Lewat Lorong Wisata, Pemkot Makassar Janji Tuntaskan Persoalan Anak Putus Sekolah

Dwi Nur Hayati
Kompas.com - Selasa, 26 Juli 2022
Wali Kota (Walkot) Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto berfoto dengan anak-anak sekolah.DOK. Humas Pemkot Makassar Wali Kota (Walkot) Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto berfoto dengan anak-anak sekolah.

KOMPAS.com - Wali Kota (Walkot) Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan, pihaknya berjanji akan menuntaskan persoalan anak putus sekolah melalui program Lorong Wisata.

Komitmen tersebut, kata dia, khususnya diperuntukan kepada anak putus sekolah yang tinggal di lorong-lorong.

Pria yang akrab disapa Danny Pomanto itu menjelaskan, pengentasan anak putus sekolah sejalan dengan program strategis “Revolusi Pendidikan Semua Harus Sekolah”.

Program strategis itu, sebut dia, merupakan penjabaran dari misi revolusi sumber daya manusia (SDM) dan percepatan reformasi birokrasi menuju SDM kota yang unggul dengan pelayanan publik kelas dunia bersih dari indikasi korupsi.

"Jadi Lorong Wisata adalah pintu seluruh program strategis pemerintah kota (pemkot). Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) saya minta untuk mengisi semua form dalam minggu ini,. Insya Allah ini akan membawa harum nama Kota Makassar," ujar Danny dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Selasa (26/7/2022).

Baca juga: Kabupaten Cirebon Punya 20 Desa Wisata Baru

Menurutnya, Lorong Wisata memiliki cakupan yang lebih luas dan tidak hanya sekadar destinasi wisata baru.

Untuk diketahui, program Lorong Wisata merupakan salah satu upaya Pemkot Makassar untuk memulihkan kembali perekonomian di wilayahnya. Terutama dalam memajukan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan mendukung pariwisata lokal.

Program yang digagas orang nomor satu di Makassar ini diwujudkan melalui sebuah inovasi baru dengan menyulap lorong di pemukiman padat penduduk menjadi tempat wisata lokal kekinian dengan berbagai lukisan mural.

Adanya Lorong Wisata membuat Danny bangga. Sebab, program ini mampu menarik perhatian dunia.

Perhatian itu, dibuktikan dari respons Pemerintah Amerika Serikat (AS) yang nampak antusias dengan pemaparan tentang program Lorong Wisata.

Baca juga: Wapres: Program Pemerintah Saat ini Membangun SDM Unggul dan Kreatif

"Telah diakui di Forum National Science Foundation (NSF) kemarin bahwa pengambilan data yang kami lakukan sudah memenuhi standar internasional," tutur Danny.

Dukung program strategis Pemkot Makassar

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Makassar Muhammad Rheza mengatakan, Lorong Wisata memiliki banyak potensi untuk mendukung program strategis Pemkot Makassar.

Bahkan, menurut Rheza, hampir semua potensi di Lorong Wisata masuk dalam 24 program strategis Pemkot Makassar. Adapun salah satunya terkait masalah pendidikan.

"Dari delapan program strategis yang pertama adalah masalah pendidikan. Di sini, Dinas Pendidikan (Disdik) bersama Dinas Sosial (Dinsos) mendata anak-anak yang putus sekolah," kata Rheza.

Baca juga: Kisah Remaja Putus Sekolah di Balik Ingar-bingar Citayam Fashion Week

Selain itu, lanjut dia, Pemkot Makassar melalui Disdik juga menyiapkan program Seribu Beasiswa Anak Lorong. Disdik akan mencari dan mendata anak-anak lorong yang berprestasi secara akademis dan nonakademis untuk diikutkan program ini.

"Di situ Disdik melihat siapa anak yang berhak untuk diberikan beasiswa," ucap Rheza.

Persiapkan data anak-anak putus sekolah

Pada kesempatan terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Makassar Muhyiddin mengatakan, pihaknya sudah mulai turun mendata anak-anak yang putus sekolah. Utamanya, para anak yang tinggal di lorong-lorong.

"Pendataan anak di lorong-lorong itu kami fokuskan yang tidak sekolah. Nanti kami sinkronkan datanya dengan Dinsos. Kami turun langsung di semua lorong," ujarnya.

Tidak hanya sekadar mendata, lanjut Muhyiddin, Disdik Makassar juga memiliki program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang akan menampung anak-anak putus sekolah.

