Pemprov Kepri Gelar Rapat Persiapan ADUJAK GenRe 2025, Siap Sambut 500 Peserta dari Seluruh Indonesia

Kompas.com - 14/10/2025, 19:15 WIB
Tsabita Naja,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) menggelar rapat persiapan menjelang pelaksanaan Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (ADUJAK) Generasi Berencana (GenRe) Tingkat Nasional Tahun 2025.

Sebagai tuan rumah, Pemprov Kepri terus mematangkan persiapan untuk menyambut 500 remaja dari berbagai provinsi di Indonesia yang akan berkumpul di Tanjungpinang, Kepri, pada 20-24 Oktober 2025.

Persiapan kegiatan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (13/10/2025).

Ansar menekankan pentingnya kesiapan seluruh pihak agar kegiatan nasional ini dapat berjalan sukses dan berkesan bagi seluruh peserta.

Baca juga: Dorong Literasi di Kepri, Gubernur Ansar Umumkan Rencana Pembangunan Tugu Bahasa

Ia juga meminta agar setiap organisasi perangkat daerah (OPD) terkait bekerja sama secara terpadu untuk memastikan semua kebutuhan teknis dan nonteknis terpenuhi dengan baik.

“Saya minta acara ini dibuat sebaik mungkin karena ini membawa nama baik Provinsi Kepulauan Riau di tingkat nasional. Semua OPD harus bergerak cepat dan kompak agar penyelenggaraan ini bisa berjalan lancar dan memberikan kesan positif bagi seluruh tamu yang datang,” ujar Ansar dalam keterangan resminya, Selasa (14/10/2025).

Dalam rapat tersebut, ia menegaskan bahwa ADUJAK GenRe 2025 sekaligus menjadi peluang besar untuk mempromosikan Kepri di tingkat nasional.

Kehadiran ratusan peserta dari berbagai provinsi akan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal.

Baca juga: Bahlil: Hanya Koperasi dan UMKM Lokal yang Boleh Kelola Tambang

“Ini momentum emas bagi Kepri untuk dikenal lebih luas. Selain meningkatkan semangat generasi muda, kegiatan ini juga akan menggerakkan ekonomi daerah kita, terutama di sektor jasa, kuliner, dan pariwisata,” ungkap Ansar.

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapannya agar kegiatan ADUJAK GenRe 2025 menjadi momentum bagi generasi muda Kepri untuk tampil percaya diri dan berinovasi.

Ansar berharap, kegiatan ini tidak hanya meninggalkan kesan, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi daerah.

“Kami ingin anak muda Kepri tampil sebagai duta perubahan yang kreatif, sehat, dan berkarakter. Melalui ADUJAK ini, kita tunjukkan bahwa Kepri siap menjadi pusat kreativitas dan inspirasi bagi generasi muda Indonesia,” ucapnya.

Baca juga: Gubernur Kepri Dampingi Wapres Gibran Lawatan Sehari Penuh di Batam

Sebagai informasi, rapat persiapan dihadiri oleh Asisten I Sekretaris Daerah (Setda) Provinsi Kepri T S Arif Fadillah, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kepri Rohina, serta perwakilan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Edy Setiawan.

Hadir pula perwakilan dari Forum GenRe Indonesia Salman, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri Raja Al Hafiz, serta sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemprov Kepri.

Rangkain kegiatan ADUJAK GenRe 2025

Gubernur berharap kegiatan ini menjadi momen mempromosikan Kepulauan Riau di tingkat nasional.Dok. Biro Adpim Kepri/Cuy Gubernur berharap kegiatan ini menjadi momen mempromosikan Kepulauan Riau di tingkat nasional.

Berdasarkan hasil rapat, Pemprov Kepri menyiapkan rangkaian kegiatan yang menonjolkan kreativitas, edukasi, dan budaya.

Pada hari pertama, peserta akan mengikuti kegiatan pembukaan di Hotel CK Tanjungpinang yang sekaligus menjadi lokasi berbagai agenda utama ADUJAK GenRe 2025.

Di hari kedua, peserta diajak mengikuti Kirab Parade Budaya dan Inovasi GenRe di Taman Gurindam 12, Tepi Laut Tanjungpinang. Kegiatan ini juga menghadirkan bazar UMKM yang menjual berbagai produk kerajinan maupun kuliner lokal.

Baca juga: Semarak Parade Budaya di CFD Jakarta, Ragam Musik Bali Iringi Peserta

Pada hari yang sama, peserta dapat menyaksikan parade yang menampilkan kekayaan tradisi Kepri meliputi tarian tradisional, pertunjukan musik, dan budaya daerah Melayu. Parade ini akan digelar di Tugu Sirih.

Hari ketiga, peserta Jambore Nasional dijadwalkan melakukan penanaman bibit mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan ekosistem pesisir.

Selanjutnya, peserta akan diajak berkunjung ke Pulau Penyengat untuk melihat langsung situs-situs bersejarah yang menjadi simbol peradaban Melayu dan warisan budaya dunia.

Keseruan acara akan terus berlanjut hingga malam puncak ADUJAK GenRe 2025 pada 24 Oktober 2025. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, rencananya malam puncak ini akan dihadiri langsung oleh Menteri Kemendukbangga/BKKBN RIWihaji.

Baca juga: Hari Remaja Internasional 2025, Menteri Wihaji Ajak Remaja Bangun Mental Petarung

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com