Sentuh Sisi Terluar, Bupati Bogor Pacu Infrastruktur Perbatasan dengan Cianjur

Kompas.com - 20/10/2025, 20:58 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmennya untuk mengikis disparitas pembangunan sebagai salah satu prioritas pembangunan. 

Hal itu diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur yang tak hanya berpusat di perkotaan, tetapi digenjot hingga ke wilayah perbatasan timur Kabupaten Bogor.

Langkah itu bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah dan secara langsung "membuka" akses ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik bagi masyarakat di kawasan terluar, termasuk jalur penghubung dengan Kabupaten Cianjur.

Rudy mengatakan, pihaknya ingin seluruh masyarakat merasakan manfaat pembangunan secara merata. Sebab, infrastruktur yang baik akan membuka akses ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik yang lebih luas. 

"Pembangunan infrastruktur terus meluas hingga ke wilayah timur Kabupaten Bogor,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (20/10/2025). 

Baca juga: Bupati Bogor Rotasi 25 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tingkatkan Layanan Publik

Rudy  berharap, dengan terus bergeraknya pembangunan infrastruktur di wilayah timur, konektivitas antarwilayah dapat diperkuat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada semua pihak yang telah berkontribusi dan mendukung percepatan pembangunan demi kemajuan Kabupaten Bogor," tandasnya. 

Beragam proyek strategis tengah dilaksanakan Pemkab Bogor, meliputi pembangunan dan peningkatan Jalan Sukamakmur–Arca yang menghubungkan Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur, Jalan Puncak Dua Sukawangi, Jalan Lingkar Singajaya–Cibodas, serta Jalan Cibucil Sukamaju dan Jalan Poj Perum Asabri di Kecamatan Jonggol. 

Selain itu, pemerintah juga melakukan pembuatan drainase Jonggol–Sukamakmur, pembangunan Jembatan Ciranjaya di Tanjungsari, serta rekonstruksi Jalan Weninggalih–Balekambang di Kecamatan Jonggol. 

Baca juga: 2 Kasus Keracunan MBG di Kabupaten Bogor, Dinkes Temukan Kontaminasi Salmonella dan E Coli

Proyek-proyek tersebut menjadi bagian penting dari program percepatan pembangunan infrastruktur Kabupaten Bogor yang terintegrasi dan berkelanjutan. 

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com