Kabupaten Banyuwangi Raih RTH Awards Berkat Penyediaan 20 Persen Ruang Terbuka Hijau di Perkotaan

Kompas.com - 18/11/2022, 16:05 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengapresiasi Kabupaten Banyuwangi yang menyediakan 20 persen tanah untuk ruang terbuka hijau (RTH) publik di wilayah perkotaan.

Oleh karenanya, Banyuwangi pun meraih penghargaan dalam RTH Awards dari Kementerian ATR/BPN.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pun menyambut gembira penghargaan tersebut. Menurutnya, RTH merupakan energi kota dan mempunyai manfaat besar sebagai tempat interaksi, pembentuk estetika kota, bahkan retensi air.

Dengan diraihnya RTH Awards, kata dia, pihaknnya akan terdorongan untuk terus mempertahankan dan mengembangkan keberadaan RTH di Banyuwangi.

“Menyediakan ruang terbuka hijau di tengah perkotaan ini tidaklah mudah, apalagi di tengah kebutuhan atas lahan yang terus meningkat. Perlu komitmen kuat bisa mewujudkan RTH secara ideal,” ungkapnya dalam siaran pers, Jumat (18/11/2022).

Baca juga: Banyuwangi Jadi Tuan Rumah HKN 2022 Jatim, Bupati Ipuk: Mari Tingkatkan Derajat Kesehatan Warga

Adapun penyediaan RTH merupakan amanat dari Undang-Undang (UU) Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Dalam UU tersebut, pemerintah harus menyediakan 20 persen RTH publik dan 10 persen untuk RTH privat.

Pemeritnah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berupaya mewujudkan amanat tersebut secara bertahap sejak 2011 hingga tercapai pada 2022.

Untuk diketahui, wilayah perkotaan di Banyuwangi mencapai 15.319,53 hektar (ha), sehingga RTH publik yang harus dipenuhi minimal mencapai 3.063,91 ha.

Pada 2011, luas RTH di Banyuwangi baru mencapai 2.526,85 ha atau sekitar 16,49 persen. Pada 2021, luas RTH di Banyuwangi meningkat menjadi 2.539,72 ha atau sebesar 16,58 persen.

Alhamdulillah, tahun ini sudah terpenuhi sebesar 3.091,49 ha atau 20,18 persen,” jelas Ipuk.

Baca juga: Banyuwangi Kembali Gelar Jagoan Digital, Bupati Ipuk: Ini Investasi Jangka Panjang Bagi Kami

Ipuk menambahkan, keberadaan RTH sangat penting. Terlebih, RTH di Banyuwangi dirancang sebagai ruang publik dan pusat aktivitas masyarakat.

Bahkan, kata dia, sejumlah RTH di Banywuangi dibangun dengan melibatkan arsitek nasional, seperti RTH Kedayunan Kabat yang dirancang arsitek Yori Antar dan RTH Sayu Wiwit dirancang Andra Matin.

Arsitek Adi Purnomo juga merancang RTH Taman Blambangan dan Pendopo Sabha Swagata yang kawasannya sangat asri didominasi rerumputan hijau.

“Kami juga melibatkan arsitek. Ini bukti keseriusan kami agar ruang-ruang publik ini menjadi tempat yang sangat nyaman,” kata Ipuk.

RTH di Banyuwangi tidak hanya di kawasan perkotaan, tapi menjangkau pula wilayah kecamatan dan kelurahan/desa. Tercatat, ada 120 RTH dengan total luas 47,680 ha.

Baca juga: Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jatim Beri Bantuan Korban Banjir di Banyuwangi

“Kami terus memperbanyak ruang-ruang publik. Hingga saat ini, kami telah membangun 120 RTH se-Banyuwangi agar masyarakat bisa saling berinteraksi dan bersosialisasi dengan nyaman,” ujarnya.

Adapun, RTH Awards diserahkan Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Banyuwangi, Dwi Yanto di Jakarta, Selasa (8/11/2022).

"Secara keseluruhan, hanya ada lima daerah yang menerima RTH Awards,” ungkap Dwi Yanto.

Penghargaan tersebut merupakan salah satu acara dalam rangkaian peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) 2022.

Sebelumnya, tim Kementerian ATR/BPN telah melakukan penilaian pelaksanaan penyediaan RTH di seluruh kabupaten atau kota se-Indonesia pada 10-19 Oktober 2022.

