Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah, Kemendagri-Tempo Beri Penghargaan kepada Walkot Makassar

Kompas.com - 13/12/2024, 17:28 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com - Wali Kota (Walkot) Makassar Moh Ramdhan Pomanto meraih Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah 2024 kategori Kinerja Total Tingkat Kota untuk daerah fiskal sedang. 

"Kategorinya (Kota Makassar) kinerja total, itu artinya semua ukuran-ukuran berfungsi dengan baik," kata walkot yang akrab disapa Danny itu.

Dia mengatakan itu usai menerima penghargaan yang diserahkan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri) RI Tomsi Tohir kepada Danny di Malam Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah 2024, JW Marriott Hotel, Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2024). 

Danny yang segera akan mengakhiri masa jabatannya menyebutkan, penghargaan itu merupakan sebuah momentum reuni dengan Tempo Media.

Menurutnya, Tempo Media selalu menjadi bagian penting di dalam perjalanan panjang Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. 

Pada September 2024, Tempo Media menganugerahkan penghargaan kepada Danny Pomanto sebagai Tokoh Indonesia 2024.  

Baca juga: Apresiasi Uji Konsekuensi Informasi Publik, Komisioner KIPD Sulsel: Bukti Komitmen Pemkot Makassar

"Beberapa kali kami mendapatkan penghargaan dari Tempo Media. Saya kira penghargaan yang paling bergengsi dari Tempo ini adalah akan selalu kami kenang dari sebuah akselerasi sebuah pemerintahan bersama rakyat,” ujarnya dalam siaran pers.

Dia juga mengapresiasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan seluruh unsur turut membuat Makassar bisa seperti sekarang. 

Adapun apresiasi yang diberikan Kemendagri RI bekerja sama dengan Tempo Media Grup itu melengkapi penghargaan Pemerintah Kota Makassar ke-420 di bawah kepemimpinan Danny. 

Berdasarkan penilaian dewan juri, Apresiasi Pemerintahan Daerah diberikan kepada 54 daerah di Indonesia, baik itu tingkat kota, kabupaten, dan provinsi.

Pada malam apresiasi itu, Kemendagri bersama Tempo Media Grup memberikan apresiasi untuk empat kategori, yakni kategori pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat, daya saing daerah, dan kinerja total. 

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, Kemendagri membagi kategori daerah berdasarkan kapasitas fiskal.  

Baca juga: Menpan-RB Resmikan MPP Makassar, Danny Pomanto: Namanya MPP Sombere and Smart

Fiskal kuat ditandai dengan pendapatan asli daerah (PAD) yang lebih tinggi dari dana transfer pusat. 

Fiskal sedang diukur dari PAD dan dana transfer pusat seimbang atau selisihnya kecil. Adapun rasio pendapatan transfer terhadap PAD lebih kecil dari 25 persen.

Kemudian, kapasitas fiskal lemah adalah kondisi PAD bergantung pada pendapatan transfer pusat. 

"Saya lihat kriteria ini dipakai oleh tim juri dan saya berterima kasih banyak," ucap Tito.

Pada kesempatan itu, Direktur Utama Tempo Media Grup Arif Zulkifli memberikan selamat kepada pemerintah daerah yang mendapatkan penghargaan. 

Ia berpendapat, gagasan itu sangat penting dan berarti di tengah berbagai tantangan sebagai bangsa di dalam menghadapi demokrasi. 

Baca juga: Pelaku Dugaan Pelecehan Karyawan Wanita di Makassar Ditangkap, Modus Tanya Barang Elektronik

"Selamat kepada kepala daerah yang terpilih berdasarkan kategori dan kriteria-kriterianya," ucap Arif.  

Terkini Lainnya
Bukan Menggusur, Wali Kota Makassar Tata PKL dengan Skema Relokasi

Bukan Menggusur, Wali Kota Makassar Tata PKL dengan Skema Relokasi

Makassar Berjaya
Merajut Harmoni Membangun Kebersamaan, Walkot Munafri Arifuddin Ungkap Visi Modern dan Beradab Kota Makassar di Usia ke-418 Tahun

Merajut Harmoni Membangun Kebersamaan, Walkot Munafri Arifuddin Ungkap Visi Modern dan Beradab Kota Makassar di Usia ke-418 Tahun

Makassar Berjaya
Jadi Teladan, 12 PNS Raih Kota Makassar Satyalancana Karya Satya

Jadi Teladan, 12 PNS Raih Kota Makassar Satyalancana Karya Satya

Makassar Berjaya
Pimpin Apel Pagi Akhir Tahun, Danny Pomanto Ajak Jajarannya Perbaiki Diri pada 2025

Pimpin Apel Pagi Akhir Tahun, Danny Pomanto Ajak Jajarannya Perbaiki Diri pada 2025

Makassar Berjaya
Refleksi Akhir Tahun 2024, Danny Pomanto Soroti Evaluasi dan Prestasi Kota Makassar

Refleksi Akhir Tahun 2024, Danny Pomanto Soroti Evaluasi dan Prestasi Kota Makassar

Makassar Berjaya
CSR Award 2024, Pemkot Makassar Berikan Penghargaan kepada 7 Perusahaan

CSR Award 2024, Pemkot Makassar Berikan Penghargaan kepada 7 Perusahaan

Makassar Berjaya
Walkot Makassar Terima Tanda Kehormatan Karya Bakti Putera Indonesia 

Walkot Makassar Terima Tanda Kehormatan Karya Bakti Putera Indonesia 

Makassar Berjaya
Hadiri Open House Keuskupan Agung Makassar, Danny Pomanto: Silaturahmi Rutin Saat Natal

Hadiri Open House Keuskupan Agung Makassar, Danny Pomanto: Silaturahmi Rutin Saat Natal

Makassar Berjaya
Berkat Inovasi dan Transformasi Digital, Nilai Evaluasi Smart City 2024 Kota Makassar Meningkat

Berkat Inovasi dan Transformasi Digital, Nilai Evaluasi Smart City 2024 Kota Makassar Meningkat

Makassar Berjaya
Tinjau Banjir di Manggala, Danny Pomanto: Seluruh Pengungsi Harus Tertangani dengan Baik

Tinjau Banjir di Manggala, Danny Pomanto: Seluruh Pengungsi Harus Tertangani dengan Baik

Makassar Berjaya
Banjir Makassar, Tiga Kecamatan Terendam, Warga Mengungsi ke 27 Titik Pengungsian

Banjir Makassar, Tiga Kecamatan Terendam, Warga Mengungsi ke 27 Titik Pengungsian

Makassar Berjaya
Wali Kota Makassar Janjikan Hadiah untuk Warga Pemberi Solusi Banjir

Wali Kota Makassar Janjikan Hadiah untuk Warga Pemberi Solusi Banjir

Makassar Berjaya
Update Banjir di Kota Makassar, Kendala Bantuan, dan Warga yang Memilih Bertahan di Rumahnya...

Update Banjir di Kota Makassar, Kendala Bantuan, dan Warga yang Memilih Bertahan di Rumahnya...

Makassar Berjaya
Mudahkan SKPD, Walkot Makassar Puji Aplikasi SIPAKATAU

Mudahkan SKPD, Walkot Makassar Puji Aplikasi SIPAKATAU

Makassar Berjaya
Peringati Hari Ibu Ke-96, DWP Kota Makassar Gelar Seminar Kesehatan Mental Ibu

Peringati Hari Ibu Ke-96, DWP Kota Makassar Gelar Seminar Kesehatan Mental Ibu

Makassar Berjaya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com