Apresiasi Festival Drum Band, Plt Bupati Malang Harap Para Santri Berkontribusi untuk Pembangunan Daerah

Kompas.com - 23/10/2024, 15:35 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Hari Santri Nasional (HSN) merupakan momen penting bagi masyarakat Indonesia, khususnya bagi kalangan santri. Salah satu cara untuk merayakan hari bersejarah ini adalah dengan menggelar Festival Drum Band, seperti yang dilakukan oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Malang.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Malang Didik Gatot Subroto mengapresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan festival tersebut.

Ia berharap Festival Drum Band dapat menggelorakan semangat kebersamaan dan mendorong para santri untuk terus berkomitmen dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

“Mudah-mudahan melalui festival ini, kita dapat menggairahkan motivasi para santri untuk senantiasa konsisten dalam melaksanakan pengabdian,” ujar Didik dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (23/10/2024).

Baca juga: Drum Bekas Oli Meledak Saat Dilas, Montir Bengkel di Pekanbaru Tewas Mengenaskan

Pernyataan tersebut disampaikan Didik saat memberangkatkan Festival Drum Band Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Malang dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2024. 

Acara tersebut berlangsung di Halaman Pendopo Kabupaten Malang, Kecamatan Kepanjen, Minggu (20/10/2024). 

Didik menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini sangat positif, mencerminkan partisipasi dan antusiasme masyarakat yang besar dalam memperingati HSN 2024.

"Ada makna mendalam yang perlu kita pahami, yaitu bahwa sebagai santri, kita harus mampu meneruskan perjuangan para pendahulu untuk membawa bangsa menuju masa depan yang lebih baik," ujarnya.

Baca juga: Menikmati Fashion Show Festival Batik Motif Jenon Berlatar Hutan Djawatan Banyuwangi

Didik menambahkan bahwa Festival Drum Band GP Ansor Kabupaten Malang Cup tidak hanya menjadi wadah bagi santri untuk menyalurkan bakat dan keterampilan, tetapi juga dapat berfungsi sebagai sarana efektif untuk menumbuhkan dan menjaga semangat perjuangan santri agar tetap menyala.

"Festival ini juga merupakan ajang untuk memperkuat silaturahmi serta menjadi media untuk mencari pengalaman, ilmu, dan wawasan baru. Manfaatkan momentum ini untuk meraih berbagai kebaikan yang, Insya Allah, tidak hanya bermanfaat saat ini, tetapi juga di masa depan," katanya.

Ia juga berpesan kepada para peserta agar mengikuti festival dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Baca juga: Jokowi Tekankan Sportivitas pada Pembukaan PON XXI Aceh-Sumut

"Kalah dan menang dalam kompetisi adalah hal yang wajar. Oleh karena itu, jadikanlah kegiatan ini sebagai kesempatan berharga untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan diri," jelas Didik.

Sebagai informasi, dalam acara tersebut, juga hadir Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Malang Nurman Ramdansyah, perwakilan dari Polres Malang, jajaran kepala perangkat daerah Kabupaten Malang, serta Ketua GP Ansor Kabupaten Malang.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com