Awas, Pemberi Uang Pengemis di Palembang Terancam Penjara

Kontributor Palembang, Aji YK Putra
Kompas.com - Selasa, 5 Februari 2019
Awas, Pemberi Uang Pengemis di Palembang Terancam Penjara   Pemkot BekasiSatpol PP Kota Bekasi akan lakukan operasi pemertiban pengemis, pengamen dan anak punk jelang Asian Games 2018

PALEMBANG, KOMPAS.com - Para pemberi uang kepada pengemis di kota Palembang, Sumatera Selatan terancam dijebloskan di penjara, jika tepergok oleh dinas sosial setempat.

Hal itu lantaran Peraturan Daerah (Perda) kota Palembang tahun 2013 melarang keras bagi siapapun untuk memberikan uang kepada para pengemis terutama di jalanan.

Dalam aturan tersebut, para pemberi uang kepada pengemis akan dikenakan hukuman berupa denda Rp 50 juta atau kurungan selama tiga bulan penjara.

Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Palembang Ikhsan mengatakan pembentukan Perda tersebut untuk mengurangi angka para Anak Jalanan (anjal), Pengemis, Gelandangan dan orang gila.

Sejak aturan itu diterapkan, Iksan mengklaim angka para pengemis, anak jalanan, dan gelandangan mengalami penuruanan.

Baca juga: Sehari Jelang Imlek, Pengemis Padati Vihara Dharma Bhakti

Pada tahun 2017, total anak jalanan, pengemis, gelandangan dan orang gila yang berhasil terjaring yakni sebesar 400 orang sedangkan ditahun 2018 yakni sebanyak 200 orang.

"Hampir rata-rata yang terjaring berasal dari luar Palembang, seperti dari Sukabumi," kata Ikhsan, Selasa (5/2/2019).

Namun, untuk para pemberi uang kepada pengemis, hingga saat ini belum ada satupun yang pernah tertangkap. Ikhsan pun mengimbau agar masyarakat sadar untuk tidak memberikan uang kepada pengemis dalam bentuk apapun.

"Masyarakat juga harus mendukung, kalau pengemis tidak dikasih uang, mereka akan pergi. Kalau ada yang melihat pengemis, kami juga imbau agar melaporkan, supaya bisa langsung ditindak," ujarnya.

PenulisKontributor Palembang, Aji YK Putra
EditorSabrina Asril
Terkini Lainnya
Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler
Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler
Jateng Gayeng
LPG 3 Kg Tak Tepat Sasaran, Ganjar Dukung Pendistribusiannya Tertutup
LPG 3 Kg Tak Tepat Sasaran, Ganjar Dukung Pendistribusiannya Tertutup
Jateng Gayeng
Lewat Program Satu Desa Satu SKPD, Pemprov Jateng Entaskan Kemiskinan
Lewat Program Satu Desa Satu SKPD, Pemprov Jateng Entaskan Kemiskinan
Jateng Gayeng
Pembangunan Inklusif, Kunci Ganjar Turunkan Angka Kemiskinan Jateng
Pembangunan Inklusif, Kunci Ganjar Turunkan Angka Kemiskinan Jateng
Jateng Gayeng
Angka Kemiskinan Jateng Turun, Ganjar Tetap Belum Puas
Angka Kemiskinan Jateng Turun, Ganjar Tetap Belum Puas
Jateng Gayeng
Saat Menanam Pohon di Pegunungan Patiayam Kudus, Ganjar Diprotes Petani
Saat Menanam Pohon di Pegunungan Patiayam Kudus, Ganjar Diprotes Petani
Jateng Gayeng
SPP Digratiskan, SMAN 2 Pati Kembalikan Uang SPP ke Orang Tua Siswa
SPP Digratiskan, SMAN 2 Pati Kembalikan Uang SPP ke Orang Tua Siswa
Jateng Gayeng
Ganjar Pranowo Gratiskan SPP SMA/SMK/SLB Negeri di Jawa Tengah
Ganjar Pranowo Gratiskan SPP SMA/SMK/SLB Negeri di Jawa Tengah
Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Kirim Bantuan untuk Korban Banjir DKI Jakarta
Pemprov Jateng Kirim Bantuan untuk Korban Banjir DKI Jakarta
Jateng Gayeng
 Ganjar Pranowo Undang 3.000 Pelajar untuk Demo Antikorupsi
Ganjar Pranowo Undang 3.000 Pelajar untuk Demo Antikorupsi
Jateng Gayeng
Penuhi 7 Kriteria, Ganjar Dinobatkan Sebagai Pembina Usaha Terbaik
Penuhi 7 Kriteria, Ganjar Dinobatkan Sebagai Pembina Usaha Terbaik
Jateng Gayeng
Ganjar Pranowo Sambut Baik Pemikiran Revolusioner Nadiem Makarim
Ganjar Pranowo Sambut Baik Pemikiran Revolusioner Nadiem Makarim
Jateng Gayeng
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun
Jateng Gayeng
Lagi, Jateng Dinobatkan sebagai Provinsi Informatif
Lagi, Jateng Dinobatkan sebagai Provinsi Informatif
Jateng Gayeng
Ganjar Pastikan Penerima PKH yang Sudah Lulus Tetap dapat Pendampingan
Ganjar Pastikan Penerima PKH yang Sudah Lulus Tetap dapat Pendampingan
Jateng Gayeng