Bekas Kantor Dagang Inggris di Banyuwangi Akan Disulap Jadi Destinasi Wisata Heritage

Kompas.com - 05/11/2023, 16:15 WIB
ADW,
Sheila Respati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melakukan revitalisasi salah satu bangunan bersejarah di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, yakni Asrama Inggrisan Banyuwangi pada 2024.

Hal tersebut disampaikan Direktur Prasarana Strategis, Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya, Kementrian PUPR, Essy Asiah, saat mengunjungi Banyuwangi, pada Selasa (31/10/2023) hingga Rabu (1/11/2023).

Untuk diketahui, Asrama Inggrisan merupakan salah satu bangunan cagar budaya di Banyuwangi yang dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1776.

Gedung itu kemudian diambil alih British East India Company atau Kantor Dagang Inggris pada abad ke-18. Bangunan ini lantas dijadikan kantor kabel jaringan telegram bawah laut yang menghubungkan Eropa hingga Australia.

Baca juga: Balai Pelestarian Kebudayaan Kaji Revitalisasi Asrama Inggrisan Banyuwangi

Berdasarkan riset yang dilakukan Dr Thor Kerr dari Curtin University Perth Australia dan Irfan Wahyudi dari Universitas Airlangga tentang keterkaitan Banyuwangi dan Australia masa itu, Asrama Inggrisan merupakan salah satu bangunan yang menjadi jantung aktivitas Kantor Dagang Inggris pada abad ke-18.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pun berterima kasih atas dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dalam pembangunan di Banyuwangi.

"Revitalisasi Asrama Inggrisan akan memperkuat daya tarik pariwisata di area Kota Banyuwangi. Hal ini akan berdampak pada peningkatan ekonomi lokal," kata Ipuk dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Minggu (5/11/2023).

Tak hanya itu, Ipuk pun secara khusus berterima kasih kepada jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) yang telah mendukung percepatan Asrama Inggrisan untuk menjadi kawasan wisata budaya (heritage).

Baca juga: Luncurkan Biografi Ulama Blambangan, Bupati Ipuk: Semoga Generasi Muda Idolakan Kiai

Ipuk mengatakan, selama ini Banyuwangi banyak mendapat program pembangunan dari pemerintah pusat, mulai sarana prasarana infrastruktur jalan, sanitasi lingkungan, hingga revitalisasi kawasan Agro Wisata Tamansuruh (AWT).

“Ini adalah bentuk perhatian pemerintah pusat untuk meningkatkan pembangunan daerah. Tidak hanya sektor pariwisata, pengelolaan sampah di Banyuwangi juga mendapat dukungan serta bantuan dari Kementrian PUPR," kata Ipuk.

Terkait hal tersebut, Essy mengatakan, Kementrian PUPR berkomitmen mendukung pembangunan yang dapat mendorong kemajuan ekonomi daerah, termasuk Banyuwangi.

Ia menjelaskan, pihaknya mendapat penugasan untuk melakukan sejumlah pembangunan di Banyuwangi, di antaranya Pasar Banyuwangi dan Asrama Inggrisan.

Baca juga: 10 Tahun BBF, Upaya Pemkab Banyuwangi Tumbuhkan Industri Batik Lokal

Essy melanjutkan, pembangunan Asrama Inggrisan akan tetap mempertahankan fasad bangunan asli. Sebab, gedung yang sudah ada sejak jaman penjajahan tersebut merupakan bangunan heritage yang menjadi bagian dari cagar budaya daerah.

“Asrama Inggrisan akan dibangun dengan konsep wisata edukasi. Semua bangunan hanya akan direvitalisasi tanpa mengubah bentuk karena Asrama Inggrisan juga merupakan bangunan cagar budaya daerah. Di lokasi tersebut akan dilengkapi dengan museum, hotel, dan meeting point,” ujarnya.

Sebagai informasi, selama kunjungan di Banyuwangi, tim Kementrian PUPR juga melakukan survei langsung sebelum pelaksanaan revitalisasi.

