingga akses listrik dari Perusahaan LIstrik Negara (PLN) masih sulit untuk menembus daerah terpencil. 

Sugianto menyebutkan, rasio desa berlistrik sebesar kurang lebih 87,52 persen, artinya 370 desa dari 1.571 desa yang ada di Kalteng belum mendapatkan akses listrik dari pemerintah.  

Baca juga: Pemprov Kalteng Raih Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha dari Kemendagri

Kemudian rasio elektrifikasi sebesar kurang lebih 94,14 persen, yang artinya kurang lebih 47.416 keluarga yang belum mendapatkan akses listrik di seluruh wilayah Kalteng. 

Oleh karenanya, Sugianto dan Edy memiliki program meningkatkan desa berlistrik dengan energi baru terbarukan (EBT), seperti pembangkit listrik tenaga surya ( PLTS).  

Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak mampu dengan program bantuan pasang baru listrik atau Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).

Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemprov Kalteng Tahun 2021-2026, semua desa di Kalteng 100 persen teraliri listrik pada 2026, baik dari PLN maupun diakses juga dengan PLTS.

Sugianto mengatakan, pemerataan listrik pada 2026 terlalu lalu sehingga pihaknya tidak bisa menunggu program nasional dan perlu melakukan upaya percepatan.

“Dengan perhitungan yang cermat dan dibarengi kenaikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang signifikan, saya telah mencanangkan program Kalteng Menyala,” katanya. 

Baca juga: Dugaan Pelanggaran Pilkada, Cawagub Edy Pratowo dan Pejabat Kalteng Dipanggil Bawaslu

Dia menegaskan, Pemprov Kalteng menargetkan pada akhir 2024 semua desa mendapatkan akses listrik. Pihaknya juga sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 432 milyar. 

Lebih lanjut, Sugianto menjelaskan, implementasi program Kalteng Menyala akan diwujudkan menggunakan PLTS. 

Pemprov Kalteng melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan Pembangunan Listrik dengan menggunakan EBT, yaitu PLTS.

“Implementasinya adalah Pemprov Kalteng akan memberikan bantuan atau hibah kepada masyarakat. Akses PLN belum bisa masuk dalam dua atau tiga tahun ke depan,” ujarnya. 

Dia menyebutkan, bantuan PLTS pada 2024 diberikan kepada kurang lebih 20.711 rumah tangga di 186 desa di seluruh Kalteng. 

“Di dalam anggaran perubahan tahun ini juga bisa  mengakses lagi sekitar 25.000 keluarga di 184 desa,” jelasnya. 

Dengan demikian, seluruh desa sampai terpencil akan teraliri listrik dan diharapkan mampu mendorong produktivitas masyarakat. 

Baca juga: Aktivis di Kalteng Tuntut Komitmen Calon Kepala Daerah Perbaiki Kerusakan Lingkungan

Sugianto menegaskan, Kalteng Menyala akan mengurangi kesenjangan kehidupan sosial masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan. 

“Padahal, mereka hidup di bumi dan tanah yang sama, yaitu Bumi Tambun Bungai. Sejatinya, mereka harus mendapatkan pelayanan dan kehidupan yang sama layaknya,” tuturnya.

Program elektrifikasi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi dengan program bantuan pasang baru listrik atau Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dan pemasangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).DOK. Humas Pemprov Kalteng Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi dengan program bantuan pasang baru listrik atau Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dan pemasangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Di tempat terpisah, Kepala Dinas ESDM Kalteng Vent Crisway menjelaskan upaya peningkatan rasio elektrifikasi rumah tangga berlistrik di Kalteng. 

Dia menyebutkan, peningkatan rasio elektrifikasi akan dilakukan melalui program pemasangan baru listrik ke rumah tangga.

Saat ini, akses listrik sudah masuk PLN, tetapi masih belum dapat dinikmati rumah tangga yang tidak mampu.

“Untuk itu, Bapak Gubernur menginstruksikan agar membantu rumah tangga tidak mampu untuk bisa menikmati listrik,” jelasnya. 

Vent mengatakan, pada 2024, pihaknya telah menganggarkan bantuan untuk kurang lebih 5.500 rumah tangga yang belum menerima akses PLN dan dikategorikan sebagai keluarga yang tidak mampu. 

Baca juga: Pengadaan Alat Terkendala Anggaran, 6.957 Pelamar CPNS di Kalteng Sempat Terancam Gagal Ikut Tes

Sebagai informasi, terkait program BPBL untuk setiap unit rumah yang akan dibantu listrik dari PLN adalah 900 watt, tiga titik lampu, satu stop kontak, dan sertifikat laik operasi dari institusi yang berwenang serta token 200.000 untuk setiap unit rumah. 

