Ribuan Penari Akan Bawakan Tari Gandrung di Festival Banyuwangi

Kompas.com - 06/10/2019, 12:30 WIB
Hotria Mariana,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Dengan mengenakan busana menyala, ribuan penari dari berbagai usia akan mampilkan keindahan gerak tari Gandrung Sewu di bibir Pantai Marina Boom, pada Sabtu (12/10/2019).

Tari Gandrung Sewu merupakan salah satu tradisi Banyuwangi yang mendunia. Kesenian ini menggambarkan kisah heroik perjuangan rakyat Blambangan saat melawan penjajahan kolonial.

Setiap tahunnya, warga Banyuwangi, mulai dari seniman cilik hingga tua menggelar pertunjukkan Tarian Gandrung Sewu guna terus menjaga kelestarian tradisi tersebut.

Baca juga: Ribuan Penari Gandrung dari Terakota di Banyuwangi

Lebih dari 1.000 sewu atau penari dari seluruh penjuru Banyuwangi akan menarikan tarian tersebut dalam Festival Banyuwangi dengan latar belakang pemandangan Selat Bali.

Lewat Panji-Panji Sunangkara, sendratari tersebut akan bercerita tentang semangat membara Pangeran Rempeg Jagapati memimpin rakyat Banyuwangi melawan Belanda.

Bupati Bayuwangi Abdullah Azwar Anas dalam rilis yang diterima Kompas.com, Minggu (6/10/2019) mengatakan, festival ini adalah semacam perayaan tahunan di kota tersebut.

"Kemegahan Gandrung Sewu telah menjadikan event ini masuk ke dalam 10 Best Calendar of Event Wonderful Indonesia," kata Anas.

Baca juga: Gandrung Sewu 2018, Berkah Ekonomi Masyarakat Banyuwangi

Selain Festival Bayuwangi, Anas mengatakan, nantinya akan ada acara meriah lainnya yang digelar, seperti Festival Lembah Ijen dan Ngopi Sepuluh Ewu atau 10.000.

Sendratari Gandrung Sewudok. Pemkab Banyuwangi Sendratari Gandrung Sewu
"Jika ingin melihat kisah Gandrung lebih dekat lagi, silakan datang ke Festival Lembah Ijen usai menonton Gandrung Sewu," imbau Anas.

Pasalnya, pengunjung dapat menikmati sendratari tersebut dalam bentuk patung terakota dari atas ketinggian 600 meter dari atas permukaan laut di kaki Ijen dengan berlatarkan hamparan sawah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata MY Bramuda menuturkan, Festival Lembah Ijen akan dimulai sekitar pukul 19.00, sementara Ngopi 10 Ewu yang digelar di Desa Adat Kemiren akan dilaksanakan dari pukul 17.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Baca juga: Jadwal Festival Banyuwangi Sepanjang Tahun 2019 Bisa Dilihat di Aplikasi Ini

"Selama festival Ngopi 10 Ewu berlangsung, ribuan cangkir kopi dengan motif yang sama akan tersaji di sepanjang jalan utama Desa Kemiren," kata Bramuda.

Suguhan tersebut merupakan bentuk sambutan warga Kemiren kepada tamu pengunjung, tambah Bramuda.

Lebih lanjut Bramuda mengungkapkan, sebenarnya ada beragam festival menarik yang akan digelar selama bulan Oktober 2019 ini. 

Misalnya, 5 Oktober digelar Kuntulan Caruk di Gesibu Banyuwangi yang merupakan kesenian musik ritmis asli Banyuwangi yang peralatannya disebut terbang.

Baca juga: Yang Beda di Festival Banyuwangi 2015

Lalu ada Festival Band Remaja yang akan digelar pada 18 Oktober, dan Festival Gendhing Osing pada 26 Oktober sebagai ajang pencarian bibit seniman musik muda berbakat di Banyuwangi.

Ada pula, Banyuwangi Writing Festival pada 20 Oktober, Santripreneur Festival pada 20 hingga 22 Oktober, dan Banyuwangi International BMX pada 26 hingga 27 Oktober.

Selanjutnya, Festival Anak Sholeh pada 29 hingga 30 Oktober, dan Traditional Market Festival pada 30 Oktober. 

