250 Penari Kolosal Warnai Pembukaan YCC Apeksi 2023 di Colloseum Tokka Tena Rata

Kompas.com - 11/07/2023, 09:18 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sebanyak 250 pelajar sekolah menengah pertama (SMP) se-Kota Makassar mempersembahkan Tari Kolosal dalam pembukaan Youth City Changer (YCC) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2023 di Colloseum, Tokka Tena Rata, Maros, Senin (10/7/2023).

Ratusan pelajar tersebut merupakan binaan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar.
YCC merupakan acara pembuka rangkaian kegiatan dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVI Apeksi 2023.

Kegiatan YCC diikuti ratusan pemuda dari 98 kota se-Indonesia peserta Apeksi, termasuk melibatkan delegasi pemuda Singapura.

Tak hanya para delegasi, Dewan Lorong atau D Lor dari puluhan lorong wisata di Makassar ikut meramaikan YCC.

Baca juga: Jelang Rakernas APEKSI, Fatmawati Rusdi Tinjau 5 Lorong Wisata di Makassar

Mereka hadir lantaran memiliki tekad kuat untuk membantu asosiasi pemerintah kota (pemkot) dalam menyelesaikan berbagai permasalahan pemerintahan. Hal ini membuat peserta dan para partisipan menyatu sehingga mencapai ribuan orang.

Sebagai tuan rumah, pria yang akrab disapa Danny Pomanto mengatakan, warga Makassar yang menghadiri kegiatan tersebut memiliki kesadaran yang sama meski acara ini berafiliasi dengan pemuda.

“Itu berarti, para orangtua yang hadir membersamai anak-anak mereka juga berharap pemuda Makassar menggapai masa depan gemilang,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (11/7/2023).

Danny menyebut YCC sebagai langkah untuk mencapai masa depan cerah. Kegiatan ini, diharapkan dapat membantu Tanah Air dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Baca juga: Siapkan Indonesia Emas 2045, Insan Vokasi Harus Miliki 5 Skills Ini

Menurutnya, mencapai Indonesia Emas 2045 dibutuhkan peran seluruh pihak. Terlebih, dengan kondisi dunia yang tidak baik-baik saja, seperti adanya tantangan global yang kini melanda dengan empat potensi bencana.

Empat potensi bencana tersebut, yaitu populasi, perubahan iklim, pandemi dan perang Rusia-Ukraina.

"Tentu pemuda lah pemilik masa depan. (Untuk itu) mereka harus merekonsiliasi bencana itu agar mendapatkan solusi dan menjadi pemimpin masa depan," ucap Danny di sela-sela pembukaan YCC.

Sementara itu, Ketua Apeksi Bima Arya mengapresiasi terhadap penyelenggaraan YCC yang diinisiasi oleh Danny Pomanto.

Baca juga: Rakernas XVI APEKSI di Kota Makassar Bakal Dihadiri Bacapres Ganjar, Prabowo dan Anies

Bima Arya mengaku takjub kepada orang nomor satu di Kota Makassar itu karena telah membuat acara pembukaan yang megah untuk para pemuda dan Apeksi.
"Pak Wali Kota Danny Pomanto ini keren, hebat!," sanjungnya.

Sebagai informasi, para peserta delegasi YCC mencapai hingga 300 orang. Selain para pemuda, kegiatan ini juga dihadiri masyarakat yang berasal dari 15 kecamatan di Makassar.

Para hadirin tersebut terdiri dari berbagai macam latar belakang, seperti organisasi dan himpunan pemuda sehingga pada pembukaan YCC dimeriahkan oleh ribuan orang.

 

Terkini Lainnya
Bukan Menggusur, Wali Kota Makassar Tata PKL dengan Skema Relokasi

Bukan Menggusur, Wali Kota Makassar Tata PKL dengan Skema Relokasi

Makassar Berjaya
Merajut Harmoni Membangun Kebersamaan, Walkot Munafri Arifuddin Ungkap Visi Modern dan Beradab Kota Makassar di Usia ke-418 Tahun

Merajut Harmoni Membangun Kebersamaan, Walkot Munafri Arifuddin Ungkap Visi Modern dan Beradab Kota Makassar di Usia ke-418 Tahun

Makassar Berjaya
Jadi Teladan, 12 PNS Raih Kota Makassar Satyalancana Karya Satya

Jadi Teladan, 12 PNS Raih Kota Makassar Satyalancana Karya Satya

Makassar Berjaya
Pimpin Apel Pagi Akhir Tahun, Danny Pomanto Ajak Jajarannya Perbaiki Diri pada 2025

Pimpin Apel Pagi Akhir Tahun, Danny Pomanto Ajak Jajarannya Perbaiki Diri pada 2025

Makassar Berjaya
Refleksi Akhir Tahun 2024, Danny Pomanto Soroti Evaluasi dan Prestasi Kota Makassar

Refleksi Akhir Tahun 2024, Danny Pomanto Soroti Evaluasi dan Prestasi Kota Makassar

Makassar Berjaya
CSR Award 2024, Pemkot Makassar Berikan Penghargaan kepada 7 Perusahaan

CSR Award 2024, Pemkot Makassar Berikan Penghargaan kepada 7 Perusahaan

Makassar Berjaya
Walkot Makassar Terima Tanda Kehormatan Karya Bakti Putera Indonesia 

Walkot Makassar Terima Tanda Kehormatan Karya Bakti Putera Indonesia 

Makassar Berjaya
Hadiri Open House Keuskupan Agung Makassar, Danny Pomanto: Silaturahmi Rutin Saat Natal

Hadiri Open House Keuskupan Agung Makassar, Danny Pomanto: Silaturahmi Rutin Saat Natal

Makassar Berjaya
Berkat Inovasi dan Transformasi Digital, Nilai Evaluasi Smart City 2024 Kota Makassar Meningkat

Berkat Inovasi dan Transformasi Digital, Nilai Evaluasi Smart City 2024 Kota Makassar Meningkat

Makassar Berjaya
Tinjau Banjir di Manggala, Danny Pomanto: Seluruh Pengungsi Harus Tertangani dengan Baik

Tinjau Banjir di Manggala, Danny Pomanto: Seluruh Pengungsi Harus Tertangani dengan Baik

Makassar Berjaya
Banjir Makassar, Tiga Kecamatan Terendam, Warga Mengungsi ke 27 Titik Pengungsian

Banjir Makassar, Tiga Kecamatan Terendam, Warga Mengungsi ke 27 Titik Pengungsian

Makassar Berjaya
Wali Kota Makassar Janjikan Hadiah untuk Warga Pemberi Solusi Banjir

Wali Kota Makassar Janjikan Hadiah untuk Warga Pemberi Solusi Banjir

Makassar Berjaya
Update Banjir di Kota Makassar, Kendala Bantuan, dan Warga yang Memilih Bertahan di Rumahnya...

Update Banjir di Kota Makassar, Kendala Bantuan, dan Warga yang Memilih Bertahan di Rumahnya...

Makassar Berjaya
Mudahkan SKPD, Walkot Makassar Puji Aplikasi SIPAKATAU

Mudahkan SKPD, Walkot Makassar Puji Aplikasi SIPAKATAU

Makassar Berjaya
Peringati Hari Ibu Ke-96, DWP Kota Makassar Gelar Seminar Kesehatan Mental Ibu

Peringati Hari Ibu Ke-96, DWP Kota Makassar Gelar Seminar Kesehatan Mental Ibu

Makassar Berjaya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com