Gedung Majelis Taklim di Ciomas Ambruk, Bupati Bogor Kerahkan Tim Gabungan Evakuasi Korban

Kompas.com - 07/09/2025, 19:06 WIB
DWN

Penulis

KOMPAS.comBangunan Majelis Taklim Asobiyah di Kampung Sukamakmur, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, ambruk saat kegiatan maulid pada Minggu (7/9/2025) pagi.

Peristiwa itu menelan tiga korban jiwa dan menyebabkan 84 orang lainnya mengalami luka berat maupun ringan.

Bupati Bogor Rudy Susmanto langsung mengerahkan tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemadam Kebakaran (Damkar), Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP), TNI, dan Polri untuk melakukan evakuasi dan penanganan korban.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini. Kami akan terus mendampingi, membantu, dan memastikan kebutuhan korban terdampak terpenuhi,” ujarnya saat meninjau lokasi.

Rudy menambahkan, Pemkab Bogor akan terus memantau kondisi para korban dan melakukan langkah lanjutan terkait penyelidikan penyebab runtuhnya bangunan.

Baca juga: Penyebab Bangunan Majelis Taklim Ambruk di Bogor, Diduga Struktur Bangunan Rapuh

“Semoga korban yang wafat mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucapnya.

Menurut keterangan BPBD Kabupaten Bogor, bangunan dua lantai tersebut ambruk sekitar pukul 08.30 WIB.

Saat itu, sekitar 150 jemaah perempuan memadati lokasi. Sebagian berada di dalam ruangan, sementara lainnya memenuhi pelataran teras. Diduga, struktur bangunan yang rapuh tidak kuat menahan beban sehingga teras runtuh.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, memastikan seluruh korban sudah berhasil dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis di rumah sakit sekitar Kabupaten dan Kota Bogor.

“Tim gabungan juga melakukan pembersihan material sekaligus memberikan edukasi serta imbauan kebencanaan kepada warga,” kata Adam.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com