Lewat RISE Program, Walkot Danny Ingin Makassar Jadi Wilayah Zero Kumuh

Fransisca Andeska Gladiaventa
Kompas.com - Selasa, 12 Juli 2022
Wali kota (Walkot) Makassar Ramdhan Danny melakukan pertemuan eksklusif dengan Executive Committee RISE Program untuk membicarakan mengenai Makassar menuju Zero Kumuh. Dok. Humas Pemkot Makassar Wali kota (Walkot) Makassar Ramdhan Danny melakukan pertemuan eksklusif dengan Executive Committee RISE Program untuk membicarakan mengenai Makassar menuju Zero Kumuh.

KOMPAS.com – Wali kota (Walkot) Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengadakan penanganan wilayah kumuh yang terjadi di Kota Makassar menjadi program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Pria yang akrab disapa Danny Pomanto itu mengatakan, program Revitalisasi Pemukiman Kumuh dan Lingkungannya atau Revitalising Invormal Settlements and their Environments (RISE) menjadi salah satu upaya yang digagasnya untuk mewujudkan Zero Kumuh di Makassar.

"Ke depannya, kami mengusulkan replikasi infrastruktur hijau tidak hanya pada 12 lokasi di Makassar, tetapi juga dilakukan di kawasan kumuh di seluruh Kota Makassar,” ungkap Danny dalam keterangan persnya, Selasa (12/7/2022).

Hal tersebut disampaikan oleh Danny saat melakukan kunjungan kerja (kunker) di Monash University untuk melakukan pertemuan bersama Executive Committee RISE Program dalam rangka memenuhi undangan Dekan Monash Art Design and Architecture (MADA), Selasa.

Sebagai informasi, RISE Program adalah sistem klaster penanganan sanitasi komunal pada kawasan kumuh yang menempatkan rawa buatan pada kawasan-kawasan tersebut.

Nantinya, rawa buatan ini akan menjadi sistem alami dalam penyelesaian lingkungan, sehingga tidak dibutuhkan lagi koneksi jaringan instalansi pengolahan air limbah ( IPAL) pada kawasan tersebut.

Hal itu dikarenakan, penanganan limbah grey water dan black water di lingkungan sudah terselesaikan secara alami pada setiap klaster.

Baca juga: Kunjungi 4 Kota di Australia, Ini Kegiatan Wali Kota Makassar

Salah satu langkah dalam membawa Makassar menuju Zero Kumuh adalah dengan pembangunan infrastruktur hijau. Dok. Humas Pemkot Makassar Salah satu langkah dalam membawa Makassar menuju Zero Kumuh adalah dengan pembangunan infrastruktur hijau.

Menurut Danny, usulan yang diajukannya tersebut mendapat dukungan dari Kementerian Perdagangan dan Luar Negeri (DFAT) Australia dengan pembagian pembiayaan dari daerah.

“Jika usulan ini nantinya diterima dan dilanjutkan, maka penanganan kawasan kumuh di Kota Makassar akan terselesaikan dan mendekati kata Zero Kumuh,” jelas Danny.

Ia mengharapkan, program tersebut akan terus berkembang hingga lima tahun ke depan dengan pendampingan yang diberikan oleh Universitas Hasanuddin (Unhas).

“Diharapkan pendampingan dari Unhas akan diteruskan untuk memenuhi persyaratan sebuah quality control pembangunan infrastruktur dan riset kolaborasi internasional yang kembali melibatkan universitas-universitas terbaik di dunia,” katanya.

Staf ahli bidang perencanaan kota Eng Ihsan Latief mengatakan, pelaksanaan program itu membutuhkan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat.

Baca juga: Bangun Dunia Baru Lewat Makaverse, Wali Kota Makassar: Avatar yang Melayani Publik

Adapun pendekatan utama dalam keberlanjutan tersebut, yakni proses perencanaan, desain, konstruksi, hingga pemeliharaan.

“Program RISE akan semakin terinstitusionalkan menjadi sebuah program sendiri dan Kota Makassar menjadi kota pertama di dunia yang melakukan pembangunan infrastruktur hijau pada kawasan-kawasan kumuhnya,” jelas Ihsan.

