Wagub Kandouw Ingin Kualitas Pendidikan di Talaud Meningkat

Kompas.com - 22/03/2019, 15:40 WIB
Mikhael Gewati

Editor


KOMPAS.com
- Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven O.E. Kandouw menegaskan bahwa kualitas pendidikan di Talaud harus terus ditingkatkan. Ini karena berdasarkan indikator pendidikan Talaud berada di peringkat ke-12 dari 15 kabupaten se-Sulut.

Hal itu Steven katakan saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Talaud dalam rangka memberikan pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara khususnya sektor pendidikan di Aula SMK Negeri 1 Talaud, Kamis (21/3/2019).

"Pendidikan di Talaud kalau tidak dibenahi kualitas gurunya, maka akan sulit lahir manusia-manusia seperti Profesor Burhan Magenda dulu yang pernah menjadi staf ahli Kapolri. Grubert Ughude, Jemmy Gagola dan lainnya yang hari ini hadir disini. Visi Gubernur Olly Dondokambey adalah merubah paradigma dalam membangun dunia pendidikan di Talaud," kata Kandouw.

Beruntung, lanjut Wagub, saat ini pemerintah provinsi,  telah punya kewenangan untuk menempatkan penempatan kepala sekolah, guru dan Tenaga Harian Lepas (THL) sesuai kualitasnya. Beda dengan dahulu di mana penempatan kepala sekolah hanya berdasarkan kepentingan dan kedekatan. 

Menurut Kandouw, meningkatkan mutu pendidikan di Talaud berkaitan erat dengan moral obligation guru, kepala sekolah dan THL. Bila ketiga hal ini baik maka niscaya akan terjadi peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

"Artinya pemberian diri sepenuhnya bagi pendidikan. Karena kewenangan provinsi ada di titik cross road atau di titik persimpangan untuk melangkah ke mana di masa depannya, anak didik yang ada di bangku SMA dan SMK," ujar Kandouw.

Karenanya, Kandouw meminta Talaud dapat masuk 10 besar dalam indikator dan mutu pendidikan pada tahun depan. Ia pun menegaskan bahwa Kepala cabang dinas pendidikan (Kacabdin) setempat harus siap menerima konsekuensinya bisa tidak ada peningkatan. 

Terkait hal itu Kondouw pun kembali mengingatkan tiga prinsip pembinaan ASN yang selama ini di kedepankan Gubernur Olly. Pertama  integritas, kedua loyalitas, dan terakhir prestasi atau merit sistem.

"Jika guru-guru juga memiliki mindset yang berdasarkan tiga hal tersebut, maka kualitas anak didik selaku obyek pendidikan akan tampil dan berprestasi," imbuh Wagub.

Sementara itu, terkait pembinaan ASN sektor pendidikan di SMK Negeri 1 Talaud, Steven mengatakan bahwa hal in dirangkaikan dengan pemberian bantuan di berbagai sektor sebesar Rp 1 miliar.

Terkait hal itu Kandouw meminta semua penerima bantuan dapat memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan dan peruntukannya.

"Pakai bantuan sesuai permintaan dan kebutuhan yang disampaikan. Jangan di jual apalagi dipakai tidak sesuai dengan peruntukannya," tutup Kandouw.

Terkini Lainnya
Sulut Ekspor Sejumlah Komoditas ke Asia Timur, Wagub Steven: Terobosan Luar Biasa

Sulut Ekspor Sejumlah Komoditas ke Asia Timur, Wagub Steven: Terobosan Luar Biasa

Sulut Maju dan Mandiri
Lolos ke PON Aceh 2024, Tim Basket Sulut Terus Berlatih

Lolos ke PON Aceh 2024, Tim Basket Sulut Terus Berlatih

Sulut Maju dan Mandiri
Minahasa Wakafest 2023 Diikuti Altet-atlet Mancanegara, Gubernur Olly: Berdampak Baik bagi Pariwisata

Minahasa Wakafest 2023 Diikuti Altet-atlet Mancanegara, Gubernur Olly: Berdampak Baik bagi Pariwisata

Sulut Maju dan Mandiri
Pemprov Sulut Raih Paritrana Award 2023, Gubernur Olly: Bukti Sinergi dengan Pemerintah Pusat

Pemprov Sulut Raih Paritrana Award 2023, Gubernur Olly: Bukti Sinergi dengan Pemerintah Pusat

Sulut Maju dan Mandiri
Pemprov Sulut Optimalkan Pergerakan Neraca Perdagangan lewat Ekspor dan Impor

Pemprov Sulut Optimalkan Pergerakan Neraca Perdagangan lewat Ekspor dan Impor

Sulut Maju dan Mandiri
Hadir di Acara Penutupan Discover North Sulawesi, Puan Terkesan Keramahan Masyarakat Sulut

Hadir di Acara Penutupan Discover North Sulawesi, Puan Terkesan Keramahan Masyarakat Sulut

Sulut Maju dan Mandiri
Lantik 5 Pj Bupati dan Walkot, Gubernur Sulut Minta Mereka Jaga Integritas dan Tak Lupa Diri

Lantik 5 Pj Bupati dan Walkot, Gubernur Sulut Minta Mereka Jaga Integritas dan Tak Lupa Diri

Sulut Maju dan Mandiri
Perayaan HUT Ke-59 Provinsi Sulut, Begini Pesan Gubernur Olly

Perayaan HUT Ke-59 Provinsi Sulut, Begini Pesan Gubernur Olly

Sulut Maju dan Mandiri
Miliki Banyak Prestasi dan Inovasi, Gubernur Olly Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari Unsrat

Miliki Banyak Prestasi dan Inovasi, Gubernur Olly Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari Unsrat

Sulut Maju dan Mandiri
Ziarah ke Makam Mantan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey: Berkat Mereka, Sulut Jadi Maju dan Hebat

Ziarah ke Makam Mantan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey: Berkat Mereka, Sulut Jadi Maju dan Hebat

Sulut Maju dan Mandiri
Gelar Discover North Sulawesi, Gubernur Olly Perkenalkan Potensi Sulut di Kancah Nasional

Gelar Discover North Sulawesi, Gubernur Olly Perkenalkan Potensi Sulut di Kancah Nasional

Sulut Maju dan Mandiri
Ziarah ke TMP Kalibata, Gubernur Sulut: Supaya Sejarah Tidak Terlupakan

Ziarah ke TMP Kalibata, Gubernur Sulut: Supaya Sejarah Tidak Terlupakan

Sulut Maju dan Mandiri
Tindak Lanjuti Investasi di KEK Likupang, Rombongan Dubes Polandia Kunjungi Sulut

Tindak Lanjuti Investasi di KEK Likupang, Rombongan Dubes Polandia Kunjungi Sulut

Sulut Maju dan Mandiri
Konas XVI FKPKB-PGI Sukses, Gubernur Sulut: Jadi Penyemangat Warga Gereja Berkarya bagi Bangsa dan Negara.

Konas XVI FKPKB-PGI Sukses, Gubernur Sulut: Jadi Penyemangat Warga Gereja Berkarya bagi Bangsa dan Negara.

Sulut Maju dan Mandiri
Kunjungan Gubernur Olly ke China Bawa Potensi Kerja Sama, dari Pengembangan PTEL hingga Inovasi Ramah Lingkungan

Kunjungan Gubernur Olly ke China Bawa Potensi Kerja Sama, dari Pengembangan PTEL hingga Inovasi Ramah Lingkungan

Sulut Maju dan Mandiri
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com