11 Inovasi Terbaik Makassar di Bawah Kepemimpinan Danny Pomanto

Kompas.com - 16/12/2024, 10:49 WIB
A P Sari

Penulis

KOMPAS.com - Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan "Danny" Pomanto, telah melahirkan beragam inovasi strategis yang membawa kota ini ke tingkat pengakuan nasional dan internasional.

Danny Pomanto mengungkapkan pandangannya tentang pentingnya inovasi dalam pembangunan kota.

" Inovasi adalah kunci. Kita tidak bisa hanya mengandalkan cara-cara lama untuk menjawab tantangan zaman. Dengan inovasi, kita tidak hanya memberikan solusi bagi masyarakat tetapi juga menempatkan Makassar di peta dunia," ungkap Danny melalui siaran persnya, Senin (16/12/2024).

Program-program inovatif itu disebut tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga menciptakan Makassar sebagai kota yang adaptif, modern, dan berbasis kearifan lokal.

Baca juga: Apresiasi Uji Konsekuensi Informasi Publik, Komisioner KIPD Sulsel: Bukti Komitmen Pemkot Makassar

Berikut 11 inovasi terbaik Pemkot Makassar:

1. Lorong Wisata (Longwis)

Lorong Wisata menjadi ikon pembangunan kota yang mengintegrasikan program pengentasan anak putus sekolah, stabilisasi inflasi, hingga peningkatan ekonomi lokal.

Program ini bahkan mendapat pengakuan dari Forum National Science Foundation (NSF) berkat keberhasilannya mendukung pemberdayaan masyarakat dan pelestarian budaya lokal.

Lorong Wisata juga menjadikan lorong-lorong kota sebagai ruang ekonomi produktif.

2. Sombere & Smart City

Makassar menjadi salah satu kota perintis dalam menggabungkan teknologi dengan budaya lokal melalui konsep Sombere & Smart City.

Baca juga: Jaga Keharmonisan Umat, Pemkot Makassar Berangkatkan 20 Pengurus Masjid Umrah

Program ini mengedepankan keterbukaan informasi, layanan publik berbasis digital, dan penguatan budaya ramah (sombere).

Dengan pendekatan ini, Makassar membangun ekosistem kota cerdas yang inklusif dan manusiawi.

3. Makassar Low Carbon City

Sebagai langkah adaptasi terhadap perubahan iklim, Pemkot Makassar meluncurkan inisiatif rendah karbon.

Program ini mencakup penggunaan energi terbarukan seperti panel surya, kendaraan listrik, dan pengelolaan sampah berbasis elektrik.

Program ini diganjar penghargaan Pemimpin Daerah Award 2024 atas komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Baca juga: Hari Kesetiakawanan Nasional 2024, Pemkot Makassar Ajak Masyarakat Gotong Royong Menuju Indonesia Emas 2045

4. Makassar International Eight Festival and Forum (F8)

Festival budaya ini telah menjadi salah satu acara unggulan yang masuk dalam Top 10 Karisma Event Nusantara versi Kementerian Pariwisata.

Dengan mengangkat tema pariwisata bahari, festival F8 memperkenalkan ikon lokal seperti Kapal Pinisi kepada dunia internasional, menarik ribuan wisatawan setiap tahunnya.

5. Kota Sehat Asia Tenggara 2024

Berkat inovasi di sektor kesehatan seperti Home Care Dottorota dan program Jamkesda, Makassar meraih predikat Kota Sehat dari WHO dan Kementerian Kesehatan Indonesia.

Program-program ini memperlihatkan komitmen Danny Pomanto dalam memberikan layanan kesehatan yang inklusif dan mudah diakses masyarakat.

6. PAKINTA (Pajak Terintegrasi Kota Makassar)

Aplikasi ini mempermudah pengawasan dan pengumpulan pajak daerah secara digital. Dengan sistem ini, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar melonjak drastis, mencapai Rp1,5 triliun pada tahun 2023.

Baca juga: Pemkot Makassar dan DPRD Sepakati Ranperda APBD Tahun Anggaran 2025

7. Makassar Recover

Program pemulihan pasca-pandemi COVID-19 yang inovatif ini mengintegrasikan layanan kesehatan, sosial, dan teknologi.

Warga dapat memantau data kesehatan, menerima bantuan medis, dan memanfaatkan layanan digital untuk mendukung kehidupan sehari-hari.

8. Makassar Tidak Rantasa (MTR)

Gerakan ini berfokus pada kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah, sehingga membuat Makassar kota yang lebih bersih dan nyaman.

Program ini juga melibatkan partisipasi masyarakat secara langsung, menjadikannya sebagai bagian dari budaya kota.

9. War Room Makassar

Pusat kendali kota berbasis teknologi ini memungkinkan pemantauan real-time atas aktivitas kota, termasuk lalu lintas, keamanan, dan layanan publik. War Room menjadi salah satu model pengelolaan smart city terbaik di Indonesia.

