Pantau Adaptasi Kebiasaan Baru, Kang Emil Hadiri Resepsi Pernikahan Secara Daring

Aditya Mulyawan
Kompas.com - Minggu, 28 Juni 2020
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan tausiah dan memantau resepsi pernikahan Avisa Ayuningdias dan M Farhan di salah satu hotel di Kota Bandung secara daring (online) dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (27/6/2020).Dok. Humas Pemprov Jawa Barat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan tausiah dan memantau resepsi pernikahan Avisa Ayuningdias dan M Farhan di salah satu hotel di Kota Bandung secara daring (online) dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (27/6/2020).

KOMPAS.com -- Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi salah satu provinsi yang tidak memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) dan memulai fase Adaptasi Kebiasaan Baru ( AKB), kecuali Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek).

Keputusan tersebut diambil Gubernur Jabar Ridwan Kamil berdasarkan evaluasi PSBB yang mencatat angka satu pada reproduksi virus corona di Jabar. Angka tersebut dinilai terkendali dalam standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pencabutan status PSBB pun mendorong Jabar melonggarkan izin resepsi pernikahan di wilayahnya.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyampaikan, masyarakat yang akan menggelar resepsi pernikahan di masa AKB untuk memenuhi persyaratan dan tetap menaati protokol kesehatan.

Baca juga: PSBB di Jawa Barat Dinyatakan Selesai

Pernyataan itu Kang Emil (sapaan akrab Ridwan Kamil) sampaikan saat memantau resepsi pernikahan yang digelar di salah satu hotel Kota Bandung.

Namun, ia tidak datang langsung, melainkan memantau secara daring melalui video conference dari Gedung Pakuan, Bandung, Sabtu (27/6/2020).

“Kita harus menyesuaikan diri dan memenuhi ketentuan resepsi pernikahan yang terselenggara pada saat pandemi Covid-19,” kata Ridwan Kamil.

Sesuai kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, undangan yang hadir dibatasi hanya 30 persen. Undangan lainnya dapat menyaksikan secara virtual melalui aplikasi video conference.

Di samping itu, anak-anak dan lansia dianjurkan untuk tidak menghadiri acara resepsi pernikahan. 

Makanan yang biasa dinikmati dalam konsep standing party pun atau prasmanan juga tidak diperbolehkan. Penyelenggara akan mengantarkan makanan ke masing-masing meja undangan.

Baca juga: Ridwan Kamil Imbau Warga Jawa Barat Tak Euforia Jalani New Normal

Kang Emil mengapresiasi resepsi pernikahan Avisa Ayuningdias dan M Farhan tersebut lantaran dapat menyesuaikan kondisi pandemi saat ini, terutama dalam penerapan protokol kesehatan.

“Yang terpenting adalah substansi syariat dari pernikahan, yaitu akad nikah. Hal lain saya kira bisa disesuaikan,” jelasnya.

Kang Emil menambahkan, restu dan doa dalam merayakan hari bahagia mempelai tidaklah berkurang, meski undangan dibatasi hanya 30 persen dan lainnya menyaksikan resepsi lewat aplikasi.

“Inilah cara baru dalam masa pandemi ini dengan memanfaatkan teknologi, tidak mengurangi rasa restu kita,” imbuh dia.

Baca juga: Ridwan Kamil Pamerkan Strategi Inovatif Jabar Lawan Covid-19 di Forum Internasional

Tak hanya memantau, Kang Emil pun turut memberikan tausiah pernikahan kepada mempelai. Sementara itu, Wali Kota Bandung Oded M Danial turut hadir menjadi saksi pernikahan.

Pada tausiahnya, Kang Emil menyampaikan bahwa dalam pandangan Islam, pernikahan adalah perjanjian yang sangat agung dan istimewa di mata Allah SWT.

“Ini menandakan bahwa pernikahan bukanlah perjanjian biasa, tidak boleh dipermainkan. Harus selalu diingat bahwa ini perjanjian yang Allah saksikan hingga nanti dalam perjalanan harus berjuang keras mempertahankannya,” ujar Gubernur Jabar.

PenulisAditya Mulyawan
EditorAnggara Wikan Prasetya
Terkini Lainnya
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi
jawa barat
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021
jawa barat
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai
jawa barat
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan
jawa barat
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi
jawa barat
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023
jawa barat
Saksikan Penyaluran Bansos ke Seniman, Kang Emil Sebut Saat Ini Tidak Ada Pilihan Ideal
Saksikan Penyaluran Bansos ke Seniman, Kang Emil Sebut Saat Ini Tidak Ada Pilihan Ideal
jawa barat
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga
jawa barat
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat
jawa barat
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat
jawa barat
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University
jawa barat
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus
jawa barat
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia
jawa barat
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi
jawa barat
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta
jawa barat