Suasana Haru Warnai Pelepasan Jabatan Wali Kota Makassar Danny dan Wakilnya

Kompas.com - 09/05/2019, 09:06 WIB
Mikhael Gewati

Editor

MAKASSAR, KOMPAS.com - Masa jabatan Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto bersama Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI (Deng Ical) resmi berakhir setelah upacara pelepasan di Gedung Balaikota Makassar, Rabu (8/5/2019)

Acara yang dihadiri kepala SKPD, Asisten dan Staf Ahli Walikota, Camat, Pimpinan Perusda serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Makassar berlangsung haru diwarnai Isak tangis. Hanya saja momen pelepasan itu tidak dihadiri oleh Deng Ical.

Dalam upacara pelepasan itu, Danny Pomanto hanya didampingi istrinya Indira Jusuf Ismail beserta tiga putrinya.

Upacara pelepasan ini kemudian ditutup dengan penyerahan memori jabatan dari Danny Pomanto ke Sekretaris Daerah Kota Makassar Muhammad Ansar yang ditunjuk sebagai pelaksana harian sampai Pejabat (Pj) Wali Kota resmi dilantik.

Di tempat terpisah, Danny Pomanto juga kembali melantik secara serentak sebanyak 300-an ASN untuk menduduki beberapa jabatan kosong lingkup Pemerintah Kota Makassar di akhir masa jabatannya.

Diantaranya, mengisi jabatan administrator, pengawas, kepala UP dan kepala sub bagian tata usaha UPT. Khususnya eselon 4, 3 dan 2.

Pelantikan atau pengambilan sumpah dilakukan oleh Danny di kawasan kuliner Kanre Rong Karebosi, Jalan Kartini, Rabu (8/5/19). Pelantikan ini merupakan pelantikan kedua dan terakhir di masa jabatan Danny.

“Pelantikan ini sudah melalui proses yang panjang. Kalau Eselon dua harus ijin dan lelang jabatan itu sudah kami lakukan. Untuk Eselon tiga dan empat sepenuhnya hak dari wali kota selam masa jabatannya,” ucap Danny.

Danny menuturkan jikalau pelantikan ini bukan untuk dirinya pribadi. Namun, untuk kota Makassar.

“Ini murni bukan untuk saya. Saya sebentar malam bisa tidur tenang dan nyenyak. Tapi ini untuk Kota Makassar agar lebih maju,” kata Danny.

Semasa menjabat sebagai Wali Kota, Danny dan wakilnya Deng Ical telah berhasil memajukan Kota Makassar. 

Hal itu dibuktikan dengan ribuan karya dan 188 penghargaan baik skala nasional dan International yang diraih Kota Makassar ketika mereka memimpin.

“Terima kasih atas bantuan dan support-nya. Kerja-kerja kalian semua membuahkan hasil yang maksimal. Semoga dengan pelantikan ini akan ada lahir karya, ide dan penghargaan yang lebih banyak lagi,” pungkas Danny.

 

Terkini Lainnya
Merajut Harmoni Membangun Kebersamaan, Walkot Munafri Arifuddin Ungkap Visi Modern dan Beradab Kota Makassar di Usia ke-418 Tahun

Merajut Harmoni Membangun Kebersamaan, Walkot Munafri Arifuddin Ungkap Visi Modern dan Beradab Kota Makassar di Usia ke-418 Tahun

Makassar Berjaya
Jadi Teladan, 12 PNS Raih Kota Makassar Satyalancana Karya Satya

Jadi Teladan, 12 PNS Raih Kota Makassar Satyalancana Karya Satya

Makassar Berjaya
Pimpin Apel Pagi Akhir Tahun, Danny Pomanto Ajak Jajarannya Perbaiki Diri pada 2025

Pimpin Apel Pagi Akhir Tahun, Danny Pomanto Ajak Jajarannya Perbaiki Diri pada 2025

Makassar Berjaya
Refleksi Akhir Tahun 2024, Danny Pomanto Soroti Evaluasi dan Prestasi Kota Makassar

Refleksi Akhir Tahun 2024, Danny Pomanto Soroti Evaluasi dan Prestasi Kota Makassar

Makassar Berjaya
CSR Award 2024, Pemkot Makassar Berikan Penghargaan kepada 7 Perusahaan

CSR Award 2024, Pemkot Makassar Berikan Penghargaan kepada 7 Perusahaan

Makassar Berjaya
Walkot Makassar Terima Tanda Kehormatan Karya Bakti Putera Indonesia 

Walkot Makassar Terima Tanda Kehormatan Karya Bakti Putera Indonesia 

Makassar Berjaya
Hadiri Open House Keuskupan Agung Makassar, Danny Pomanto: Silaturahmi Rutin Saat Natal

Hadiri Open House Keuskupan Agung Makassar, Danny Pomanto: Silaturahmi Rutin Saat Natal

Makassar Berjaya
Berkat Inovasi dan Transformasi Digital, Nilai Evaluasi Smart City 2024 Kota Makassar Meningkat

Berkat Inovasi dan Transformasi Digital, Nilai Evaluasi Smart City 2024 Kota Makassar Meningkat

Makassar Berjaya
Tinjau Banjir di Manggala, Danny Pomanto: Seluruh Pengungsi Harus Tertangani dengan Baik

Tinjau Banjir di Manggala, Danny Pomanto: Seluruh Pengungsi Harus Tertangani dengan Baik

Makassar Berjaya
Banjir Makassar, Tiga Kecamatan Terendam, Warga Mengungsi ke 27 Titik Pengungsian

Banjir Makassar, Tiga Kecamatan Terendam, Warga Mengungsi ke 27 Titik Pengungsian

Makassar Berjaya
Wali Kota Makassar Janjikan Hadiah untuk Warga Pemberi Solusi Banjir

Wali Kota Makassar Janjikan Hadiah untuk Warga Pemberi Solusi Banjir

Makassar Berjaya
Update Banjir di Kota Makassar, Kendala Bantuan, dan Warga yang Memilih Bertahan di Rumahnya...

Update Banjir di Kota Makassar, Kendala Bantuan, dan Warga yang Memilih Bertahan di Rumahnya...

Makassar Berjaya
Mudahkan SKPD, Walkot Makassar Puji Aplikasi SIPAKATAU

Mudahkan SKPD, Walkot Makassar Puji Aplikasi SIPAKATAU

Makassar Berjaya
Peringati Hari Ibu Ke-96, DWP Kota Makassar Gelar Seminar Kesehatan Mental Ibu

Peringati Hari Ibu Ke-96, DWP Kota Makassar Gelar Seminar Kesehatan Mental Ibu

Makassar Berjaya
PPID Pemkot Makassar Ikuti Pelatihan Tugas bersama Tim Ahli Komisi Informasi PPID Utama

PPID Pemkot Makassar Ikuti Pelatihan Tugas bersama Tim Ahli Komisi Informasi PPID Utama

Makassar Berjaya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com