Terkini Lainnya
Pemkab Banyuwangi Raih Penghargaan Tata Kelola Pemerintahan Terbaik dari Kemendagri

Pemkab Banyuwangi Raih Penghargaan Tata Kelola Pemerintahan Terbaik dari Kemendagri

Banyuwangi
Banyuwangi Raih Penghargaan Swasti Saba dan STBM dari Kemenkes

Banyuwangi Raih Penghargaan Swasti Saba dan STBM dari Kemenkes

Banyuwangi
Didukung Jerman, Pembangkit Listrik Tenaga Angin 200 Megawatt akan Dibangun di Banyuwangi

Didukung Jerman, Pembangkit Listrik Tenaga Angin 200 Megawatt akan Dibangun di Banyuwangi

Banyuwangi
Sirkuit BMX Muncar Banyuwangi, Satu-satunya Berstandar Olimpiade di Asia Tenggara

Sirkuit BMX Muncar Banyuwangi, Satu-satunya Berstandar Olimpiade di Asia Tenggara

Banyuwangi
Tingkatkan Kualitas Penerbangan, AirNav Pasang Sistem Navigasi Modern di Bandara Banyuwangi

Tingkatkan Kualitas Penerbangan, AirNav Pasang Sistem Navigasi Modern di Bandara Banyuwangi

Banyuwangi
Inovatif Promosikan Daerah, Banyuwangi Raih Penghargaan Best Smart Branding di ISNA 2025

Inovatif Promosikan Daerah, Banyuwangi Raih Penghargaan Best Smart Branding di ISNA 2025

Banyuwangi
Ribuan Pengunjung Nikmati Kehangatan Festival Ngopi Sepuluh Ewu Banyuwangi

Ribuan Pengunjung Nikmati Kehangatan Festival Ngopi Sepuluh Ewu Banyuwangi

Banyuwangi
Bupati Ipuk Apresiasi Kinerja TPS 3R Banyuwangi yang Sukses Kirim 60 Ton RDF ke Industri

Bupati Ipuk Apresiasi Kinerja TPS 3R Banyuwangi yang Sukses Kirim 60 Ton RDF ke Industri

Banyuwangi
Kenalkan Destinasi “Hidden Gem” di Kawasan Ijen, Bupati Banyuwangi Luncurkan Ijen Golden Route

Kenalkan Destinasi “Hidden Gem” di Kawasan Ijen, Bupati Banyuwangi Luncurkan Ijen Golden Route

Banyuwangi
Wujudkan Pesantren Aman, Pemkab Banyuwangi Bantu Pengurusan PBG dan SLF

Wujudkan Pesantren Aman, Pemkab Banyuwangi Bantu Pengurusan PBG dan SLF

Banyuwangi
Menko IPK AHY Apresiasi Progres Revitalisasi Pasar Banyuwangi: Perpaduan Ekonomi Rakyat dan Wisata Heritage

Menko IPK AHY Apresiasi Progres Revitalisasi Pasar Banyuwangi: Perpaduan Ekonomi Rakyat dan Wisata Heritage

Banyuwangi
Menpora Erick Thohir Apresiasi Konsistensi Banyuwangi Gelar Ajang Balap Sepeda Internasional

Menpora Erick Thohir Apresiasi Konsistensi Banyuwangi Gelar Ajang Balap Sepeda Internasional

Banyuwangi
Lewat Lokakarya, Kemenlu Hubungkan Banyuwangi dengan Jejaring Industri Kreatif Dunia

Lewat Lokakarya, Kemenlu Hubungkan Banyuwangi dengan Jejaring Industri Kreatif Dunia

Banyuwangi
13 Tahun Gandrung Sewu: Ribuan Penari Persembahkan Harmoni di Pantai Marina Boom

13 Tahun Gandrung Sewu: Ribuan Penari Persembahkan Harmoni di Pantai Marina Boom

Banyuwangi
BPK Dorong Percepatan Pembangunan Jalur Pansela Banyuwangi-Jember

BPK Dorong Percepatan Pembangunan Jalur Pansela Banyuwangi-Jember

Banyuwangi
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com