Terima Aspirasi Mahasiswa dan Buruh, Gubernur Kalteng Jadikan Punggung sebagai Alas Tanda Tangan

Kompas.com - 12/05/2026, 14:51 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Di tengah aksi massa Aliansi Mahasiswa Anak Buruh Jilid II, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran melakukan aksi simbolis yang mencuri perhatian.

Dia membiarkan punggungnya digunakan sebagai alas darurat untuk menandatangani komitmen tuntutan massa di depan Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Senin (11/5/2026).

Agustiar mengatakan, tindakan itu merupakan bentuk komitmennya dalam menerima aspirasi masyarakat. Dia juga menghormati penyampaian aspirasi mahasiswa sebagai bagian dari proses demokrasi yang perlu dihargai pemerintah.

“Ini anak-anak kami juga, tentu harus kami hargai. Apa yang mereka sampaikan tadi memang bagian dari demokrasi,” ujar Agustiar dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng itu menegaskan, seluruh rekomendasi tetap harus melalui proses pembahasan dan penyesuaian dengan aturan yang berlaku.

Baca juga: Kejati Kalteng Geledah Lagi Kantor KPU Kotim, Incar Tersangka Korupsi Rp 40 Miliar

Agustiar menambahkan, tidak semua usulan dapat langsung diterapkan dalam waktu singkat karena pemerintah perlu mempertimbangkan regulasi serta kewenangan daerah.

“Semua ada prosesnya. Nanti akan kami pelajari dan tindak lanjuti sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Meski demikian, Agustiar memastikan pemerintah akan mengakomodasi poin-poin rekomendasi yang dinilai relevan dan memungkinkan untuk diterapkan di daerah.

“Kami tentu melihat mana yang sesuai dengan kondisi dan aturan di Indonesia. Kalau ada yang di luar kewenangan daerah atau tidak sesuai regulasi, tentu tidak bisa langsung diterapkan,” tambahnya.

Gubernur Agustiar Sabran menerima aspirasi mahasiswa, dalam aksi yang digelar oleh Aliansi Mahasiswa Anak Buruh Jilid II di depan Kantor Gubernur Kalteng, Senin (11/5/2026).
DOK. Humas Pemprov Kalteng Gubernur Agustiar Sabran menerima aspirasi mahasiswa, dalam aksi yang digelar oleh Aliansi Mahasiswa Anak Buruh Jilid II di depan Kantor Gubernur Kalteng, Senin (11/5/2026).

Aspirasi mahasiswa dan pemuda dari Aliansi Anak Buruh tersebut berisi sejumlah rekomendasi kebijakan terkait hak- hak buruh dan kondisi sosial masyarakat.

Koordinator Aksi Aliansi Anak Buruh, Bintang mengatakan, pihaknya akan terus mengawal rekomendasi yang telah diserahkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng.

Baca juga: Tak Bisa Tidur, Gubernur Kalteng Bakal Pantau Antrean BBM di SPBU Setiap Malam

Bintang berharap aspirasi yang disampaikan mahasiswa tidak hanya diterima secara simbolis, tetapi juga diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak kepada masyarakat dan pekerja.

“Kami berharap seluruh rekomendasi yang sudah disampaikan bisa direalisasikan dan benar-benar diperhatikan pemerintah,” tandasnya.

Terkini Lainnya
MADN dan Kadin Kalteng Dukung Kebijakan Ekspor SDA Lewat Satu Pintu

MADN dan Kadin Kalteng Dukung Kebijakan Ekspor SDA Lewat Satu Pintu

Kalimantan Tengah
Terima Aspirasi Mahasiswa dan Buruh, Gubernur Kalteng Jadikan Punggung sebagai Alas Tanda Tangan

Terima Aspirasi Mahasiswa dan Buruh, Gubernur Kalteng Jadikan Punggung sebagai Alas Tanda Tangan

Kalimantan Tengah
Pemprov Kalteng Raih Penghargaan Bidang Pendidikan Ajang

Pemprov Kalteng Raih Penghargaan Bidang Pendidikan Ajang "National Governance Awards 2026"

Kalimantan Tengah
Try Out UTBK Huma Betang Disambut Positif, Siswa Kalteng Lebih Siap Hadapi Ujian

Try Out UTBK Huma Betang Disambut Positif, Siswa Kalteng Lebih Siap Hadapi Ujian

Kalimantan Tengah
Rapor Hijau Pendidikan Kalteng, Survei Litbang Kompas Catat Kepuasan Program Huma Betang Tembus 97,8 Persen

Rapor Hijau Pendidikan Kalteng, Survei Litbang Kompas Catat Kepuasan Program Huma Betang Tembus 97,8 Persen

Kalimantan Tengah
Kalteng Torehkan 2 Penghargaan Nasional 2025, Gubernur Sabran: Motivasi untuk Sejahterakan Masyarakat

Kalteng Torehkan 2 Penghargaan Nasional 2025, Gubernur Sabran: Motivasi untuk Sejahterakan Masyarakat

Kalimantan Tengah
Gubernur Kalteng Tegaskan Masyarakat Adat Dayak Jadi Ujung Tombak Pembangunan 

Gubernur Kalteng Tegaskan Masyarakat Adat Dayak Jadi Ujung Tombak Pembangunan 

Kalimantan Tengah
Sapa Siswa SMAN 3 Palangka Raya, Gubernur Agustiar Sabran: Pemprov Kalteng Hadir Sebagai Orangtua untuk Pelajar

Sapa Siswa SMAN 3 Palangka Raya, Gubernur Agustiar Sabran: Pemprov Kalteng Hadir Sebagai Orangtua untuk Pelajar

Kalimantan Tengah
Kinerja 100 Hari Pemprov Kalteng Dinilai Positif, Sisakan Tantangan Ekonomi

Kinerja 100 Hari Pemprov Kalteng Dinilai Positif, Sisakan Tantangan Ekonomi

Kalimantan Tengah
Wadahi Anak Muda Berkreasi, Pemprov Kalteng Hadirkan Panggung Dispora Setiap Jumat dan Sabtu

Wadahi Anak Muda Berkreasi, Pemprov Kalteng Hadirkan Panggung Dispora Setiap Jumat dan Sabtu

Kalimantan Tengah
Jogging Bersama Insan Pers, Gubernur Kalteng Tekankan Pentingnya Komunikasi Terbuka Pemerintah dan Media

Jogging Bersama Insan Pers, Gubernur Kalteng Tekankan Pentingnya Komunikasi Terbuka Pemerintah dan Media

Kalimantan Tengah
Tinjau Banjir Barito, Gubernur Kalteng Salurkan Bantuan dan Dorong RTH

Tinjau Banjir Barito, Gubernur Kalteng Salurkan Bantuan dan Dorong RTH

Kalimantan Tengah
Gubernur Kalteng Dukung Swasembada Pangan, Targetkan Penanaman Padi di 100.000 Ha Lahan

Gubernur Kalteng Dukung Swasembada Pangan, Targetkan Penanaman Padi di 100.000 Ha Lahan

Kalimantan Tengah
Dukung IAIN Palangka Raya Jadi UIN, Gubernur Kalteng Tekankan Pentingnya Pendidikan Cetak SDM Unggul

Dukung IAIN Palangka Raya Jadi UIN, Gubernur Kalteng Tekankan Pentingnya Pendidikan Cetak SDM Unggul

Kalimantan Tengah
Gubernur Kalteng Tinjau Layanan Mudik dan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran di Sampit

Gubernur Kalteng Tinjau Layanan Mudik dan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran di Sampit

Kalimantan Tengah
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com