Baca juga: Hadapi Bencana Hidrometeorologi, Pemkot Makassar Siapkan Alat dan SDM 

10. Jagai Anakta

Program ini bertujuan melindungi anak-anak dari kekerasan melalui pengawasan berbasis komunitas.

Melalui edukasi dan pengawasan ketat, Makassar berhasil mengurangi angka kekerasan terhadap anak secara signifikan.

11. Home Care Dottorota

Program layanan kesehatan berbasis masyarakat yang mengirim tenaga medis langsung ke rumah pasien.

Inovasi ini telah diadopsi oleh beberapa daerah lain dan mendapatkan penghargaan tingkat nasional. Program ini juga menjadi bagian dari strategi untuk menciptakan layanan kesehatan inklusif.

Baca juga: Cegah Banjir, Pemkot Makassar Lakukan Normalisasi di 2 Kanal

Terkini Lainnya
Bukan Menggusur, Wali Kota Makassar Tata PKL dengan Skema Relokasi

Bukan Menggusur, Wali Kota Makassar Tata PKL dengan Skema Relokasi

Makassar Berjaya
Merajut Harmoni Membangun Kebersamaan, Walkot Munafri Arifuddin Ungkap Visi Modern dan Beradab Kota Makassar di Usia ke-418 Tahun

Merajut Harmoni Membangun Kebersamaan, Walkot Munafri Arifuddin Ungkap Visi Modern dan Beradab Kota Makassar di Usia ke-418 Tahun

Makassar Berjaya
Jadi Teladan, 12 PNS Raih Kota Makassar Satyalancana Karya Satya

Jadi Teladan, 12 PNS Raih Kota Makassar Satyalancana Karya Satya

Makassar Berjaya
Pimpin Apel Pagi Akhir Tahun, Danny Pomanto Ajak Jajarannya Perbaiki Diri pada 2025

Pimpin Apel Pagi Akhir Tahun, Danny Pomanto Ajak Jajarannya Perbaiki Diri pada 2025

Makassar Berjaya
Refleksi Akhir Tahun 2024, Danny Pomanto Soroti Evaluasi dan Prestasi Kota Makassar

Refleksi Akhir Tahun 2024, Danny Pomanto Soroti Evaluasi dan Prestasi Kota Makassar

Makassar Berjaya
CSR Award 2024, Pemkot Makassar Berikan Penghargaan kepada 7 Perusahaan

CSR Award 2024, Pemkot Makassar Berikan Penghargaan kepada 7 Perusahaan

Makassar Berjaya
Walkot Makassar Terima Tanda Kehormatan Karya Bakti Putera Indonesia 

Walkot Makassar Terima Tanda Kehormatan Karya Bakti Putera Indonesia 

Makassar Berjaya
Hadiri Open House Keuskupan Agung Makassar, Danny Pomanto: Silaturahmi Rutin Saat Natal

Hadiri Open House Keuskupan Agung Makassar, Danny Pomanto: Silaturahmi Rutin Saat Natal

Makassar Berjaya
Berkat Inovasi dan Transformasi Digital, Nilai Evaluasi Smart City 2024 Kota Makassar Meningkat

Berkat Inovasi dan Transformasi Digital, Nilai Evaluasi Smart City 2024 Kota Makassar Meningkat

Makassar Berjaya
Tinjau Banjir di Manggala, Danny Pomanto: Seluruh Pengungsi Harus Tertangani dengan Baik

Tinjau Banjir di Manggala, Danny Pomanto: Seluruh Pengungsi Harus Tertangani dengan Baik

Makassar Berjaya
Banjir Makassar, Tiga Kecamatan Terendam, Warga Mengungsi ke 27 Titik Pengungsian

Banjir Makassar, Tiga Kecamatan Terendam, Warga Mengungsi ke 27 Titik Pengungsian

Makassar Berjaya
Wali Kota Makassar Janjikan Hadiah untuk Warga Pemberi Solusi Banjir

Wali Kota Makassar Janjikan Hadiah untuk Warga Pemberi Solusi Banjir

Makassar Berjaya
Update Banjir di Kota Makassar, Kendala Bantuan, dan Warga yang Memilih Bertahan di Rumahnya...

Update Banjir di Kota Makassar, Kendala Bantuan, dan Warga yang Memilih Bertahan di Rumahnya...

Makassar Berjaya
Mudahkan SKPD, Walkot Makassar Puji Aplikasi SIPAKATAU

Mudahkan SKPD, Walkot Makassar Puji Aplikasi SIPAKATAU

Makassar Berjaya
Peringati Hari Ibu Ke-96, DWP Kota Makassar Gelar Seminar Kesehatan Mental Ibu

Peringati Hari Ibu Ke-96, DWP Kota Makassar Gelar Seminar Kesehatan Mental Ibu

Makassar Berjaya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com