Waspada Hantavirus, Dinkes Tangsel Imbau Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

Kompas.com - 16/05/2026, 13:32 WIB
Fathia Ariana Salima,
Aditya Mulyawan

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Sehubungan dengan Surat Edaran Nomor SR.03.02/C/2572/2026 tentang Kewaspadaan Penyakit Virus Hanta yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diimbau waspada terhadap risiko paparan penyakit Hantavirus.

Meski demikian, Kepala Dinas Kesehatan ( Dinkes) Kota Tangsel dr Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan bahwa hingga saat ini, belum ada temuan ataupun laporan kasus Hantavirus di wilayahnya.

“Berdasarkan data pemantauan melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) serta surveilans penyakit infeksi emerging, hingga saat ini belum ditemukan kasus Hantavirus di Kota Tangsel,” jelas dr Allin dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (16/5/2026).

Untuk diketahui, penyakit Hantavirus merupakan penyakit zoonotik yang disebabkan oleh orthohantavirus yang ditularkan dari tikus dan celurut. Virus tersebut dapat menular melalui cairan tubuh, mulai dari urine, feses, saliva, hingga debu yang terkontaminasi.

Baca juga: Dinkes Tangsel Uji Kualitas Air Bersih Warga dan PDAM Imbas Kebakaran Gudang Kimia

“Secara klinis, penyakit ini dapat menimbulkan dua bentuk utama, yaitu Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) dan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) dengan gejala mulai dari demam, nyeri otot, hingga gangguan pernapasan berat,” terang dr Allin.

Oleh karena itu, dr Allin meminta warga Kota Tangsel untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan Hantavirus. Pasalnya, laporan global terbaru menunjukkan adanya temuan temuan klaster kasus Hantavirus tipe HPS di kapal pesiar internasional yang berpotensi menyebabkan penyebaran lintas negara.

Di Indonesia sendiri, kasus Hantavirus tipe HFRS telah dilaporkan di beberapa provinsi sejak 2024 hingga 2026. Sementara, tipe HPS belum pernah dilaporkan. Namun, tetap berpotensi terjadi sebagai kasus importasi.

Dokter Allin menuturkan bahwa pihaknya tengah memperkuat kewaspadaan melalui penguatan surveilans berbasis indikator ataupun Surveilans Berbasis Kejadian melalui SKDR untuk memantau tren kasus ISPA, pneumonia, Severe Acute Respiratory Infection (SARI), serta sindrom demam dengan gejala tidak spesifik.

Baca juga: Tangsel Targetkan Groundbreaking PSEL Cipeucang Akhir 2026, Investasi Capai Rp 1,2 Triliun

“Kami juga meningkatkan deteksi dini di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dan rumah sakit melalui pendekatan surveilans penyakit infeksi emerging serta koordinasi lintas program dan lintas sektor dalam kesiapsiagaan penanggulangan penyakit,” imbuhnya.

Lebih lanjut, fasilitas layanan kesehatan, baik rumah sakit maupun puskesmas, turut disiagakan oleh Dinkes Kota Tangsel guna melakukan deteksi dini, penanganan awal, serta stabilisasi pasien.

Selain itu, dilakukan penerapan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), termasuk penggunaan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga kesehatan.

Dinkes Tangsel juga menyiapkan ruang isolasi sementara di fasilitas pelayanan kesehatan, penguatan sistem rujukan ke rumah sakit rujukan penyakit infeksi emerging sesuai ketentuan Kemenkes, serta koordinasi dengan laboratorium rujukan untuk pemeriksaan spesimen sesuai standar biosafety.

Baca juga: Atasi Krisis Sampah, Tangsel Bangun PSEL Mandiri di Cipeucang dengan Kapasitas 1.200 Ton

Dokter Allin mengimbau masyarakat Kota Tangsel untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, menerapkan etika batuk dan bersin, menjaga daya tahan tubuh, mengontrol penyakit penyerta, serta menggunakan masker saat mengalami gejala sakit.

“Masyarakat juga diminta menghindari kontak dengan tikus atau celurut beserta kotorannya, menutup akses masuk hewan pengerat ke dalam rumah serta menjaga kebersihan lingkungan dengan melakukan pembersihan menggunakan metode pel basah apabila ditemukan jejak keberadaan tikus,” tuturnya.

