Pj Bupati Tangerang Terima Sertifikat Indikasi Geografis Rambutan Parakan

Kompas.com - 22/05/2024, 16:46 WIB
Nethania Simanjuntak,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Rambutan Parakan secara resmi mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis sebagai rambutan asli dan khas Kabupaten Tangerang. Bahkan, rambutan ini menjadi varietas pertama yang mendapatkan sertifikat itu secara nasional.

Sertifikat Indikasi Geografis itu diterima langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Tangerang Andi Ony dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia ( Kemenkumham) di Hotel Arya Duta Lippo Karawaci, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Rabu (22/5/2024).

"Alhamdulillah, kami dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang merasa bangga karena Rambutan Parakan saat ini sudah resmi terdaftar dan mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis dari Kemenkumham," ujar Andi melalui siaran persnya, Rabu (22/5/2024).

Menurutnya, Sertifikasi Indikasi Geografis tersebut menjadi kebanggan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dan masyarakat secara umum.

Baca juga: Pemkab Tangerang Meriahkan Pawai Mobil Hias HUT Ke-44 Dekranas di Solo

“Capaian ini patut kita syukuri bersama. Mari kita terus jaga dan lestarikan agar Rambutan Parakan bisa semakin berkembang lebih luas lagi," ucap Andi.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM Lucky Agung Binarto mengatakan, Kemenkumham memberikan penghargaan yang tinggi kepada Pj Gubernur Banten, Pj Bupati Tangerang, seluruh stakeholder, serta mitra kerja atas pendaftaran dan perlindungan indikasi geografis di Provinsi Banten.

"Ucapan selamat juga kami sampaikan kepada Pemkab Tangerang karena menjadi yang pertama di Provinsi Banten yang terdaftar indikasi geografisnya dengan Rambutan Parakannya dan untuk yang pertama pendaftaran Sertifikat Indikasi Geografis varietas rambutan di Indonesia," jelas Lucky.

Lucky berharap, sertifikasi tersebut dapat memacu daerah lainnya di Provinsi Banten untuk segera mendaftarkan kekayaan indikasi geografisnya ke Kemenkumham agar bisa diakui secara nasional.

Baca juga: Pj Bupati Tangerang: Kolaborasi dan Sinergi Jadi Kunci Layanan Terbaik bagi Masyarakat

"Semoga acara ini bisa terus memacu daerah lain untuk mendaftarkan kekayaan indikasi geografis daerahnya masing-masing agar terdaftar di Kemenkumham," harapnya.

Terkini Lainnya
Lewat Program Intan Emas, Pemkab Tangerang Alokasikan Rp 1,1 Triliun untuk Kesehatan Anak

Lewat Program Intan Emas, Pemkab Tangerang Alokasikan Rp 1,1 Triliun untuk Kesehatan Anak

Kabupaten Tangerang
Pj Bupati Tangerang Apresiasi Penilaian Terbaik DPR RI terhadap RSUD Kabupaten Tangerang

Pj Bupati Tangerang Apresiasi Penilaian Terbaik DPR RI terhadap RSUD Kabupaten Tangerang

Kabupaten Tangerang
Pj Bupati Tangerang: Syukur, Kami Kembali Raih Paritrana Award Tingkat Provinsi

Pj Bupati Tangerang: Syukur, Kami Kembali Raih Paritrana Award Tingkat Provinsi

Kabupaten Tangerang
Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pantau Stok dan Harga Sembako di Pasar Gudang Tigaraksa

Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pantau Stok dan Harga Sembako di Pasar Gudang Tigaraksa

Kabupaten Tangerang
Di Bawah Kepemimpinan Pj Bupati Andi Ony, Realisasi Pajak Daerah Naik Rp 99 Miliar

Di Bawah Kepemimpinan Pj Bupati Andi Ony, Realisasi Pajak Daerah Naik Rp 99 Miliar

Kabupaten Tangerang
Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pimpin Operasi Pasar Bawang Putih Jelang Idul Adha untuk Tekan Inflasi

Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pimpin Operasi Pasar Bawang Putih Jelang Idul Adha untuk Tekan Inflasi

Kabupaten Tangerang
Pj Bupati Tangerang Terima Sertifikat Indikasi Geografis Rambutan Parakan

Pj Bupati Tangerang Terima Sertifikat Indikasi Geografis Rambutan Parakan

Kabupaten Tangerang
Pemkab Tangerang Meriahkan Pawai Mobil Hias HUT Ke-44 Dekranas di Solo

Pemkab Tangerang Meriahkan Pawai Mobil Hias HUT Ke-44 Dekranas di Solo

Kabupaten Tangerang
Pj Bupati Tangerang: Kolaborasi dan Sinergi Jadi Kunci Layanan Terbaik bagi Masyarakat

Pj Bupati Tangerang: Kolaborasi dan Sinergi Jadi Kunci Layanan Terbaik bagi Masyarakat

Kabupaten Tangerang
Sidak ke Gudang Beras, Pj Andy Ony Pastikan Stok dan Harga Beras di Kabupaten Tangerang Tetap Stabil

Sidak ke Gudang Beras, Pj Andy Ony Pastikan Stok dan Harga Beras di Kabupaten Tangerang Tetap Stabil

Kabupaten Tangerang
Usai Pemilu 2024, Pemkab Tangerang Gelar Operasi Pasar untuk Kendalikan Harga Beras

Usai Pemilu 2024, Pemkab Tangerang Gelar Operasi Pasar untuk Kendalikan Harga Beras

Kabupaten Tangerang
Kendalikan Inflasi, Pj Bupati Tangerang Tanam Cabai bersama Masyarakat

Kendalikan Inflasi, Pj Bupati Tangerang Tanam Cabai bersama Masyarakat

Kabupaten Tangerang
RSUD Tigaraksa Diresmikan, Siap Tingkatkan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat

RSUD Tigaraksa Diresmikan, Siap Tingkatkan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat

Kabupaten Tangerang
Rekam Jejak Bang Zaki Pimpin Kabupaten Tangerang Disebut Jadi Modal Utama Benahi DKI Jakarta

Rekam Jejak Bang Zaki Pimpin Kabupaten Tangerang Disebut Jadi Modal Utama Benahi DKI Jakarta

Kabupaten Tangerang
Sukses Tangani Abrasi di Kabupaten Tangerang, Bang Zaki Tawarkan Konsep Serupa untuk Kawasan Pesisir di Jakarta

Sukses Tangani Abrasi di Kabupaten Tangerang, Bang Zaki Tawarkan Konsep Serupa untuk Kawasan Pesisir di Jakarta

Kabupaten Tangerang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com