Ke depan, seluruh masyarakat Kalteng akan mendapatkan akses listrik memadai, baik itu dari PLN dan pembangkit lain seiring dengan peningkatan taraf hidup masyarakat. 

Program Kalteng Menyala diharapkan tidak menjadi slogan semata, tetapi bermanfaat untuk hajat hidup orang banyak.  

Masa kepemimpinan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran banyak melahirkan dan menciptakan terobosan-terobosan baru dalam kebijakan yang berpihak pada kepentingan dan kesejahteraan rakyat. 

Terkini Lainnya
Pemprov Kalteng Raih Penghargaan Bidang Pendidikan Ajang

Pemprov Kalteng Raih Penghargaan Bidang Pendidikan Ajang "National Governance Awards 2026"

Kalimantan Tengah
Try Out UTBK Huma Betang Disambut Positif, Siswa Kalteng Lebih Siap Hadapi Ujian

Try Out UTBK Huma Betang Disambut Positif, Siswa Kalteng Lebih Siap Hadapi Ujian

Kalimantan Tengah
Rapor Hijau Pendidikan Kalteng, Survei Litbang Kompas Catat Kepuasan Program Huma Betang Tembus 97,8 Persen

Rapor Hijau Pendidikan Kalteng, Survei Litbang Kompas Catat Kepuasan Program Huma Betang Tembus 97,8 Persen

Kalimantan Tengah
Kalteng Torehkan 2 Penghargaan Nasional 2025, Gubernur Sabran: Motivasi untuk Sejahterakan Masyarakat

Kalteng Torehkan 2 Penghargaan Nasional 2025, Gubernur Sabran: Motivasi untuk Sejahterakan Masyarakat

Kalimantan Tengah
Gubernur Kalteng Tegaskan Masyarakat Adat Dayak Jadi Ujung Tombak Pembangunan 

Gubernur Kalteng Tegaskan Masyarakat Adat Dayak Jadi Ujung Tombak Pembangunan 

Kalimantan Tengah
Sapa Siswa SMAN 3 Palangka Raya, Gubernur Agustiar Sabran: Pemprov Kalteng Hadir Sebagai Orangtua untuk Pelajar

Sapa Siswa SMAN 3 Palangka Raya, Gubernur Agustiar Sabran: Pemprov Kalteng Hadir Sebagai Orangtua untuk Pelajar

Kalimantan Tengah
Kinerja 100 Hari Pemprov Kalteng Dinilai Positif, Sisakan Tantangan Ekonomi

Kinerja 100 Hari Pemprov Kalteng Dinilai Positif, Sisakan Tantangan Ekonomi

Kalimantan Tengah
Wadahi Anak Muda Berkreasi, Pemprov Kalteng Hadirkan Panggung Dispora Setiap Jumat dan Sabtu

Wadahi Anak Muda Berkreasi, Pemprov Kalteng Hadirkan Panggung Dispora Setiap Jumat dan Sabtu

Kalimantan Tengah
Jogging Bersama Insan Pers, Gubernur Kalteng Tekankan Pentingnya Komunikasi Terbuka Pemerintah dan Media

Jogging Bersama Insan Pers, Gubernur Kalteng Tekankan Pentingnya Komunikasi Terbuka Pemerintah dan Media

Kalimantan Tengah
Tinjau Banjir Barito, Gubernur Kalteng Salurkan Bantuan dan Dorong RTH

Tinjau Banjir Barito, Gubernur Kalteng Salurkan Bantuan dan Dorong RTH

Kalimantan Tengah
Gubernur Kalteng Dukung Swasembada Pangan, Targetkan Penanaman Padi di 100.000 Ha Lahan

Gubernur Kalteng Dukung Swasembada Pangan, Targetkan Penanaman Padi di 100.000 Ha Lahan

Kalimantan Tengah
Dukung IAIN Palangka Raya Jadi UIN, Gubernur Kalteng Tekankan Pentingnya Pendidikan Cetak SDM Unggul

Dukung IAIN Palangka Raya Jadi UIN, Gubernur Kalteng Tekankan Pentingnya Pendidikan Cetak SDM Unggul

Kalimantan Tengah
Gubernur Kalteng Tinjau Layanan Mudik dan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran di Sampit

Gubernur Kalteng Tinjau Layanan Mudik dan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran di Sampit

Kalimantan Tengah
Gubernur Kalteng Targetkan Perbaikan Jalan Lingkar Luar Selatan Sampit Rampung 2026

Gubernur Kalteng Targetkan Perbaikan Jalan Lingkar Luar Selatan Sampit Rampung 2026

Kalimantan Tengah
Fasilitasi Siswa Berkarya, Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran Luncurkan Program

Fasilitasi Siswa Berkarya, Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran Luncurkan Program "Bersinergi"

Kalimantan Tengah
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com