KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mendapat apresiasi dari Utusan Khusus Presiden Setiawan Ichlas atas langkah progresif memperkuat tata kelola pekerja migran sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan ekstrem.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama jajaran Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) di Pendopo Wahyawibawagraha, Kabupaten Jember, Jumat (28/11/2025).
Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan, pemerintah pusat memberikan perhatian nyata terhadap keselamatan, kepulangan, dan perlindungan PMI. Salah satunya terlihat dari pengawalan terhadap seorang PMI non-prosedural asal Jember yang dideportasi dari Malaysia.
“Di Kabupaten Jember, terdapat PMI non-prosedural yang dijemput dari Malaysia dan diantar sampai ke rumah. Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Menteri P2MI beserta jajarannya,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (29/11/2025).
Baca juga: Gus Fawait Cek Semua Mobil Dinas, Bakal Kaji Lebih Efisien Sewa atau Beli
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu juga mengapresiasi penanganan pemerintah pusat terhadap kasus PMI asal Jember yang meninggal dunia di Taiwan, termasuk pemberian santunan kepada keluarga.
“Tadi juga ada pemberian santunan kepada PMI kami yang wafat di Taiwan. Kami sangat merasakan komitmen pemerintah pusat,” tuturnya.
Kementerian P2MI memastikan seluruh proses pemulangan PMI non-prosedural tersebut ditanggung negara, mulai dari perjalanan dari Malaysia, penjemputan di Tanah Air, hingga pengantaran ke rumah.
Baca juga: Khofifah Minta Jember Sukseskan MBG, Gus Fawait Tegak Lurus
Kepala Dinas Tenaga Kerja Jember Yuliana Harimurti menuturkan, langkah tersebut menunjukkan kuatnya komitmen negara dalam memberikan perlindungan tanpa membedakan status keberangkatan.
“Semua pembiayaan pemulangan ditanggung pemerintah. Mereka tetap warga kami dan tetap dilindungi,” ujar Yuliana.
Meskipun keberangkatan non-prosedural tetap dilindungi, Yuliana berharap bahwa ke depan, keberangkatan non-prosedural bisa semakin semakin berkurang.
Baca juga: Langkah Awal Kepemimpinan Gus Fawait: Turun ke Pasar dan Turunkan Retribusi
Sementara itu, Utusan Khusus Presiden Setiawan Ichlas menyatakan bahwa langkah cepat Pemkab Jember dan koordinasi bersama kementerian menjadi contoh baik bagi daerah lain dalam memperkuat perlindungan PMI.
“Setiap warga negara harus dilindungi, di mana pun keberadaannya. Itu pesan Presiden Prabowo,” tegas Setiawan.
Sinergi antara Kementerian P2MI dan Pemkab Jember diharapkan mampu memperkuat tata kelola migrasi yang aman dan legal. Inisiatif ini sekaligus menekan angka keberangkatan ilegal yang selama ini menimbulkan risiko besar bagi pekerja migran.
Melalui kerja bersama pusat dan daerah, pemerintah ingin memastikan seluruh warga Jember yang bekerja di luar negeri memperoleh kepastian perlindungan, martabat, dan rasa aman.