Maka dari itu, pada pertengahan Agustus, setelah perayaan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia, akan dilakukan seremonial groundbreaking pembangunan infrastruktur hijau di kampung Untia.

Acara groundbreaking tersebut merupakan sebuah pendekatan baru dalam pencapaian nyata Sustainable Development Goals ( SDGs) di Kota Makassar.

Turut memeriahkan acara groundbreaking, Kementerian Pembangunan dan Pembangunan Nasional, Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Keduataan Besar (Kedubes) Australia, Executive Committee RISE Program Monash University, dan beberapa tamu undangan lain.

Hal tersebut dilakukan sebagai representasi pembangunan pada lima kawasan pertama, yaitu Kampung Barombong, Tamalate, Kampung Alla Alla Batua, Kampung Gampangcaya Tallo, Kampung Untia, serta Kampung Bonolengga Bulorokeng.

PenulisFransisca Andeska Gladiaventa
EditorAmalia Purnama Sari
Terkini Lainnya
Kembali Digelar, Makassar F8 Dapat Banyak Dukungan dari 10 Negara Sahabat
Kembali Digelar, Makassar F8 Dapat Banyak Dukungan dari 10 Negara Sahabat
Makassar Berjaya
Berhasil Percepatan Pemulihan Ekonomi, Walkot Danny Raih Penghargaan Best Overall IVL
Berhasil Percepatan Pemulihan Ekonomi, Walkot Danny Raih Penghargaan Best Overall IVL
Makassar Berjaya
Cukup Bayar Rp 10.000, Masyarakat Bisa Saksikan Beragam Pertunjukan di Festival Makassar F8 2022
Cukup Bayar Rp 10.000, Masyarakat Bisa Saksikan Beragam Pertunjukan di Festival Makassar F8 2022
Makassar Berjaya
200 UMKM Ramaikan Makassar F8, Wali Kota Danny Pomanto: Makassar F8 Adalah Muara Ekonomi
200 UMKM Ramaikan Makassar F8, Wali Kota Danny Pomanto: Makassar F8 Adalah Muara Ekonomi
Makassar Berjaya
Aksi Heroik Damkar Makassar Selamatkan Balita yang Terjebak Kebakaran di Dalam Rumah
Aksi Heroik Damkar Makassar Selamatkan Balita yang Terjebak Kebakaran di Dalam Rumah
Makassar Berjaya
Wali Kota Makassar Tegaskan Tidak Ada Cacar Monyet di Wilayahnya
Wali Kota Makassar Tegaskan Tidak Ada Cacar Monyet di Wilayahnya
Makassar Berjaya
Hadiri Magical Toraja 2022, Walkot Danny Sebut Tokoh Toraja Punya Andil Memajukan Makassar
Hadiri Magical Toraja 2022, Walkot Danny Sebut Tokoh Toraja Punya Andil Memajukan Makassar
Makassar Berjaya
USAID dan CCBO Kagum dengan Aksi Warga Kelola Sampah di Makassar
USAID dan CCBO Kagum dengan Aksi Warga Kelola Sampah di Makassar
Makassar Berjaya
Pemkot Makassar Ajak Penyandang Disabilitas Rayakan HUT Ke-77 RI
Pemkot Makassar Ajak Penyandang Disabilitas Rayakan HUT Ke-77 RI
Makassar Berjaya
Unjuk Rasa di Pantai Marbo, Nelayan Tallo Protes Pembangunan Rel At Grade
Unjuk Rasa di Pantai Marbo, Nelayan Tallo Protes Pembangunan Rel At Grade
Makassar Berjaya
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?
Makassar Berjaya
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap
Makassar Berjaya
Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan
Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan
Makassar Berjaya
IDEAS 2022 Nobatkan Danny Pomanto Sebagai Wali Kota Terpopuler
IDEAS 2022 Nobatkan Danny Pomanto Sebagai Wali Kota Terpopuler
Makassar Berjaya
Walkot Makassar Gandeng Asian Development Bank Pulihkan Ekonomi Pascapandemi
Walkot Makassar Gandeng Asian Development Bank Pulihkan Ekonomi Pascapandemi
Makassar Berjaya