Baca juga: 5 Dampak Negatif Anak Putus Sekolah, Minder dan Jadi Pemalas

"Setiap lorong nanti akan dibuat ruang belajar (semacam PKBM) khusus anak tidak sekolah. Nanti tetap ada ijazahnya, kami ikutkan paket A untuk sekolah dasar (SD)," jelasnya.

Muhyiddin menegaskan bahwa semua anak harus sekolah. Apabila ditemukan anak yang masih usia sekolah tetapi tidak melanjutkan pendidikan, maka akan ditarik masuk ke sekolah formal.

Untuk program Seribu Beasiswa Anak Lorong, ia mengaku, Disdik Makassar akan berkolaborasi dengan pihak swasta. Dalam hal ini termasuk kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Baca juga: Terlibat Korupsi Penyertaan Modal BUMD, Mantan Bupati Inhil Ditahan

Program Seribu Beasiswa Anak Lorong dari Disdik Makassar sendiri hanya disiapkan untuk 200 anak dengan pembagian masing-masing 100 anak SD dan 100 anak sekolah menengah pertama (SMP).

"Anggaran kami kan 100 untuk SD dan 100 untuk SMP. Jadi untuk program ini nanti kami berkolaborasi dengan swasta. Data ini akan dikoordinasikan dengan Baznas bahwa ada sekian anak yang butuh beasiswa," ujar Muhyiddin.

PenulisDwi Nur Hayati
EditorAmalia Purnama Sari
Terkini Lainnya
Kembali Digelar, Makassar F8 Dapat Banyak Dukungan dari 10 Negara Sahabat
Kembali Digelar, Makassar F8 Dapat Banyak Dukungan dari 10 Negara Sahabat
Makassar Berjaya
Berhasil Percepatan Pemulihan Ekonomi, Walkot Danny Raih Penghargaan Best Overall IVL
Berhasil Percepatan Pemulihan Ekonomi, Walkot Danny Raih Penghargaan Best Overall IVL
Makassar Berjaya
Cukup Bayar Rp 10.000, Masyarakat Bisa Saksikan Beragam Pertunjukan di Festival Makassar F8 2022
Cukup Bayar Rp 10.000, Masyarakat Bisa Saksikan Beragam Pertunjukan di Festival Makassar F8 2022
Makassar Berjaya
200 UMKM Ramaikan Makassar F8, Wali Kota Danny Pomanto: Makassar F8 Adalah Muara Ekonomi
200 UMKM Ramaikan Makassar F8, Wali Kota Danny Pomanto: Makassar F8 Adalah Muara Ekonomi
Makassar Berjaya
Aksi Heroik Damkar Makassar Selamatkan Balita yang Terjebak Kebakaran di Dalam Rumah
Aksi Heroik Damkar Makassar Selamatkan Balita yang Terjebak Kebakaran di Dalam Rumah
Makassar Berjaya
Wali Kota Makassar Tegaskan Tidak Ada Cacar Monyet di Wilayahnya
Wali Kota Makassar Tegaskan Tidak Ada Cacar Monyet di Wilayahnya
Makassar Berjaya
Hadiri Magical Toraja 2022, Walkot Danny Sebut Tokoh Toraja Punya Andil Memajukan Makassar
Hadiri Magical Toraja 2022, Walkot Danny Sebut Tokoh Toraja Punya Andil Memajukan Makassar
Makassar Berjaya
USAID dan CCBO Kagum dengan Aksi Warga Kelola Sampah di Makassar
USAID dan CCBO Kagum dengan Aksi Warga Kelola Sampah di Makassar
Makassar Berjaya
Pemkot Makassar Ajak Penyandang Disabilitas Rayakan HUT Ke-77 RI
Pemkot Makassar Ajak Penyandang Disabilitas Rayakan HUT Ke-77 RI
Makassar Berjaya
Unjuk Rasa di Pantai Marbo, Nelayan Tallo Protes Pembangunan Rel At Grade
Unjuk Rasa di Pantai Marbo, Nelayan Tallo Protes Pembangunan Rel At Grade
Makassar Berjaya
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?
Makassar Berjaya
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap
Makassar Berjaya
Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan
Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan
Makassar Berjaya
IDEAS 2022 Nobatkan Danny Pomanto Sebagai Wali Kota Terpopuler
IDEAS 2022 Nobatkan Danny Pomanto Sebagai Wali Kota Terpopuler
Makassar Berjaya
Walkot Makassar Gandeng Asian Development Bank Pulihkan Ekonomi Pascapandemi
Walkot Makassar Gandeng Asian Development Bank Pulihkan Ekonomi Pascapandemi
Makassar Berjaya