Meriah, Fashion Lorong Bambu Jadi Pembuka Banyuwangi Batik Festival 2025

Kompas.com - 18/10/2025, 14:48 WIB
Erlangga Satya Darmawan,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi kembali menggelar Banyuwangi Batik Festival (BBF) sebagai upaya memperkenalkan khazanah batik khas daerah kepada masyarakat luas.

Ajang tahunan ini menampilkan berbagai kegiatan menarik yang menggabungkan unsur budaya, kreativitas, dan ekonomi kreatif.

Pada penyelenggaraan 2025, BBF berkolaborasi dengan kegiatan Bulan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember dan membuka kegiatan dengan Fashion Lorong Bambu untuk menambah semarak acara.

Kegiatan digelar di area lorong bambu Gedung Seni Budaya (Gesibu) Blambangan, Banyuwangi, Jumat (17/10/2025).

Baca juga: Bupati Ipuk Dukung Forum Shrimp Fair Banyuwangi, Dorong Solusi Ekspor Udang ke AS

Dalam kegiatan tersebut, puluhan peserta, mulai dari anak-anak usia empat tahun hingga pelajar SMA, tampil memukau mengenakan busana batik bergaya sporti dengan motif Wader Kesit.

Dengan penuh percaya diri, mereka berlenggak-lenggok bak peragawati profesional. Busana yang dikenakan merupakan hasil rancangan desainer lokal, bahkan ada pula yang didesain langsung oleh orangtua peserta.

“Tidak takut. Senang bisa tampil fashion show di sini,” ujar Jeselin, gadis cilik berusia 4 tahun yang mendapatkan juara 2 kategori PAUD–TK dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (18/10/2025).

Ibu dari Jeselin, Bella Donna, mengaku senang Banyuwangi terus menyediakan panggung untuk anak-anak bisa berkreasi, termasuk pertunjukkan fesyen batik.

“Senang karena Banyuwang banyak memberikan wadah untuk anak-anak menampilkan talentanya. Baru ikut modeling empat bulan, tapi sudah terlihat minat dan bakatnya. Semoga ajang-ajang kreatif semacam ini banyak dibuat untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak mengembangkan bakatnya,” kata Bella.

Baca juga: Bupati Ipuk: Banyuwangi adalah Lukisan Indah, Jangan Sampai Tercabik-cabik

Bella mengaku melibatkan desainer Banyuwangi untuk membuat busana batik anaknya. Alasannya karena dia merasa penasaran bagaimana kain batik didesain menjadi baju kasual.

“Ternyata bagus dan menarik desainnya,” ucap Bella.

Anak-anak tampil percaya diri membawakan busana batik khas Banyuwangi dalam ajang Fashion Lorong Bambu yang menjadi pembuka Banyuwangi Batik Festival (BBF) 2025 di Gesibu Blambangan, Banyuwangi, Jumat (17/10/2025).Dok. Pemkab Banyuwangi Anak-anak tampil percaya diri membawakan busana batik khas Banyuwangi dalam ajang Fashion Lorong Bambu yang menjadi pembuka Banyuwangi Batik Festival (BBF) 2025 di Gesibu Blambangan, Banyuwangi, Jumat (17/10/2025).

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fietiandani menjelaskan bahwa BBF telah menjadi wadah pengembangan pelaku usaha batik di Banyuwangi, mulai dari pengrajin batik, penjual batik, hingga desainer fesyen.

“BBF bagian dari upaya pemberdayaan kepada para pelaku industri batik. Kami tantang mereka untuk menciptakan desain busana batik dan mengkreasikannya. Banyuwangi sejatinya kaya dengan motif batik kuno. BBF adalah cara untuk melestarikan batik kami,” kata Ipuk.

Sejak 2013, beragam motif kuno batik Banyuwangi telah diangkat pada ajang BBF. Motif itu, mulai dari Gajah Oling, Kangkung Setingkes, Kopi Pecah, Blarak Sempal, Sekar Jagad Blambangan, Cacing hingga Sembrug.

Baca juga: Banyuwangi Kenalkan Motif Batik Wader Kesit, Ini Filosofinya

Ketua Asosiasi Batik Sekar Jagad Banyuwangi Fitria menjelaskan bahwa BBF 2025 mengangkat motif Wader Kesit. Wader merupakan ikan air tawar yang banyak ditemui di sungai-sungai di Banyuwangi.

“Wader Kesit ini menggambarkan karakter masyarakat Banyuwangi yang gesit (kesit), lincah, serta mampu beradaptasi di mana pun berada seperti halnya ikan wader,” kata Fitria.

