Kendalikan Inflasi, Pj Bupati Tangerang Tanam Cabai bersama Masyarakat

Kompas.com - 31/01/2024, 19:40 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Penjabat (Pj) Bupati Tangerang Andi Ony berharap pola pertanian terpadu berkelanjutan atau integrated farming memberikan manfaat dan hasil panen bagi masyarakat Kecamatan Pakuhaji.

Dia mengatakan itu saat melakukan penanaman bibit cabai di lahan sepanjang 6.000 meter (m) di Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Rabu (31/1/2024). 

"Hari ini kami datang di Kecamatan Pakuhaji Desa Kohod untuk menanam cabai di lahan seluas 6.000 m, bersamaan dengan penebaran benih ikan luas di sekitar lahan cabai sebagai salah salah satu pola integrated farming," ujarnya dalam siaran pers. 

Andi mengatakan, penanaman cabai bukan hanya untuk menekan inflasi, tetapi juga memanfaatkan lahan untuk beberapa komoditi dalam satu area lahan. 

"Kami berharap pola integrated farming ini nanti hasilnya maksimal. Bukan hanya bisa dinikmati masyarakat sekitar, tetapi juga masyarakat di luar Kecamatan Pakuhaji," harapnya.

Baca juga: Kapal Interceptor dari Coldplay Diterima Pemkab Tangerang, Bang Zaki Ingin Ada Transfer Teknologi

Lebih lanjut, Andi meminta Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Tangerang mengembangkan pola pertanian terpadu berkelanjutan di wilayah lain, bukan hanya di Desa Kohod Pakuhaji. 

"Ini merupakan contoh yang baik dari Kepala Desa Kohod. Saya mohon kepada Distan menjadi pembimbing dan ini bisa menjadi pertanian terpadu berkelanjutan. Bukan hanya tanaman, tetapi juga perikanan juga bisa ternak ayam atau bebek," katanya.

Dia juga meminta para kepala desa lain berkolaborasi dan berinovasi mengembangkan potensi daerah masing-masing serta bekerja sama dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, baik pihak kecamatan maupun stakeholder lain.

"Saya minta ini bukan hanya kegiatan seremonial saja, tetapi akan berkelanjutan ke depannya. Ini akan dicontoh para kepala desa yang lain di Kecamatan Pakuhaji maupun di kecamatan lainnya," jelasnya.

Andi turut mengapresiasi Kepala Desa (Kades) Kohod terkait pengembangan pola pertanian terpadu berkelanjutan yang berkolaborasi dengan Distan Kabupaten Tangerang. 

Baca juga: Pemkab Tangerang Terima Bantuan Kapal Neon Moon II dari Coldplay, Launching 1 Januari 2024

"Saya sangat mengapresiasi program Kepala Desa Kohod dan kepala desa lain di Pakuhaji atas kepeduliannya mendukung program pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang,” katanya.

Dia menyebutkan, program tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam mengatasi inflasi.

Terkini Lainnya
Lewat Program Intan Emas, Pemkab Tangerang Alokasikan Rp 1,1 Triliun untuk Kesehatan Anak

Lewat Program Intan Emas, Pemkab Tangerang Alokasikan Rp 1,1 Triliun untuk Kesehatan Anak

Kabupaten Tangerang
Pj Bupati Tangerang Apresiasi Penilaian Terbaik DPR RI terhadap RSUD Kabupaten Tangerang

Pj Bupati Tangerang Apresiasi Penilaian Terbaik DPR RI terhadap RSUD Kabupaten Tangerang

Kabupaten Tangerang
Pj Bupati Tangerang: Syukur, Kami Kembali Raih Paritrana Award Tingkat Provinsi

Pj Bupati Tangerang: Syukur, Kami Kembali Raih Paritrana Award Tingkat Provinsi

Kabupaten Tangerang
Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pantau Stok dan Harga Sembako di Pasar Gudang Tigaraksa

Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pantau Stok dan Harga Sembako di Pasar Gudang Tigaraksa

Kabupaten Tangerang
Di Bawah Kepemimpinan Pj Bupati Andi Ony, Realisasi Pajak Daerah Naik Rp 99 Miliar

Di Bawah Kepemimpinan Pj Bupati Andi Ony, Realisasi Pajak Daerah Naik Rp 99 Miliar

Kabupaten Tangerang
Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pimpin Operasi Pasar Bawang Putih Jelang Idul Adha untuk Tekan Inflasi

Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pimpin Operasi Pasar Bawang Putih Jelang Idul Adha untuk Tekan Inflasi

Kabupaten Tangerang
Pj Bupati Tangerang Terima Sertifikat Indikasi Geografis Rambutan Parakan

Pj Bupati Tangerang Terima Sertifikat Indikasi Geografis Rambutan Parakan

Kabupaten Tangerang
Pemkab Tangerang Meriahkan Pawai Mobil Hias HUT Ke-44 Dekranas di Solo

Pemkab Tangerang Meriahkan Pawai Mobil Hias HUT Ke-44 Dekranas di Solo

Kabupaten Tangerang
Pj Bupati Tangerang: Kolaborasi dan Sinergi Jadi Kunci Layanan Terbaik bagi Masyarakat

Pj Bupati Tangerang: Kolaborasi dan Sinergi Jadi Kunci Layanan Terbaik bagi Masyarakat

Kabupaten Tangerang
Sidak ke Gudang Beras, Pj Andy Ony Pastikan Stok dan Harga Beras di Kabupaten Tangerang Tetap Stabil

Sidak ke Gudang Beras, Pj Andy Ony Pastikan Stok dan Harga Beras di Kabupaten Tangerang Tetap Stabil

Kabupaten Tangerang
Usai Pemilu 2024, Pemkab Tangerang Gelar Operasi Pasar untuk Kendalikan Harga Beras

Usai Pemilu 2024, Pemkab Tangerang Gelar Operasi Pasar untuk Kendalikan Harga Beras

Kabupaten Tangerang
Kendalikan Inflasi, Pj Bupati Tangerang Tanam Cabai bersama Masyarakat

Kendalikan Inflasi, Pj Bupati Tangerang Tanam Cabai bersama Masyarakat

Kabupaten Tangerang
RSUD Tigaraksa Diresmikan, Siap Tingkatkan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat

RSUD Tigaraksa Diresmikan, Siap Tingkatkan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat

Kabupaten Tangerang
Rekam Jejak Bang Zaki Pimpin Kabupaten Tangerang Disebut Jadi Modal Utama Benahi DKI Jakarta

Rekam Jejak Bang Zaki Pimpin Kabupaten Tangerang Disebut Jadi Modal Utama Benahi DKI Jakarta

Kabupaten Tangerang
Sukses Tangani Abrasi di Kabupaten Tangerang, Bang Zaki Tawarkan Konsep Serupa untuk Kawasan Pesisir di Jakarta

Sukses Tangani Abrasi di Kabupaten Tangerang, Bang Zaki Tawarkan Konsep Serupa untuk Kawasan Pesisir di Jakarta

Kabupaten Tangerang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com