Penghasilan Turun, Juru Parkir Mengeluh ke Anies

Nibras Nada Nailufar
Kompas.com - Selasa, 15 Januari 2019
Penghasilan Turun, Juru Parkir Mengeluh ke AniesKOMPAS.com/NURSITA SARIGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (11/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah juru parkir mengadu ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Selasa (15/1/2019), soal turunnya pendapatan mereka. Kepada Anies para juru parkir itu menjelaskan, turunnya pendapatan mereka disebabkan penerapan aplikasi parkir.

"Mereka mengeluhkan mengenai aplikasi yang digunakan. Menurut mereka (aplikasi yang digunakan) tidak memberikan porsi penghasilan yang adil dibandingkan dengan sebelumnya," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa siang.

Anies berjanji akan memeriksa masalah itu. Ia ingin mengajak para juru parkir duduk bersama menyelesaikan masalah tersebut.

"Saya katakan, yuk kita bicara baik-baik karena parkir itu jelas jumlah mobilnya, jelas ongkosnya, jelas aturannya, tinggal kita mengelola dengan terbuka," kata Anies.

Baca juga: Kronologi Pengeroyokan Dua Juru Parkir di Depok oleh Anggota Geng

Humas UPT Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta Ivan Falentino secara terpisah menjelaskan, masalah itu terjadi di Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang masih menggunakan Terminal Parkir Elektronik (TPE).

"Lokasi tersebut intesitasnya (parkir) tinggi. Sebelum dilaksanakan aplikasi, setoran tinggi Rp 45-55 juta per hari," kata Ivan.

Menurut Ivan, para juru parkir di Kelapa Gading mengeluh karena mereka hanya menerima 40 persen dari pendapatan bersih.

Padahal, di kawasan lain jukir bisa mendapatkan 60 persen dari pendapatan bersih karena menggunakan aplikasi.

Ivan menjelaskan, penggunaan aplikasi parkir tersebut masih bersifat uji coba, sampai proses lelang penggunaan aplikasi selesai. Pihaknya menunggu hasil kajian dari konsultan, terutama mengenai pengelolaan parkir berbasis aplikasi itu.

Uji coba aplikasi parkir telah berakhir pada Desember 2018. Namun, dia menjelaskan, terdapat masa perpanjangan selama tiga bulan atau sampai proses lelang selesai.

PenulisNibras Nada Nailufar
EditorEgidius Patnistik
Terkini Lainnya
Dirjen Otda Akui Hendrar Prihadi Mampu Ubah Kota Semarang
Dirjen Otda Akui Hendrar Prihadi Mampu Ubah Kota Semarang
semarang
Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban
Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban
semarang
Tjahyo Kumolo: Radikalisme Jadi Salah Satu Tantangan Terbesar Indonesia Saat Ini
Tjahyo Kumolo: Radikalisme Jadi Salah Satu Tantangan Terbesar Indonesia Saat Ini
semarang
Bangun Transportasi Kota Berbasis Rel, Pemkot Semarang Gandeng PT. KAI
Bangun Transportasi Kota Berbasis Rel, Pemkot Semarang Gandeng PT. KAI
semarang
Pemkot Semarang Bakal Sediakan Lapak Bagi Pedagang Koran
Pemkot Semarang Bakal Sediakan Lapak Bagi Pedagang Koran
semarang
Ada Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang, Ruas Jalan Ini Akan Ditutup
Ada Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang, Ruas Jalan Ini Akan Ditutup
semarang
Walkot Semarang Dukung Program Pemberantasan Korupsi di Jateng
Walkot Semarang Dukung Program Pemberantasan Korupsi di Jateng
semarang
Jaga Kenyamanan Pengunjung di Kota Lama, Pemkot Semarang Gelar Car Free Night
Jaga Kenyamanan Pengunjung di Kota Lama, Pemkot Semarang Gelar Car Free Night
semarang
Wali Kota Hendi: Dengan Smart City Semarang Sukses Hadapi 2 Tantangan Besar
Wali Kota Hendi: Dengan Smart City Semarang Sukses Hadapi 2 Tantangan Besar
semarang
Hendi: Tekan Kasus Bullying, Sekolah Harus Jadi Rumah Kedua Bagi Siswa
Hendi: Tekan Kasus Bullying, Sekolah Harus Jadi Rumah Kedua Bagi Siswa
semarang
Wali Kota Hendi Ajak Masyarakat Semarang Teladani KRMT Wongsonegoro
Wali Kota Hendi Ajak Masyarakat Semarang Teladani KRMT Wongsonegoro
semarang
Lewat Big Data, Wali Kota Semarang Optimis Tekan Angka Kemiskinan
Lewat Big Data, Wali Kota Semarang Optimis Tekan Angka Kemiskinan
semarang
Di Semarang, Anak Berkebutuhan Khusus Dapat Hidup Lebih Nyaman
Di Semarang, Anak Berkebutuhan Khusus Dapat Hidup Lebih Nyaman
semarang
Upaya Semarang Mewujudkan Sustainable City Lewat Pengolahan Sampah
Upaya Semarang Mewujudkan Sustainable City Lewat Pengolahan Sampah
semarang
Gandeng Swasta, Pemkot Semarang Akan Cat Ulang Kampung Pelangi
Gandeng Swasta, Pemkot Semarang Akan Cat Ulang Kampung Pelangi
semarang