KOMPAS.com - Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 dan Sengkuyung Tahap 4 Tahun 2025 di Desa Sukorejo, Kecamatan Ulujami berhasil membangun jalan yang menghubungkan Desa Sukorejo dan Desa Mejasem, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Selesainya pembangunan jalan sepanjang 540 meter (m) dan lebar 4 m tersebut diharapkan memberi manfaat bagi warga dalam menjalankan aktifitas sehari hari, sehingga akan meningkatkan kesejahteraan mereka.
Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes mengungkapkan, pihaknya bersama dengan stakeholder yang lain telah menyukseskan hasil TMMD. Salah satu hasil dari program ini, yakni pembangunan jalan yang menghubungkan antar desa yang bermanfaat buat akses pertanian.
"Dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang sendiri tentunya ini bagian dari upaya untuk bisa meningkatkan kesejahteraan terutama dari akses kemudahan transportasi," ungkap Nurkholes di lapangan Desa Sukorejo, Kamis (6/11/2025).
Sebelumnya Dansatgas Upacara TMMD Letkol Inf. Muhammad Arif mengungkapkan TMMD kali ini bertemakan "Semangat Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di wilayah Indonesia,".
Baca juga: Dukung Perkembangan Penyiaran, Bupati Pemalang Raih Penghargaan Kepala Daerah Peduli Penyiaran
Makna yang terkandung dari tema tersebut adalah penyelenggaran program TMMD ini merupakan salah satu bentuk nyata dari kemanunggalan TNI rakyat, yaitu TNI berasal dari kedekatan dan rasa saling percaya dengan rakyat.
Kemanunggalan TNI rakyat bersama-sama dengan pemerintah daerah (pemda) bersinergi untuk pemerataan pembangunan secara inklusif di seluruh wilayah NKRI. Hal ini diwujudkan dalam rangka menciptakan ketahanan nasional yang kuat dan tangguh.
TMMD ini juga merupakan program yang terselenggara berkat kerja sama yang terpadu dan berkesinambungan antara TNI, Polri, Pemda, Kementerian dan Lembaga Pemerintahan, dan non-kementerian,
Kerja sama itu dipadukan dengan segenap komponen pendukung di wilayah dan program masing-masing instansi untuk percepatan pembangunan di daerah.
Peresmian Sasaran Fisik dari Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 Kerja sama itu diharapkan dapat meningkatkan sejahteraan masyarakat dan mendukung penguatan pertahanan aspek darat dengan kriteria sasaran kegiatan yang di fokuskan untuk daerah perdesaan.
"Secara khusus di daerah yang tergolong tertinggal atau miskin, terisolasi atau terpencil daerah perbatasan dan daerah kumuh, perkotaan serta daerah yang terkena dampak akibat bencana alam," ungkap Muhammad Arif.
Dalam kesempatan itu, Muhammad Arif memaparkan hasil pembangunan dari TIMMD, antara lain sasaran fisik yang meliputi pembuatan jalan baru panjang 540 m, lebar 4 m. Kemudian talud 2 sisi panjang 540 m, lebar 0,4 m, dan tinggi 0,8 m; Plat Decker panjang 5,6 m, lebar 0,06 m.
Manfaat yang didapat dari sasaran fisik tersebut diantaranya, meningkatnya sarana transportasi angkutan jalan perdesaan, memperlancar arus perekonomian, dan mempercepat pembangunan di Kabupaten Pemalang.
Baca juga: Kenal Pamit Kajari Pemalang, Bupati Anom Sampaikan Apresiasi dan Harapan Kolaborasi
Sementara itu, pembangungan sasaran non-fisik meliputi berbagai penyuluhan yang dilakukan sejumlah instansi di lingkungan Pemkab Pemalang.
Adapun manfaat untuk sasaran non-fisik diantaranya meningkatnya kesadaran bela negara, meningkatnya kesadaran hukum dalam berbangsa dan bernegara, serta mencetak generasi muda berkualitas dengan menjauhkan narkoba dan miras.
Lalu juga meningkatkan taraf hidup masyarakat dan produksi pertanian, meningkatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat, dan terakhir dapat meningkatnya kesejahteraan masyarakat.