Warga Jateng Bisa Laporkan Dugaan Korupsi lewat Website Khusus

Kontributor Semarang, Riska Farasonalia
Kompas.com - Kamis, 10 Oktober 2019
Warga Jateng Bisa Laporkan Dugaan Korupsi lewat Website KhususKOMPAS.com/HUMAS PEMPROV JATENGGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel di di Gedung Gradhika Bhakti Praja kompleks perkantoran Provinsi Jateng, Kamis (10/10/2019).

SEMARANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Polda Jateng dan Kejaksaan Tinggi Jateng membentuk tim khusus antikorupsi.

Tim tersebut bertugas menangani tindak pidana korupsi dari laporan dan pengaduan masyarakat melalui website khusus.

Kanal aduan yang diluncurkan untuk menunjang kerja sama itu bernama laporkorupsijateng.id.

Website tersebut diluncurkan atas kerja sama antara Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng, Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng dan Inspektorat Provinsi Jateng.

Baca juga: Penjelasan Ganjar soal Salaman Tempel Dahi dengan Wali Kota Surakarta

Dengan tagline 'Berantas Korupsi Sambil Ngopi', kanal aduan itu menjadi alat terbaru Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk mewujudkan integritas dalam pemerintahan.

Peluncuran situs web tersebut dilakukan di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kompleks Perkantoran Provinsi Jateng, Kamis (10/10/2019).

"Ini adalah upaya kami bersama Forkompimda Jateng melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Mudah-mudahan dengan kerja sama yang baik ini, semua proses pecegahan dan pemberantasan korupsi dapat berjalan baik dan tidak menimbulkan keributan," kata Ganjar.

Menurut Ganjar, nantinya masyarakat dapat melaporkan semua hal yang terkait dengan tindak pidana korupsi.

Hasil laporan itu akan dikaji secara bersama dan diselesaikan dengan keterlibatan semua pihak, sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

"Kalau ada laporan tentang korupsi, akan dikaji bersama, benar apa tidak, datanya ada tidak, buktinya apa. Maka semua itu bisa didiskusikan sambil ngopi, agar tidak tegang," ucap Ganjar.

Selama ini, menurut Ganjar, proses pencegahan dan pemberantasan korupsi masih berjalan sendiri secara parsial.

Pengungkapan kasus korupsi cenderung menimbulkan konflik.

"Ini kan tidak baik, dilihat masyarakat kurang etis. Dengan kerja sama ini, maka semua dapat berjalan sesuai aturan, saling memberikan catatan dan solusi atas setiap masalah. Kalau sambil ngopi, kan tidak tegang," kata Ganjar.

Meski demikian, Ganjar mewanti-wanti agar dibukanya kanal aduan ini tidak menimbulkan fitnah.

Semua instansi harus membentuk tim khusus yang menangani tindaklanjut dari setiap pengaduan masyarakat.

Menurut Ganjar, ke depannya tidak hanya tentang pemberantasan korupsi saja.

Pada aspek pelayanan masyarakat juga akan dilakukan hal serupa.

Semua lembaga dan instansi pemerintahan yang ada di Jawa Tengah, dapat membuat aduan bersama untuk menyelesaikan berbagai persoalan.

Sementara itu, Kapolda Jawa Tengah Irjen Rycko Amelza Dahniel mengapresiasi dibentuknya forum kerja sama antara penegak hukum dengan Pemprov Jateng ini.

Menurut dia, kerja sama ini merupakan wujud nyata semangat pemberantasan korupsi di Jawa Tengah.

"Ini bukti bahwa Jawa Tengah ingin membuat birokrasi dan pemerintahan semakin bersih.  Kami siap berkoordinasi dan bersinergi terkait kerja sama ini," kata Rycko.

PenulisKontributor Semarang, Riska Farasonalia
EditorAbba Gabrillin
Terkini Lainnya
Ganjar Siapkan Jaring Pengaman Ekonomi Rp 1 Triliun untuk Karyawan Terdampak PHK
Ganjar Siapkan Jaring Pengaman Ekonomi Rp 1 Triliun untuk Karyawan Terdampak PHK
Jateng Gayeng
Ganjar: Potensi Penggeseran Anggaran untuk Covid-19 Sangat Besar
Ganjar: Potensi Penggeseran Anggaran untuk Covid-19 Sangat Besar
Jateng Gayeng
8.400 Alat Rapid Test Sudah Tiba, Jateng Segera Gelar Tes Massal Virus Corona
8.400 Alat Rapid Test Sudah Tiba, Jateng Segera Gelar Tes Massal Virus Corona
Jateng Gayeng
Cegah Penyebaran Virus Corona, Ganjar Minta Masyarakat Tidak Mudik Lebaran
Cegah Penyebaran Virus Corona, Ganjar Minta Masyarakat Tidak Mudik Lebaran
Jateng Gayeng
RS Dr Moewardi Surakarta Mampu Produksi APD Sendiri
RS Dr Moewardi Surakarta Mampu Produksi APD Sendiri
Jateng Gayeng
Pemeriksaan Indikasi Corona Gratis di RS Pemprov Jateng Diserbu Warga
Pemeriksaan Indikasi Corona Gratis di RS Pemprov Jateng Diserbu Warga
Jateng Gayeng
Cari Solusi Hadapi Virus Corona, Ganjar Kumpulkan 11 Pakar
Cari Solusi Hadapi Virus Corona, Ganjar Kumpulkan 11 Pakar
Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Gratiskan Tes Corona di 7 Rumah Sakit
Pemprov Jateng Gratiskan Tes Corona di 7 Rumah Sakit
Jateng Gayeng
Pasien Virus Corona di Solo Meninggal, Ganjar Pastikan Jateng Lakukan Tracking
Pasien Virus Corona di Solo Meninggal, Ganjar Pastikan Jateng Lakukan Tracking
Jateng Gayeng
Startup di Jateng Belum Berikan Dampak Perekonomian, Ganjar Beberkan Alasannya
Startup di Jateng Belum Berikan Dampak Perekonomian, Ganjar Beberkan Alasannya
Jateng Gayeng
Pembangunan Ekonomi Kreatif Indonesia Butuh Dukungan dan Kepedulian Pemimpin
Pembangunan Ekonomi Kreatif Indonesia Butuh Dukungan dan Kepedulian Pemimpin
Jateng Gayeng
Ganjar Pranowo: Insyaallah Jawa Tengah Siap Tanggulangi Corona
Ganjar Pranowo: Insyaallah Jawa Tengah Siap Tanggulangi Corona
Jateng Gayeng
Selidiki Masker Mahal, Pemprov Jateng Sidak Apotek dan Distributor
Selidiki Masker Mahal, Pemprov Jateng Sidak Apotek dan Distributor
Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Lakukan Langkah Antsipasi Penyebaran Virus Corona
Pemprov Jateng Lakukan Langkah Antsipasi Penyebaran Virus Corona
Jateng Gayeng
Antisipasi Dampak Corona, Ganjar Pranowo Siapkan Strategi Ekonomi dan Kesehatan
Antisipasi Dampak Corona, Ganjar Pranowo Siapkan Strategi Ekonomi dan Kesehatan
Jateng Gayeng