Aksi memukau para model dadakan ini memikat hati para pengunjung yang hadir. Salah satunya, Mathieu. Wisatawan asal Perancis ini mengaku senang bisa menyaksikan ajang ini.

“Bagus. Saya suka. Anak-anak kecil tampil luwes memakai batik. Tidak berlebihan, semuanya tampil natural,” ucapnya.

Selain Fashion Lorong Bambu, rangkaian ajang BBF juga menggelar lomba mewarnai dan mencanting serta akan ditutup peragaan busana yang menampilkan puluhan karya desainer batik Banyuwangi pada Sabtu malam.

Baca juga: Banyuwangi jadi Percontohan Budi Daya Udang Berkelanjutan

Terkini Lainnya
Pemkab Banyuwangi Raih Penghargaan Tata Kelola Pemerintahan Terbaik dari Kemendagri

Pemkab Banyuwangi Raih Penghargaan Tata Kelola Pemerintahan Terbaik dari Kemendagri

Banyuwangi
Banyuwangi Raih Penghargaan Swasti Saba dan STBM dari Kemenkes

Banyuwangi Raih Penghargaan Swasti Saba dan STBM dari Kemenkes

Banyuwangi
Didukung Jerman, Pembangkit Listrik Tenaga Angin 200 Megawatt akan Dibangun di Banyuwangi

Didukung Jerman, Pembangkit Listrik Tenaga Angin 200 Megawatt akan Dibangun di Banyuwangi

Banyuwangi
Sirkuit BMX Muncar Banyuwangi, Satu-satunya Berstandar Olimpiade di Asia Tenggara

Sirkuit BMX Muncar Banyuwangi, Satu-satunya Berstandar Olimpiade di Asia Tenggara

Banyuwangi
Tingkatkan Kualitas Penerbangan, AirNav Pasang Sistem Navigasi Modern di Bandara Banyuwangi

Tingkatkan Kualitas Penerbangan, AirNav Pasang Sistem Navigasi Modern di Bandara Banyuwangi

Banyuwangi
Inovatif Promosikan Daerah, Banyuwangi Raih Penghargaan Best Smart Branding di ISNA 2025

Inovatif Promosikan Daerah, Banyuwangi Raih Penghargaan Best Smart Branding di ISNA 2025

Banyuwangi
Ribuan Pengunjung Nikmati Kehangatan Festival Ngopi Sepuluh Ewu Banyuwangi

Ribuan Pengunjung Nikmati Kehangatan Festival Ngopi Sepuluh Ewu Banyuwangi

Banyuwangi
Bupati Ipuk Apresiasi Kinerja TPS 3R Banyuwangi yang Sukses Kirim 60 Ton RDF ke Industri

Bupati Ipuk Apresiasi Kinerja TPS 3R Banyuwangi yang Sukses Kirim 60 Ton RDF ke Industri

Banyuwangi
Kenalkan Destinasi “Hidden Gem” di Kawasan Ijen, Bupati Banyuwangi Luncurkan Ijen Golden Route

Kenalkan Destinasi “Hidden Gem” di Kawasan Ijen, Bupati Banyuwangi Luncurkan Ijen Golden Route

Banyuwangi
Wujudkan Pesantren Aman, Pemkab Banyuwangi Bantu Pengurusan PBG dan SLF

Wujudkan Pesantren Aman, Pemkab Banyuwangi Bantu Pengurusan PBG dan SLF

Banyuwangi
Menko IPK AHY Apresiasi Progres Revitalisasi Pasar Banyuwangi: Perpaduan Ekonomi Rakyat dan Wisata Heritage

Menko IPK AHY Apresiasi Progres Revitalisasi Pasar Banyuwangi: Perpaduan Ekonomi Rakyat dan Wisata Heritage

Banyuwangi
Menpora Erick Thohir Apresiasi Konsistensi Banyuwangi Gelar Ajang Balap Sepeda Internasional

Menpora Erick Thohir Apresiasi Konsistensi Banyuwangi Gelar Ajang Balap Sepeda Internasional

Banyuwangi
Lewat Lokakarya, Kemenlu Hubungkan Banyuwangi dengan Jejaring Industri Kreatif Dunia

Lewat Lokakarya, Kemenlu Hubungkan Banyuwangi dengan Jejaring Industri Kreatif Dunia

Banyuwangi
13 Tahun Gandrung Sewu: Ribuan Penari Persembahkan Harmoni di Pantai Marina Boom

13 Tahun Gandrung Sewu: Ribuan Penari Persembahkan Harmoni di Pantai Marina Boom

Banyuwangi
BPK Dorong Percepatan Pembangunan Jalur Pansela Banyuwangi-Jember

BPK Dorong Percepatan Pembangunan Jalur Pansela Banyuwangi-Jember

Banyuwangi
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com