Terakhir, pelaku perjalanan luar negeri pun diingatkan agar mematuhi imbauan kesehatan di negara tujuan serta mengikuti informasi resmi melalui kanal Kemenkes.

Terkini Lainnya
Jelang Idul Adha 1447 H, Walkot Tangsel Imbau Masyarakat Gunakan Wadah Ramah Lingkungan

Jelang Idul Adha 1447 H, Walkot Tangsel Imbau Masyarakat Gunakan Wadah Ramah Lingkungan

Tangerang Selatan
Tangsel Perkuat Penanganan HIV/AIDS, Walkot Benyamin Ajak Warga Hapus Stigma ODHA

Tangsel Perkuat Penanganan HIV/AIDS, Walkot Benyamin Ajak Warga Hapus Stigma ODHA

Tangerang Selatan
Anggaran Naik Jadi Rp 75 Juta, Pemkot Tangsel Targetkan Bedah 329 RTLH pada 2026

Anggaran Naik Jadi Rp 75 Juta, Pemkot Tangsel Targetkan Bedah 329 RTLH pada 2026

Tangerang Selatan
Oase Baru di Ciputat Timur, Alun-alun Pondok Ranji Jadi Magnet Ruang Bermain Ramah Anak

Oase Baru di Ciputat Timur, Alun-alun Pondok Ranji Jadi Magnet Ruang Bermain Ramah Anak

Tangerang Selatan
Waspada Hantavirus, Dinkes Tangsel Imbau Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

Waspada Hantavirus, Dinkes Tangsel Imbau Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

Tangerang Selatan
Transformasi Digital Kian Mendesak, Pemkot Tangsel Luncurkan “Tangsel One”

Transformasi Digital Kian Mendesak, Pemkot Tangsel Luncurkan “Tangsel One”

Tangerang Selatan
Dorong Infrastruktur Berkelanjutan, Pemkot Tangsel Fokus Perbaikan Layanan dan Ketahanan Kota

Dorong Infrastruktur Berkelanjutan, Pemkot Tangsel Fokus Perbaikan Layanan dan Ketahanan Kota

Tangerang Selatan
Pemkot Tangsel Borong Penghargaan Nasional, Cerminan Efektivitas Program Pembangunan

Pemkot Tangsel Borong Penghargaan Nasional, Cerminan Efektivitas Program Pembangunan

Tangerang Selatan
Perluas Akses Pelayanan Kesehatan Gratis, Pemkot Tangsel Luncurkan “Ngider Sehat Premium”

Perluas Akses Pelayanan Kesehatan Gratis, Pemkot Tangsel Luncurkan “Ngider Sehat Premium”

Tangerang Selatan
HUT Ke-17 Tangsel, Wali Kota Benyamin: Momentum Refleksi Capaian Pembangunan

HUT Ke-17 Tangsel, Wali Kota Benyamin: Momentum Refleksi Capaian Pembangunan

Tangerang Selatan
Pemkot Tangsel Buka Lelang Barang Milik Daerah, Catat Tanggal dan Cara Daftarnya!

Pemkot Tangsel Buka Lelang Barang Milik Daerah, Catat Tanggal dan Cara Daftarnya!

Tangerang Selatan
Catatan Prestasi Kota Tangsel yang Kini Merayakan HUT Ke-15

Catatan Prestasi Kota Tangsel yang Kini Merayakan HUT Ke-15

Tangerang Selatan
DIhadiri Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, Tangsel Bersholawat Kirimkan Doa untuk Rakyat Palestina

DIhadiri Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, Tangsel Bersholawat Kirimkan Doa untuk Rakyat Palestina

Tangerang Selatan
 Warga Protes Lingkungan Bau dan Kotor, DPRD Serang Akan Hentikan Kerja Sama dengan TPSA Cilowong

Warga Protes Lingkungan Bau dan Kotor, DPRD Serang Akan Hentikan Kerja Sama dengan TPSA Cilowong

Tangerang Selatan
Sukses Digelar, Tangsel Marathon 2023 Diikuti 5.000 Peserta

Sukses Digelar, Tangsel Marathon 2023 Diikuti 5.000 Peserta

Tangerang Selatan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com