Hendi: Tekan Kasus Bullying, Sekolah Harus Jadi Rumah Kedua Bagi Siswa

Mikhael Gewati
Kompas.com - Selasa, 8 Oktober 2019
Hendi: Tekan Kasus Bullying, Sekolah Harus Jadi Rumah Kedua Bagi SiswaDOK. IstimewaWali Kota Semarang Hendrar Prihadi memberi arahan tentang Sosialisasi Penerapan Program Pencegahan Bullying dan Disiplin Positif Tingkat SMP se-Kota Semarang di Balaikota, Senin (7/10/2019).


KOMPAS.com
- Wali Kota (Walkot) Semarang Hendrar Prihadi mengatakan untuk menekan kasus bullying atau perundungan sekolah harus benar-benar jadi rumah kedua bagi anak-anak.

Pasalnya, hampir separuh waktu anak-anak dihabiskan di sekolah. Untuk itu, sebagai orang tua, Hendi harus bisa mengikhlaskan anaknya diajari di sekolah.

Hal ini bisa berjalan dengan lancar jika anak-anak menganggap sekolah sebagai rumah kedua mereka.

“Sebenarnya tolok ukur kami para orang tua mudah, melihat anak kami pagi-pagi semangat berangkat ke sekolah, sekolahnya pasti ramah anak,” ujar Hendi sapaan akrab wali kota seperti dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga: Apa Itu Beauty Bullying, dan Bagaimana Menghentikannya

Hendi sendiri mengatakan itu saat membuka kegiatan Sosialisasi Penerapan Pencegahan Bullying dan Disiplin Positif Tingkat SMP Kota Semarang, di Gedung Balaikota, Senin (7/10/2019).

Sebagai orang tua, Hendi mengatakan bullying bisa terjadi dimulai dari ajakan siswa untuk mengejek siswa lain, atau bisa juga makian dari guru yang dilakukan secara tidak sadar kepada siswa.

Berangkat dari situ, Hendi mengajak para orang tua secara bersama-sama untuk mengevaluasi hubungan anak mereka dengan sesama temannya. Evaluasi hubungan guru dengan anak dan bahkan evaluasi kebijakan-kebijakan sekolah.

Data dari Dinas Pendidikan Kota Semarang menunjukkan adanya penurunan kasus bullying dari 60 persen pada 2013 menjadi 5 persen pada 2019.

 

Meski menurun, Hendi mengatakan ia akan tetap menjadi fokus menekan angka bullying di Kota Semarang. 

Peran pencegahan guru

Menurut Hendi, guru memiliki peran dalam pencegahan dan pengawasan kasus bullying di sekolah baik berbentuk fisik maupun verbal.

“Tugas pertama guru adalah mengingatkan. Misalnya tidak boleh ada anak diintimidasi oleh temannya yang badannya lebih besar, itu pasti dia terganggu,” ungkap Hendi.

Senada dengan Hendi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Gunawan Saptogiri mengungkapkan perlunya peningkatan pengawasan yang dilakukan secara berjenjang di mana terdapat pengawas sendiri di setiap sekolah.

Baca juga: Hari Anak Nasional, KPAI Ingatkan Masyarakat Jangan Anggap Remeh Kasus Bullying

“Sifatnya jika ada laporan, maka kami panggil. Yang paling penting bagaimana menyangkut siswa, kami bisa memulihkan psikologi mereka,” ujar Gunawan.

Solusi lain, yakni perlunya guru untuk meningkatkan mutu pendidikan karakter kepada para siswa. Ia menilai peran guru berhasil apabila perundungan di sekolahnya tidak ada lagi.

Lebih jauh, Gunawan menuturkan pentingnya penerapan nilai-nilai pendidikan karakter maupun Pancasila dilakukan sejak jenjang PAUD.

"Sebenarnya di PAUD tak langsung diajari teori, namun lebih kepada praktik nilai sopan santun, disiplin, keberanian, yang merupakan penerapan Pancasila," imbuh Gunawan.

 

PenulisMikhael Gewati
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Jalan Depok Jadi Pusat Kuliner Baru Kota Semarang
Jalan Depok Jadi Pusat Kuliner Baru Kota Semarang
semarang
Jaga Sejarah Bangsa, Semarang Usung Haul Bertema Sejarah adalah Roh Nasionalisme
Jaga Sejarah Bangsa, Semarang Usung Haul Bertema Sejarah adalah Roh Nasionalisme
semarang
Wali Kota Hendi Minta Keunggulan Kelurahan Plamongansari Dipertahankan
Wali Kota Hendi Minta Keunggulan Kelurahan Plamongansari Dipertahankan
semarang
Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi
Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi
semarang
ASEAN Nobatkan Semarang sebagai Kota Wisata Terbersih di Asia Tenggara
ASEAN Nobatkan Semarang sebagai Kota Wisata Terbersih di Asia Tenggara
semarang
Siap-siap, Pemkot Semarang Mulai Gratiskan Biaya Pendidikan di Sekolah Swasta
Siap-siap, Pemkot Semarang Mulai Gratiskan Biaya Pendidikan di Sekolah Swasta
semarang
Ini Wujud Keseriusan Pemkot Semarang Populerkan Kendaraan Listrik
Ini Wujud Keseriusan Pemkot Semarang Populerkan Kendaraan Listrik
semarang
Kota Semarang Usung
Kota Semarang Usung "Wayang Potehi" Jadi Tema Perayaan Imlek
semarang
Pandanaran Skybridge Dibuka untuk Umum, Wali Kota Semarang: Jangan Dirusak
Pandanaran Skybridge Dibuka untuk Umum, Wali Kota Semarang: Jangan Dirusak
semarang
Koperasi Wanita Mekar Melati Semarang Bukukan Aset Rp 6 Miliar
Koperasi Wanita Mekar Melati Semarang Bukukan Aset Rp 6 Miliar
semarang
Sebentar Lagi Warga Kota Semarang Bisa Nikmati Fitness Center Gratis
Sebentar Lagi Warga Kota Semarang Bisa Nikmati Fitness Center Gratis
semarang
Pemuda dan Mahasiswa Kota Semarang Ciptakan Aplikasi Tumbasin
Pemuda dan Mahasiswa Kota Semarang Ciptakan Aplikasi Tumbasin
semarang
Megawati Apresiasi Kader PDI-P yang Sukses di Daerahnya
Megawati Apresiasi Kader PDI-P yang Sukses di Daerahnya
semarang
Siap-siap, Bakal Ada Bioskop Murah di Kota Semarang
Siap-siap, Bakal Ada Bioskop Murah di Kota Semarang
semarang
Pemkot Semarang Dukung PSIS Kelola Stadion Citarum
Pemkot Semarang Dukung PSIS Kelola Stadion Citarum
semarang