Lepas 28 Bus Mudik Gratis, Bupati Tangerang Imbau Pemudik Tak Kembali Membawa Saudara

Kompas.com - 17/04/2023, 16:52 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com - Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengimbau para pemudik agar tidak membawa sanak-saudara ataupun tetangganya saat kembali ke Kabupaten Tangerang nanti.

“Saat ini kondisi di Kabupaten Tangerang sudah cukup padat. Di sisi lain, kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan juga sulit. Jadi, sebaiknya tidak perlu mengajak teman, saudara, maupun lainnya untuk datang ke Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Hal tersebut dikatakan Bupati Zaki usai melepas 28 bus mudik gratis di depan Kantor Bupati Tangerang, Banten, Senin (17/4/2023).

Program Bus Mudik Gratis yang diinisiasi oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang ini mengangkut sekitar 1.456 orang warga masyarakat di Kabupaten Tangerang.

Sebagai bentuk dukungan memberikan kemudahan akses dalam layanan angkutan mudik, 28 bus tersebut melayani empat tujuan, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Demi keselamatan dan kenyamanan para pemudik, Bupati Zaki menegaskan bahwa semua bus telah lulus pemeriksaan kelaikan jalan. Dengan begitu, pemudik diharapkan bisa sampai di tempat tujuan dengan sehat, aman, dan nyaman.

“Selamat menempuh perjalanan mudik. Semoga seluruh pemudik sampai dengan kota tujuan dengan selamat, serta dalam keadaan nyaman, sehat, dan aman," kata Bupati Zaki dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin.

Baca juga: Bupati Zaki Terima Delegasi AS yang Tinjau Program Sanitasi dan Air Minum di Tangerang

Ia berharap Program Bus Mudik Gratis ini dapat dijalankan setiap tahun dengan dukungan persiapan dan armada yang lebih baik lagi.

"Mudah-mudahan program-program tahun depan bisa lebih baik lagi. Lebih banyak lagi peserta dan armada bus untuk mudik yang bisa diberangkatkan secara gratis, terutama bagi masyarakat Kabupaten Tangerang," kata Zaki.

Bupati Zaki mengatakan, Program Bus Mudik Gratis merupakan bagian dari pelayanan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kepada masyarakat setempat, khususnya dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri 1444 H.

Tak lupa, Bupati Zaki juga mengimbau kepada para pemudik untuk senantiasa menjaga kesehatan dan menaati protokol kesehatan.

Pemudik juga diimbau dapat memanfaatkan posko-posko pemantauan dan kesehatan saat melakukan mudik ke kampung halaman masing-masing.

Baca juga: Ganjar Gelar Program Mudik Gratis, Perantau Jateng Akui Terbantu dan Rasakan Manfaatnya

Sementara itu, Yuni salah satu pemudik tujuan Purworejo, Jawa Tengah, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemkab Tangerang, terutama kepada Bupati Tangerang dan seluruh jajaran yang telah mengadakan program mudik gratis ini.

"Alhamdulillah, saya sangat senang bisa ikut dalam program mudik gratis dari Pemerintah Kabupaten Tangerang. Terima kasih kepada Pak Bupati Zaki, semoga setiap tahun selalu diadakan mudik gratis," ucapnya.

Terkini Lainnya
Borong Penghargaan Nasional, BUMD Kabupaten Tangerang Raih 3 Top BUMD Award 2026

Borong Penghargaan Nasional, BUMD Kabupaten Tangerang Raih 3 Top BUMD Award 2026

Kabupaten Tangerang
Sambut Peluncuran BSPS, Bupati Maesyal: Sejalan dengan Program Kabupaten Tangerang

Sambut Peluncuran BSPS, Bupati Maesyal: Sejalan dengan Program Kabupaten Tangerang

Kabupaten Tangerang
Siasati Keterbatasan Loker Dalam Negeri, Pemkab Tangerang Perluas Akses Kerja ke Jepang

Siasati Keterbatasan Loker Dalam Negeri, Pemkab Tangerang Perluas Akses Kerja ke Jepang

Kabupaten Tangerang
Jelang Idul Fitri 1447 H, Bupati Tangerang Pastikan Kesiapan Layanan RSUD Balaraja 

Jelang Idul Fitri 1447 H, Bupati Tangerang Pastikan Kesiapan Layanan RSUD Balaraja 

Kabupaten Tangerang
Jaga Keberagaman, Pemkab Tangerang Dorong Kegiatan Lintas Agama

Jaga Keberagaman, Pemkab Tangerang Dorong Kegiatan Lintas Agama

Kabupaten Tangerang
Ribuan KK Terima Bantuan Pangan dari Pemkab Tangerang Jelang Lebaran 2026

Ribuan KK Terima Bantuan Pangan dari Pemkab Tangerang Jelang Lebaran 2026

Kabupaten Tangerang
Lewat Program Intan Emas, Pemkab Tangerang Alokasikan Rp 1,1 Triliun untuk Kesehatan Anak

Lewat Program Intan Emas, Pemkab Tangerang Alokasikan Rp 1,1 Triliun untuk Kesehatan Anak

Kabupaten Tangerang
Pj Bupati Tangerang Apresiasi Penilaian Terbaik DPR RI terhadap RSUD Kabupaten Tangerang

Pj Bupati Tangerang Apresiasi Penilaian Terbaik DPR RI terhadap RSUD Kabupaten Tangerang

Kabupaten Tangerang
Pj Bupati Tangerang: Syukur, Kami Kembali Raih Paritrana Award Tingkat Provinsi

Pj Bupati Tangerang: Syukur, Kami Kembali Raih Paritrana Award Tingkat Provinsi

Kabupaten Tangerang
Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pantau Stok dan Harga Sembako di Pasar Gudang Tigaraksa

Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pantau Stok dan Harga Sembako di Pasar Gudang Tigaraksa

Kabupaten Tangerang
Di Bawah Kepemimpinan Pj Bupati Andi Ony, Realisasi Pajak Daerah Naik Rp 99 Miliar

Di Bawah Kepemimpinan Pj Bupati Andi Ony, Realisasi Pajak Daerah Naik Rp 99 Miliar

Kabupaten Tangerang
Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pimpin Operasi Pasar Bawang Putih Jelang Idul Adha untuk Tekan Inflasi

Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pimpin Operasi Pasar Bawang Putih Jelang Idul Adha untuk Tekan Inflasi

Kabupaten Tangerang
Pj Bupati Tangerang Terima Sertifikat Indikasi Geografis Rambutan Parakan

Pj Bupati Tangerang Terima Sertifikat Indikasi Geografis Rambutan Parakan

Kabupaten Tangerang
Pemkab Tangerang Meriahkan Pawai Mobil Hias HUT Ke-44 Dekranas di Solo

Pemkab Tangerang Meriahkan Pawai Mobil Hias HUT Ke-44 Dekranas di Solo

Kabupaten Tangerang
Pj Bupati Tangerang: Kolaborasi dan Sinergi Jadi Kunci Layanan Terbaik bagi Masyarakat

Pj Bupati Tangerang: Kolaborasi dan Sinergi Jadi Kunci Layanan Terbaik bagi Masyarakat

Kabupaten Tangerang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com