Lewat Big Data, Wali Kota Semarang Optimis Tekan Angka Kemiskinan

Mikhael Gewati
Kompas.com - Senin, 7 Oktober 2019
Lewat Big Data, Wali Kota Semarang Optimis Tekan Angka Kemiskinan DOK. IstimewaWali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat peluncuran progam Sistem Informasi Daya Terpadu Kesejahteraan Sosial (Sidaksos).


KOMPAS.com
- Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menginisiasi sebuah big data melalui progam Sistem Informasi Daya Terpadu Kesejahteraan Sosial (Sidaksos). 

Diharapkan melalui program itu Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bisa lebih maksimal dalam mengentaskan kemiskinan.

"Penyajian data yang spesifik dibutuhkan sebagai dasar pengambilan kebijakan yang tepat sasaran dalam pengentasan kemiskinan," papar wali kota yang akrab disapa Hendi saat launching program Sidaksos di Balaikota Semarang, Jawa Tengah, Senin (7/10/2019).

Perlu diketahui, program Sidaksos yang dikembangkan Dinas Sosial Kota Semarang ini jadi program big data pertama di Jawa Tengah. Program ini berfungsi memberikan data terkini tentang warga miskin.

Informasi itu akan menjadi salah satu dasar pemberian bantuan dan penanganan fakir miskin di Kota Semarang.

Baca juga: Rusunawa Kaligawe Dilapori Warga Kotor, Wali Kota Hendi Turun Langsung Kerja Bakti

"Dengan Sidaksos ini, kami tidak hanya sebatas bicara jumlah warga miskin 4,1 persen saja, tetapi siapa 4,1 persen ini, mulai usianya, masuk kelompok miskin yang seperti apa," terang Hendi," kata Hendi.

Tak hanya itu, lanjut Hendi, Sidaksos juga akan menjadi parameter bagi dinas terkait untuk melihat daerah mana yang warganya rentan kemiskinan dan mengetahui wilayah kumuh. 

Dengan begitu, Pemkot Semarang bisa menggalakan agar program pembangunan infrastruktur dan UMKM bisa masuk ke daerah tersebut. 

"Alhasil program yang dijalankan telabih tepat sasaran," tandasnya.

Politisi PDI Perjuangan ini pun berharap data yang tersaji dalam Sidaksos dapat segera digunakannya untuk membagi tugas strategis kepada Organisasi Perangkat Daerah terkait di Pemerintah Kota Semarang.

Baca juga: Di Semarang, Anak Berkebutuhan Khusus Dapat Hidup Lebih Nyaman

Dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Senin (7/10/2019), dijelaskan angka kemiskinan di Kota Semarang dalam beberapa tahun terakhir telah berhasil ditekan, dari 5,68 persen pada 2011 menjadi 4,14 persen pada 2018.

Namun hal itu tidak lantas membuat Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi puas, sebab dia merasa masih banyak hal yang dapat dilakukan untuk lebih memaksimalkan upayanya. Maka dari itu, ia menginisiasi program Sidaksos. 

Gandeng dua media cetak 

Pada kesempatan yang sama, Hendi meminta para lurah di Kota Semarang untuk dapat menerapkan kerja cepat, kerja cerdas, dan kerja ikhlas.

Adapun untuk memotivasi para lurah, Wali Kota Semarang itu menggandeng dua media cetak besar di Kota Semarang, yaitu Suara Merdeka dan Jawa Pos Radar Semarang.

Melalui 2 media cetak besar di Kota Semarang tersebut, Pemkot Semarang akan dibantu melakukan penilaian kepada para Lurah secara objektif melalui ajang Kampung Hebat dan Lurah Hebat. 

Nantinya bagi lurah yang terpilih akan secara khusus mendapatkan apresiasi dari pihak - pihak terkait.

“Jadi untuk para lurah ada dua kegiatan yang dapat dimanfaatkan, sehingga harapannya dapat menunjukan kinerja terbaiknya,” ungkap Hendi.

Jaga kondusifitas

Terakhir, Hendi juga mengingatkan para lurah dan camat untuk memperhatikan kondisi di wilayah jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih masa bakti 2019-2024.

Dirinya menginginkan para Lurah dapat konsisten menjaga kondusifitas wilayah masing-masing, dengan komunikasi pada aparat setempat, Polsek dan Dandim.

“Jaga komunikasi dengan Kapolsek dan Danramil di wilayah masing-masing terutama dalam menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih", tekannya

PenulisMikhael Gewati
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Dirjen Otda Akui Hendrar Prihadi Mampu Ubah Kota Semarang
Dirjen Otda Akui Hendrar Prihadi Mampu Ubah Kota Semarang
semarang
Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban
Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban
semarang
Tjahyo Kumolo: Radikalisme Jadi Salah Satu Tantangan Terbesar Indonesia Saat Ini
Tjahyo Kumolo: Radikalisme Jadi Salah Satu Tantangan Terbesar Indonesia Saat Ini
semarang
Bangun Transportasi Kota Berbasis Rel, Pemkot Semarang Gandeng PT. KAI
Bangun Transportasi Kota Berbasis Rel, Pemkot Semarang Gandeng PT. KAI
semarang
Pemkot Semarang Bakal Sediakan Lapak Bagi Pedagang Koran
Pemkot Semarang Bakal Sediakan Lapak Bagi Pedagang Koran
semarang
Ada Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang, Ruas Jalan Ini Akan Ditutup
Ada Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang, Ruas Jalan Ini Akan Ditutup
semarang
Walkot Semarang Dukung Program Pemberantasan Korupsi di Jateng
Walkot Semarang Dukung Program Pemberantasan Korupsi di Jateng
semarang
Jaga Kenyamanan Pengunjung di Kota Lama, Pemkot Semarang Gelar Car Free Night
Jaga Kenyamanan Pengunjung di Kota Lama, Pemkot Semarang Gelar Car Free Night
semarang
Wali Kota Hendi: Dengan Smart City Semarang Sukses Hadapi 2 Tantangan Besar
Wali Kota Hendi: Dengan Smart City Semarang Sukses Hadapi 2 Tantangan Besar
semarang
Hendi: Tekan Kasus Bullying, Sekolah Harus Jadi Rumah Kedua Bagi Siswa
Hendi: Tekan Kasus Bullying, Sekolah Harus Jadi Rumah Kedua Bagi Siswa
semarang
Wali Kota Hendi Ajak Masyarakat Semarang Teladani KRMT Wongsonegoro
Wali Kota Hendi Ajak Masyarakat Semarang Teladani KRMT Wongsonegoro
semarang
Lewat Big Data, Wali Kota Semarang Optimis Tekan Angka Kemiskinan
Lewat Big Data, Wali Kota Semarang Optimis Tekan Angka Kemiskinan
semarang
Di Semarang, Anak Berkebutuhan Khusus Dapat Hidup Lebih Nyaman
Di Semarang, Anak Berkebutuhan Khusus Dapat Hidup Lebih Nyaman
semarang
Upaya Semarang Mewujudkan Sustainable City Lewat Pengolahan Sampah
Upaya Semarang Mewujudkan Sustainable City Lewat Pengolahan Sampah
semarang
Gandeng Swasta, Pemkot Semarang Akan Cat Ulang Kampung Pelangi
Gandeng Swasta, Pemkot Semarang Akan Cat Ulang Kampung Pelangi
semarang