KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.
Upaya tersebut mengantarkan Kabupaten Tangerang meraih Paritrana Award 2025 kategori kabupaten terbaik se-Indonesia.
Penghargaan itu diserahkan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar kepada Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid di Gedung Plaza BPJS Ketenagakerjaan, Jakarta, Jumat (8/5/2026).
Paritrana Award 2025 diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah, desa/kelurahan, dan pelaku usaha yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Penghargaan tersebut diberikan kepada daerah dan pelaku usaha yang berhasil mendorong kepatuhan serta meningkatkan cakupan perlindungan bagi para pekerja, khususnya pekerja rentan.
Baca juga: Pemerintah Kejar Perlindungan Jaminan Sosial untuk 99,5 Persen Pekerja
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemkab Tangerang untuk terus meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di wilayahnya.
“Alhamdulillah hari ini Kabupaten Tangerang mendapatkan penghargaan tahunan yang ketiga terkait kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di seluruh Indonesia. Dengan penghargaan ini, kami akan terus meningkatkan jumlah kepesertaan BPJS dan juga meningkatkan jumlah anggaran yang akan kita siapkan,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (8/5/2026).
Maesyal menegaskan, Pemkab Tangerang akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa agar masyarakat, terutama pekerja rentan di desa-desa, mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menurut dia, perlindungan tersebut penting untuk memberikan jaminan sosial kepada masyarakat yang bekerja di sektor informal dan rentan terhadap risiko kerja.
“Kami akan kolaborasi dengan pemerintah desa supaya masyarakat di desa-desa bisa terlindungi, bisa terjamin aspek sosialnya. Ini sebagai upaya meningkatkan jumlah kepesertaan BPJS di Kabupaten Tangerang terutama kepada para pekerja rentan,” kata Maesyal.
Baca juga: Penduduk Desil 8-10 di Aceh Sudah Dinonaktifkan dari JKN BPJS Kesehatan
Dia menjelaskan, pekerja rentan yang menjadi prioritas perlindungan meliputi pengemudi ojek online, pedagang, petani, nelayan, sopir, pekerja rumah tangga, pengrajin, hingga pekerja informal lainnya.
“Pedagang, petani, nelayan, sopir, pekerja rumah tangga, pengrajin, dan pekerja informal lainnya akan ditingkatkan jumlah kepesertaannya. Kolaborasi berbagai pihak juga akan diperkuat untuk memberikan jaminan sosial kepada masyarakat pekerja rentan di Kabupaten Tangerang,” jelasnya.
Sementara itu, Menko PM Muhaimin Iskandar mengapresiasi seluruh kepala daerah penerima penghargaan Paritrana Award 2025, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Ia berharap penghargaan tersebut dapat mendorong pemerintah daerah lain untuk memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat, khususnya pekerja rentan.
“Semoga penghargaan ini semakin memotivasi para kepala daerah lainnya untuk terus memberikan jaminan kepada pekerja rentan khususnya masyarakat di wilayahnya,” ujar Muhaimin.
Baca juga: Pemerintah Targetkan 10 Juta Pekerja Rentan Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Selain Pemkab Tangerang, Desa Panongan juga menerima penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan yang diterima langsung oleh Kepala Desa Panongan.