Baca juga: Produksi Durian Banyuwangi Capai 14.000 Ton Per Tahun

Terkini Lainnya
Pemkab Banyuwangi Raih Penghargaan Tata Kelola Pemerintahan Terbaik dari Kemendagri

Pemkab Banyuwangi Raih Penghargaan Tata Kelola Pemerintahan Terbaik dari Kemendagri

Banyuwangi
Banyuwangi Raih Penghargaan Swasti Saba dan STBM dari Kemenkes

Banyuwangi Raih Penghargaan Swasti Saba dan STBM dari Kemenkes

Banyuwangi
Didukung Jerman, Pembangkit Listrik Tenaga Angin 200 Megawatt akan Dibangun di Banyuwangi

Didukung Jerman, Pembangkit Listrik Tenaga Angin 200 Megawatt akan Dibangun di Banyuwangi

Banyuwangi
Sirkuit BMX Muncar Banyuwangi, Satu-satunya Berstandar Olimpiade di Asia Tenggara

Sirkuit BMX Muncar Banyuwangi, Satu-satunya Berstandar Olimpiade di Asia Tenggara

Banyuwangi
Tingkatkan Kualitas Penerbangan, AirNav Pasang Sistem Navigasi Modern di Bandara Banyuwangi

Tingkatkan Kualitas Penerbangan, AirNav Pasang Sistem Navigasi Modern di Bandara Banyuwangi

Banyuwangi
Inovatif Promosikan Daerah, Banyuwangi Raih Penghargaan Best Smart Branding di ISNA 2025

Inovatif Promosikan Daerah, Banyuwangi Raih Penghargaan Best Smart Branding di ISNA 2025

Banyuwangi
Ribuan Pengunjung Nikmati Kehangatan Festival Ngopi Sepuluh Ewu Banyuwangi

Ribuan Pengunjung Nikmati Kehangatan Festival Ngopi Sepuluh Ewu Banyuwangi

Banyuwangi
Bupati Ipuk Apresiasi Kinerja TPS 3R Banyuwangi yang Sukses Kirim 60 Ton RDF ke Industri

Bupati Ipuk Apresiasi Kinerja TPS 3R Banyuwangi yang Sukses Kirim 60 Ton RDF ke Industri

Banyuwangi
Kenalkan Destinasi “Hidden Gem” di Kawasan Ijen, Bupati Banyuwangi Luncurkan Ijen Golden Route

Kenalkan Destinasi “Hidden Gem” di Kawasan Ijen, Bupati Banyuwangi Luncurkan Ijen Golden Route

Banyuwangi
Wujudkan Pesantren Aman, Pemkab Banyuwangi Bantu Pengurusan PBG dan SLF

Wujudkan Pesantren Aman, Pemkab Banyuwangi Bantu Pengurusan PBG dan SLF

Banyuwangi
Menko IPK AHY Apresiasi Progres Revitalisasi Pasar Banyuwangi: Perpaduan Ekonomi Rakyat dan Wisata Heritage

Menko IPK AHY Apresiasi Progres Revitalisasi Pasar Banyuwangi: Perpaduan Ekonomi Rakyat dan Wisata Heritage

Banyuwangi
Menpora Erick Thohir Apresiasi Konsistensi Banyuwangi Gelar Ajang Balap Sepeda Internasional

Menpora Erick Thohir Apresiasi Konsistensi Banyuwangi Gelar Ajang Balap Sepeda Internasional

Banyuwangi
Lewat Lokakarya, Kemenlu Hubungkan Banyuwangi dengan Jejaring Industri Kreatif Dunia

Lewat Lokakarya, Kemenlu Hubungkan Banyuwangi dengan Jejaring Industri Kreatif Dunia

Banyuwangi
13 Tahun Gandrung Sewu: Ribuan Penari Persembahkan Harmoni di Pantai Marina Boom

13 Tahun Gandrung Sewu: Ribuan Penari Persembahkan Harmoni di Pantai Marina Boom

Banyuwangi
BPK Dorong Percepatan Pembangunan Jalur Pansela Banyuwangi-Jember

BPK Dorong Percepatan Pembangunan Jalur Pansela Banyuwangi-Jember

Banyuwangi
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com