Warga Surabaya Rela Antre dari Subuh Demi Pendaftaran PPDB SMA Negeri

Kompas.com - Jumat, 31 Mei 2019
Warga Surabaya Rela Antre dari Subuh Demi Pendaftaran PPDB SMA NegeriRONY ARIYANTO NUGROHOIlustrasi PPDB

SURABAYA, KOMPAS.com - Sejumlah SMA Negeri di Surabaya membuka antrian pengambilan PIN untuk pendaftaran penerimaan peserta didik baru ( PPDB) pada Jumat (31/5/2019). Warga ternyata rela antri dari subuh untuk mendapatkan PIN dan nomor antrian. 

Padahal, pendaftaran PPDB sendiri baru dimulai pada 17 Juni 2019. Nomor PIN sendiri adalah omor rahasia ini untuk mendaftar PPDB secara online pada 17 - 20 Juni 2019.

Tahun ini, sistem PPDB menggunakan sistem zonasi, yang artinya didasarkan pada jarak rumah dengan sekolah dan paling awal mendaftar. Akibatnya warga berlomba-lomba mencari antrean paling awal.

Kondisi mengantre itu hampir semua SMA Negeri. Akibatnya, antrean panjang terjadi hampir di semua sekolah.

Baca juga: PPDB 2019: Tidak Semua Bidang SMK Perlu Uji Kompetensi, Apa Saja?

Novi, salah satu wali murid, mengaku sudah kehabisan antrean untuk pengambilan PIN di SMAN 13 dan SMAN 22 yang berada dalam satu zona.

"Warga banyak yang sudah antre sejak subuh. Saya datang jam 06.00 sudah tidak kebagian antrean," katanya, seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Dia menyayangkan pihak sekolah tidak menggunakan antrean secara online. Sehingga Novi baru bisa dilayani pada Sabtu (1/6/2019) di SMA N 13. 

"Lha iya, era sudah IT begini masih ada antrean. Puasa-puasa kita belani di anak," kata Novi.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Vivi, warga Surabaya lain yang mengantre untuk anaknya di SMAN 15 Surabaya.

"Besok kami mau mudik sehingga sekalian antre tidak apa-apa," ujar Vivi.

Baca juga: Pendaftaran PPDB SD Kota Bogor Ditutup Siang Ini, Ini Cara Seleksinya

 

Batasi antrean

Dikutip berdasarkan pantauan Surya (Grup Tribunmadura.com) di sejumlah SMA di kawasan Menangal ini, antrean juga sudah terjadi sejak sebelum pukul 06.00 WIB.

Tampak antrean memanjang dari lobi loket hingga halaman sekolah. Sebanyak 260 antrean pertama dilayani lebih dulu di SMA Negeri 15. 

Caranya yang datang mengisi absensi dulu untuk mendapatkan nomor antrean. Kemudian, pengantre akan dipanggil sesuai nomor antrean untuk menyerahkan KK asli dan Foto kopi dan SKHUN.

Lantaran antrean di SMAN 15 Surabaya makin memanjang, panitia kemudian memecah antrean dengan memisah yang baru mendaftar dan yang sudah mendapatkan nomor antrean.

Baca juga: Jelang PPDB, Ingatkan Sekolah: UN dan Calistung Bukan Syarat Masuk!

"Bapak-Bapak, Ibu-Ibu Wali murid mohon maaf untuk absensi pengambilan PIN hari ini kami batasi sampai 600. Antrean 601 ke atas dilayani besok," tegas salah satu panitia PPDB SMAN 15 Surabaya melalui pengeras suara.

Hingga menjelang shalat Jumat tadi, antrean untuk mendapatkan PIN sebelum mendaftar PPDB di sekolah kawasan itu masih berlangsung. Antrean berkepanjangan karena mencapai ratusan.

Artikel ini sudah dimuat di Tribunnews.com dengan judul PPDB SMA Negeri di Surabaya Dimulai, Warga Langsung Berebut Antre Mulai Subuh

EditorAprillia Ika
SumberTribunnews.com
Terkini Lainnya
Ganjar Pastikan Penerima PKH yang Sudah Lulus Tetap dapat Pendampingan
Ganjar Pastikan Penerima PKH yang Sudah Lulus Tetap dapat Pendampingan
Jateng Gayeng
Ganjar Pranowo Siapkan Wisata Investasi untuk Calon Investor
Ganjar Pranowo Siapkan Wisata Investasi untuk Calon Investor
Jateng Gayeng
Di Hadapan 1590 Legislator Jateng, Ganjar Tekankan Antikorupsi dan Integritas
Di Hadapan 1590 Legislator Jateng, Ganjar Tekankan Antikorupsi dan Integritas
Jateng Gayeng
Tingkatkan Investasi Industri Furnitur, BKPM Gandeng Pemprov Jateng
Tingkatkan Investasi Industri Furnitur, BKPM Gandeng Pemprov Jateng
Jateng Gayeng
Sejahterakan UMKM dan Petani, Ganjar akan Luncurkan Bank Khusus
Sejahterakan UMKM dan Petani, Ganjar akan Luncurkan Bank Khusus
Jateng Gayeng
Buku, Jahe Rempah, dan Guritan di Ulang Tahun Ganjar
Buku, Jahe Rempah, dan Guritan di Ulang Tahun Ganjar
Jateng Gayeng
Ganjar Jembatan Perubahan, Sebuah Buku Tentang Kinerja Sang Gubernur
Ganjar Jembatan Perubahan, Sebuah Buku Tentang Kinerja Sang Gubernur
Jateng Gayeng
Gara-gara
Gara-gara "TeLe ApIK" Jateng Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik
Jateng Gayeng
Ganjar: 4 Rekomendasi Kongres Sampah Akan Masuk APBD 2020
Ganjar: 4 Rekomendasi Kongres Sampah Akan Masuk APBD 2020
Jateng Gayeng
Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah
Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah
Jateng Gayeng
Lewat Musyawarah, Kongres Sampah Hari Pertama Lahirkan 4 Rekomendasi
Lewat Musyawarah, Kongres Sampah Hari Pertama Lahirkan 4 Rekomendasi
Jateng Gayeng
1.500 Orang Akan Hadiri Kongres Sampah di Jateng
1.500 Orang Akan Hadiri Kongres Sampah di Jateng
Jateng Gayeng
Gara-gara 3 Inovasi Ini, Jateng Jadi Provinsi Terbaik di IGA 2019
Gara-gara 3 Inovasi Ini, Jateng Jadi Provinsi Terbaik di IGA 2019
Jateng Gayeng
Sumut Tertarik Cara Ganjar Wujudkan Jateng sebagai
Sumut Tertarik Cara Ganjar Wujudkan Jateng sebagai "Smart Province"
Jateng Gayeng
Bupati dan Wali Kota Se-Jateng Sepakat Tanamkan Jiwa Antikorupsi Lewat Pendidikan
Bupati dan Wali Kota Se-Jateng Sepakat Tanamkan Jiwa Antikorupsi Lewat Pendidikan
Jateng Gayeng