6 Fakta di Balik Teror Bakar Mobil di Semarang, Ganjar Geram hingga Mulai Sasar Sepeda Motor

Michael Hangga Wismabrata
Kompas.com - Sabtu, 2 Februari 2019
6 Fakta di Balik Teror Bakar Mobil di Semarang, Ganjar Geram hingga Mulai Sasar Sepeda Motor http://sarinform.comIlustrasi kebakaran sepeda motor

KOMPAS.com - Tak hanya mobil yang dibakar oleh para pelaku, namun sepeda motor juga menjadi sasaran para pelaku di wilayah Jawa Tengah. 

Seperti diketahui, polisi masih disibukkan dengan aksi teror pembakaran mobil yang terjadi di Kota Semarang dan sejumah wilayah lainnya di Jawa Tengah.

Lalu pada hari Sabtu (2/2/2019) dini hari, tiga sepeda motor milik warga dibakar oknum tak dikenal. Sebelumnya, pada hari Jumat (1/2/2019) dini hari, dua mobil di Kecamatan Candisari dilaporkan dibakar oleh pelaku. 

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mendesak kepolisian untuk segera menangkap pelaku dan mengungkap kasus tersebut.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Lagi, dua mobil dibakar oknum tak dikenal 

Ilustrasi mobil terbakarfunnyordie.com Ilustrasi mobil terbakar

Saat ramai dibicarakan masyarakat, dua mobil warga Kota Semaragn kembali dibakar, Jumat (1/2/219) dini hari.

Satu mobil milik warga Tegalsari, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, dibakar oleh oknum tak dikenal pukul 04.15 WIB.

Mobil Daihatsu Sigra dengan nomor polisi H 8672 FG milik Dodi Handono (71) menjadi korbannya.

Dodi menjelaskan, saat itu mobilnya berada di dalam garasi dan pintu pagar telah terkunci.

Sebelumnya, pada Kamis (31/1/2019), sebuah mobil Daihatsu Ayla K 9478 ED di di Kelurahan Mlatiharjo, Semarang Timur pukul 03.45 WIB, juga terbakar.

"Ini kejadian yang kedua kali disini (Candisari)," ujar kata Kapolsek Candisari Iptu Teguh Prasetyo.

Baca Juga: Lagi, Pembakaran Mobil Misterius Terjadi di Semarang

2. Kesaksian korban teror pembakaran mobil

Ilustrasi olah TKPKOMPAS.com Ilustrasi olah TKP

Dodi Handono, salah satu korban, menjelaskan, saat itu dirinya sadar mobilnya terbakar karena ada teriakan warga. Ia pun segera memadamkan api sebisanya.

"Saya tahunya ada teriakan kebakaran. Saya lalu lihat dari jendela, apinya sudah menyala," ujarnya.

Dodi akhirnya bisa memadamkan api setelah dibantu warga. Meski demikian, bagian depan mobil sudah terlihat rusak dan hangus.

"Saya bersyukur apinya tidak merambat lebih jauh," tambahnya.

Baca Juga: 5 Fakta Pembakaran Mobil di Jateng, 15 Mobil Dibakar, Dipilih Secara Acak

3. Ganjar Pranowo minta polisi segera bertindak

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memimpin apel pagi di halaman kantor Gubernur Jateng, Senin (7/1/2019).Dok. Humas Pemprov Jateng Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memimpin apel pagi di halaman kantor Gubernur Jateng, Senin (7/1/2019).

Diakui atau tidak, aksi pembakaran mobil di wilayah Jawa Tengah telah meresahkan masyarakat di Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang. 

Untuk itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta polisi segera menangkap pelaku.

"Saya minta itu (diusut), dan polisi sudah mulai melakukan tindakan mendalam sekali. Saya minta tegas itu. Mudah-mudahan segera ditangkap," kata Ganjar seusai pelantikan bupati Kebumen di Semarang, Jumat (1/2/2019).

Baca Juga: Polisi Selidiki Kasus Misterius Pembakaran Mobil di Jawa Tengah

4. Wali Kota Semarang himbau warganya untuk tenang

Hendrar Prihadi yang juga politisi PDI Perjuangan menyambut baik dukungan para juru parkir sekota Semarang kepada pasangan capres dan cawapres nomor urut satu. Dok. Humas Pemkot Semarang Hendrar Prihadi yang juga politisi PDI Perjuangan menyambut baik dukungan para juru parkir sekota Semarang kepada pasangan capres dan cawapres nomor urut satu.

Wali Kota Semarang, Jawa Tengah, Hendrar Prihadi mengimbau masyarakat Semarang tidak cemas atas insiden pembakaran mobil misterius yang terjadi belakangan ini.

"Tidak perlu kecemasan berlebih. Jangan pernah takut terhadap persoalan-persoalan yang bersifat teror," kata Hendrar ketika dikonfirmasi, Jumat (1/2/2019).

Ia mengatakan, kepolisian telah bertindak untuk memburu para pelaku pembakaran. Masyarakat diminta untuk percaya pada kinerja polisi membongkar kasus tersebut.

"Kepolisian dan Muspida selalu konsolidasi dan bersepakat menciptakan kondisi yang aman, nyaman dan kondusif," tambahnya.

