Bupati Kediri Targetkan Persedikab Kediri Naik Kasta ke Liga 2

Kompas.com - 10/12/2023, 14:17 WIB
Aditya Mulyawan

Penulis

KOMPAS.com - Ketua Umum Persedikab Kediri Hanindhito Himawan Pramana menginginkan ekosistem sepak bola di Kediri kembali hidup.

Hal itu ia sampaikan saat mengikuti Opening Ceremony Liga 3 di Stadion Canda Bhirawa Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (5/12/2023).

Pria yang akrab disapa Mas Dhito itu menyampaikan, setelah mendapat mendat sebagai Dewan Pembina Persik, pihaknya ingin mewujudkan ekosistem sepak bola di Kediri Raya. Upaya ini dimulai dari pencarian bibit pemain, mulai dari liga amatir hingga profesional.

“Ini bentuk komitmen dari Kabupaten Kediri. Kebetulan, saya di dua tim Persedikab dan Persik. Artinya, saya betul-betul mencoba untuk (membangun) sebuah ekosistem sepak bola, mulai dari liga amatir sampai liga profesional, menjadi satu kesatuan,” katanya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (10/12/2023).

Setelah sempat tertunda, Mas Dhito berharap Liga 3 dapat kembali berjalan hingga akhir kompetisi. Hal ini pun perlu diimbangi dengan kesiapan performa tim dalam melakoni setiap pertandingan.

Ia menuturkan, kesiapan tersebut sangat krusial untuk memenuhi target Persedikab menuju ke kancah yang lebih tinggi, yakni Liga 2.

“Tentunya, target naik kasta tetap menjadi impian Persedikab untuk naik ke Liga 2,” jelas Mas Dhito.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Timur Ahmad Riyadh menilai, Kabupaten Kediri sangat serius menjadi tuan rumah Liga 3.

Hal itu dibuktikan dengan prestasi Persedikab U-17 yang berhasil menjuarai Piala Soeratin serta rencana pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati.

Ahmad berharap, banyak pemain nasional yang muncul dari Kediri ke depan. Hal ini juga perlu diikuti dengan pembinaan dan program yang dimiliki Kabupaten Kediri sebagai percepatan sepak bola.

“Apalagi, Bupati Kediri (Mas Dhito) saat ini serius mengawal semuanya dengan baik. Saya berharap, tambahan klub Liga 2 banyak dari Jawa Timur, salah satunya Kediri,” terangnya.

Pada laga pertama di fase penyisihan grup, Persedikab mampu mengalahkan tim tamu AC Majapahit dengan skor tipis 1-0.

Sejak awal babak pertama, Persedikab menyerang lewat kedua sisi sayap. Peluang pertama terjadi ketika tendangan Rendhi Tyas mengenai tiang gawang.

Namun, gol baru tercipta pada menit 29 ketika M Nasikin dilanggar di depan kotak penalti. Hasbiyanto yang menjadi eksekutor tendangan bebas berhasil merobek sisi kanan gawang AC Majapahit.

Pada babak berikutnya, kedua tim tidak dapat menghasilkan gol hingga peluit berakhir. Skor 1-0 pun tetap bertahan untuk kemenangan tim Bledug Kelud.

Terkini Lainnya
Matangkan Persiapan Lebaran, Kediri Siagakan Pos Pengamanan di Titik Krusial

Matangkan Persiapan Lebaran, Kediri Siagakan Pos Pengamanan di Titik Krusial

Kediri Hari Ini
Bupati Dhito Ajak 200 Anak Yatim Kediri Borong Baju Baru di Mal

Bupati Dhito Ajak 200 Anak Yatim Kediri Borong Baju Baru di Mal

Kediri Hari Ini
Dukung Sektor Pertanian, Bupati Kediri Serahkan Bantuan Alsintan dan Benih Padi untuk Petani

Dukung Sektor Pertanian, Bupati Kediri Serahkan Bantuan Alsintan dan Benih Padi untuk Petani

Kediri Hari Ini
Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Kediri Prioritaskan Sektor Pertanian

Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Kediri Prioritaskan Sektor Pertanian

Kediri Hari Ini
Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Minta Perangkat Daerah Lakukan Identifikasi

Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Minta Perangkat Daerah Lakukan Identifikasi

Kediri Hari Ini
Bandara Dhoho Resmi Beroperasi, Pemkab Kediri Tawarkan Wisata Gratis dan Diskon Hotel untuk Genjot Okupansi

Bandara Dhoho Resmi Beroperasi, Pemkab Kediri Tawarkan Wisata Gratis dan Diskon Hotel untuk Genjot Okupansi

Kediri Hari Ini
Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Dorong Evaluasi Lapangan

Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Dorong Evaluasi Lapangan

Kediri Hari Ini
Jaga Mutu Program MBG, Mas Dhito Minta SPPG Kediri Komitmen terhadap Keamanan Pangan

Jaga Mutu Program MBG, Mas Dhito Minta SPPG Kediri Komitmen terhadap Keamanan Pangan

Kediri Hari Ini
MPP Kabupaten Kediri Resmi Beroperasi, Mas Dhito: Semangat Baru untuk Melayani Masyarakat

MPP Kabupaten Kediri Resmi Beroperasi, Mas Dhito: Semangat Baru untuk Melayani Masyarakat

Kediri Hari Ini
Kisah Restu, Anak di Kediri yang Kembali Bersekolah Berkat Bantuan Mas Dhito

Kisah Restu, Anak di Kediri yang Kembali Bersekolah Berkat Bantuan Mas Dhito

Kediri Hari Ini
Mas Dhito Minta 344 KDMP di Kediri Punya Fokus Usaha

Mas Dhito Minta 344 KDMP di Kediri Punya Fokus Usaha

Kediri Hari Ini
Pemkab Kediri Raih 2 Penghargaan BKN, Mas Dhito: Sekarang Kita Berbenah untuk Reformasi Birokrasi

Pemkab Kediri Raih 2 Penghargaan BKN, Mas Dhito: Sekarang Kita Berbenah untuk Reformasi Birokrasi

Kediri Hari Ini
Sekolah Rakyat Kediri Punya Fasilitas Lengkap, Mas Dhito Diapresiasi Gubernur Khofifah

Sekolah Rakyat Kediri Punya Fasilitas Lengkap, Mas Dhito Diapresiasi Gubernur Khofifah

Kediri Hari Ini
Dukung Program Sekolah Rakyat, Pemkab Kediri Siapkan Lahan 7,6 Hektar

Dukung Program Sekolah Rakyat, Pemkab Kediri Siapkan Lahan 7,6 Hektar

Kediri Hari Ini
Dukung Gerakan Ayah Teladan, Bupati Kediri Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Dukung Gerakan Ayah Teladan, Bupati Kediri Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Kediri Hari Ini
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com