Terkini Lainnya
Pemkab Banyuwangi Raih Penghargaan Tata Kelola Pemerintahan Terbaik dari Kemendagri

Pemkab Banyuwangi Raih Penghargaan Tata Kelola Pemerintahan Terbaik dari Kemendagri

Banyuwangi
Banyuwangi Raih Penghargaan Swasti Saba dan STBM dari Kemenkes

Banyuwangi Raih Penghargaan Swasti Saba dan STBM dari Kemenkes

Banyuwangi
Didukung Jerman, Pembangkit Listrik Tenaga Angin 200 Megawatt akan Dibangun di Banyuwangi

Didukung Jerman, Pembangkit Listrik Tenaga Angin 200 Megawatt akan Dibangun di Banyuwangi

Banyuwangi
Sirkuit BMX Muncar Banyuwangi, Satu-satunya Berstandar Olimpiade di Asia Tenggara

Sirkuit BMX Muncar Banyuwangi, Satu-satunya Berstandar Olimpiade di Asia Tenggara

Banyuwangi
Tingkatkan Kualitas Penerbangan, AirNav Pasang Sistem Navigasi Modern di Bandara Banyuwangi

Tingkatkan Kualitas Penerbangan, AirNav Pasang Sistem Navigasi Modern di Bandara Banyuwangi

Banyuwangi
Inovatif Promosikan Daerah, Banyuwangi Raih Penghargaan Best Smart Branding di ISNA 2025

Inovatif Promosikan Daerah, Banyuwangi Raih Penghargaan Best Smart Branding di ISNA 2025

Banyuwangi
Ribuan Pengunjung Nikmati Kehangatan Festival Ngopi Sepuluh Ewu Banyuwangi

Ribuan Pengunjung Nikmati Kehangatan Festival Ngopi Sepuluh Ewu Banyuwangi

Banyuwangi
Bupati Ipuk Apresiasi Kinerja TPS 3R Banyuwangi yang Sukses Kirim 60 Ton RDF ke Industri

Bupati Ipuk Apresiasi Kinerja TPS 3R Banyuwangi yang Sukses Kirim 60 Ton RDF ke Industri

Banyuwangi
Kenalkan Destinasi “Hidden Gem” di Kawasan Ijen, Bupati Banyuwangi Luncurkan Ijen Golden Route

Kenalkan Destinasi “Hidden Gem” di Kawasan Ijen, Bupati Banyuwangi Luncurkan Ijen Golden Route

Banyuwangi
Wujudkan Pesantren Aman, Pemkab Banyuwangi Bantu Pengurusan PBG dan SLF

Wujudkan Pesantren Aman, Pemkab Banyuwangi Bantu Pengurusan PBG dan SLF

Banyuwangi
Menko IPK AHY Apresiasi Progres Revitalisasi Pasar Banyuwangi: Perpaduan Ekonomi Rakyat dan Wisata Heritage

Menko IPK AHY Apresiasi Progres Revitalisasi Pasar Banyuwangi: Perpaduan Ekonomi Rakyat dan Wisata Heritage

Banyuwangi
Menpora Erick Thohir Apresiasi Konsistensi Banyuwangi Gelar Ajang Balap Sepeda Internasional

Menpora Erick Thohir Apresiasi Konsistensi Banyuwangi Gelar Ajang Balap Sepeda Internasional

Banyuwangi
Lewat Lokakarya, Kemenlu Hubungkan Banyuwangi dengan Jejaring Industri Kreatif Dunia

Lewat Lokakarya, Kemenlu Hubungkan Banyuwangi dengan Jejaring Industri Kreatif Dunia

Banyuwangi
13 Tahun Gandrung Sewu: Ribuan Penari Persembahkan Harmoni di Pantai Marina Boom

13 Tahun Gandrung Sewu: Ribuan Penari Persembahkan Harmoni di Pantai Marina Boom

Banyuwangi
BPK Dorong Percepatan Pembangunan Jalur Pansela Banyuwangi-Jember

BPK Dorong Percepatan Pembangunan Jalur Pansela Banyuwangi-Jember

Banyuwangi
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com