Baca Juga: Pembakaran Mobil Marak di Semarang, Wali Kota Minta Warga Tak Cemas

5. Tak hanya mobil, sepeda motor juga dibakar pelaku

Ilustrasi kebakaranShutterstock Ilustrasi kebakaran

Tiga sepeda motor yang diparkir di teras rumah di Jalan Menoreh Timur II RT 3 RW 4 Kelurahan Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang, dibakar para pelaku, Sabtu (2/2/2019) dini hari.

Pemilik rumah menyadari kejadian itu saat lampu di teras tiba-tiba padam. Lampu tersebut telah dipasang pendeteksi panas.

"Pas azan subuh bapak saya mendengar ada sepeda motor berhenti di depan rumah. Untungnya lampu depan padam, kalau tidak mungkin kita terlambat mengetahui kebakaran," kata Adiyantoro (28), pemilik rumah.

Dilansir dari Tribunnews, korban segera memadamkan api dengan agar api tak merembet ke rumahnya.

Baca Juga: Ada Pembakaran Mobil Misterius di Jateng, Polisi Ajak Warga Siskamling

6. Kapolda Jateng tegaskan akan segera menangkap pelaku

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Polisi Condro Kirono. Kompas.com/Slamet PriyatinKompas.Com/Slamet Priyatin Kapolda Jawa Tengah, Irjen Polisi Condro Kirono. Kompas.com/Slamet Priyatin

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono menegaskan telah menggerakkan timnya sampai tingkat Polsek.

"Ini kan upaya-upaya untuk membuat resah masyarakat, ya. Jadi, doakan saja kita optimalkan dan maksimalkan untuk menanganinya.

Terus, kita tingkatkan patroli rutin dari jajaran mulai polres atau polrestabes sampai polsek keliling wilayahnya," kata Irjen Pol Condro Kirono, dilansir dari Tribunnews, Sabtu (2/2/2019).

Baca Juga: Ganjar Pranowo Minta Pelaku Pembakaran Mobil Misterius di Jateng Ditangkap

Sumber: KOMPAS.com (Nazar Nurdin)/ Tribunnews (Jamal A. Nashr)

PenulisMichael Hangga Wismabrata
EditorAprillia Ika
Komentar
Terkini Lainnya
Akhirnya, Setelah 25 Tahun Ganjar Bertemu Mbah Siti
Akhirnya, Setelah 25 Tahun Ganjar Bertemu Mbah Siti
Jateng Gayeng
Ganjar Minta Peserta ASEAN Schools Games Utamakan Rajut Persatuan
Ganjar Minta Peserta ASEAN Schools Games Utamakan Rajut Persatuan
Jateng Gayeng
Hilangkan Stigma Negatif Mantan Teroris, Ganjar Tertawa Lepas Bersama Mereka
Hilangkan Stigma Negatif Mantan Teroris, Ganjar Tertawa Lepas Bersama Mereka
Jateng Gayeng
Jateng Tambah Kuota Jalur Prestasi PPDB, Orangtua Diminta Tidak Cemas
Jateng Tambah Kuota Jalur Prestasi PPDB, Orangtua Diminta Tidak Cemas
Jateng Gayeng
Hindari Akun Ganda di PPDB Online, Jateng Wajibkan Calon Siswa Miliki Token
Hindari Akun Ganda di PPDB Online, Jateng Wajibkan Calon Siswa Miliki Token
Jateng Gayeng
Ketika Ganjar Izin Pakai Nama
Ketika Ganjar Izin Pakai Nama "Mbah Bandinyem" untuk Komunitas Motor
Jateng Gayeng
Banyak Diprotes Masyarakat, Ganjar Minta Kemendikbud Ubah PPDB 2019
Banyak Diprotes Masyarakat, Ganjar Minta Kemendikbud Ubah PPDB 2019
Jateng Gayeng
Berkunjung ke Pekalongan, Gubernur Ganjar Redakan Amarah Warga
Berkunjung ke Pekalongan, Gubernur Ganjar Redakan Amarah Warga
Jateng Gayeng
Idul Fitri 2019, Ganjar Pranowo Kunjungi Guru dan Jumpa Sahabat Masa Kecil
Idul Fitri 2019, Ganjar Pranowo Kunjungi Guru dan Jumpa Sahabat Masa Kecil
Jateng Gayeng
Ganjar Pranowo Melakukan Pelepasan Mudik Gratis di TMII
Ganjar Pranowo Melakukan Pelepasan Mudik Gratis di TMII
Jateng Gayeng
Dinginkan Situasi Pasca Pilpres, Ganjar Adakan Kontes Video Instagram
Dinginkan Situasi Pasca Pilpres, Ganjar Adakan Kontes Video Instagram
Jateng Gayeng
Ganjar Bersama Forkompimda se-Jateng Minta Kerusuhan 22 Mei Diusut Tuntas
Ganjar Bersama Forkompimda se-Jateng Minta Kerusuhan 22 Mei Diusut Tuntas
Jateng Gayeng
Ganjar Sebut Kerusuhan 21-22 Mei Disebabkan oleh Sengkuni
Ganjar Sebut Kerusuhan 21-22 Mei Disebabkan oleh Sengkuni
Jateng Gayeng
Atasi Konflik Tambakrejo, Ganjar Duduk Bersama dan Mendengarkan Warga
Atasi Konflik Tambakrejo, Ganjar Duduk Bersama dan Mendengarkan Warga
Jateng Gayeng
Ganjar Umumkan Juara Sayembara Daur Ulang Alat Peraga Kampanye
Ganjar Umumkan Juara Sayembara Daur Ulang Alat Peraga Kampanye
Jateng Gayeng