KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) atau kerja sama dengan Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra)
Kerja sama ini difokuskan pada penyediaan rumah subsidi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemkot Pekanbaru.
Wali Kota (Walkot) Pekanbaru, Agung Nugroho menyatakan bahwa MoU tersebut merupakan bukti nyata komitmen Pemkot Pekanbaru dalam mendukung program nasional Presiden Prabowo Subianto, yaitu membangun 3 juta rumah rakyat di Indonesia.
"Saya baru saja menyaksikan penandatanganan MoU antara Pemkot Pekanbaru dengan Himperra Provinsi Riau. MoU ini terkait pengadaan rumah subsidi bagi ASN dan PPPK," kata Walkot Agung dalam siaran pers yang diterima Kompas.com
Baca juga: 5 Pilihan Rumah Murah di Pekanbaru, Harga Mulai Rp 123 Juta.
Hal tersebut dikatakan Walkot Agung saat memberikan sambutannya pada Musyawarah Daerah (Musda) ke-2 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himperra Riau di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Kamis (25/9/2025)
Agung menambahkan bahwa Pemkot Pekanbaru sudah menyiapkan lahan sekitar 250 hektar untuk mendukung pembangunan perumahan tersebut. Lahan ini akan digunakan secara bertahap dengan dukungan subsidi serta kerja sama perbankan.
"Kami sudah beberapa kali menggelar rapat dan mengundang sejumlah bank untuk mendukung program ini. Kami memiliki lahan yang cukup luas," terang Agung.
Ia menegaskan, Pemkot Pekanbaru siap memberikan subsidi agar pembangunan perumahan rakyat bisa berjalan signifikan di Pekanbaru.
Pada kesempatan itu, Agung juga menerima penghargaan dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himperra, Ari Tri Priyono.
Penghargaan diberikan karena dirinya menjadi Kepala Daerah pertama di Provinsi Riau yang menerapkan SKB 3 Menteri tentang Percepatan Pelaksanaan Program Tiga Juta Rumah.
"Terima kasih kepada Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himperra atas piagam yang diberikan. Ini menjadi penyemangat kami untuk berkolaborasi dalam mendukung program Presiden Prabowo yang bertujuan menyejahterakan rakyat Indonesia," ujarnya.